Berikut 'sneak preview' (Attachment 1) blog. Salinan teks lengkap ada di bawah 'sneak preview'. Jadwal rilis harian 'regular updates' dan informasi lainnya sebelum blog 'fully published' akan disertakan pada 'flash update' twitter setelah Oktober. 'Flash update tweet' akan lebih awal daripada pemuatan pada milis, Indikasi waktu rilis 'flash update tweet' sebagai berikut: - World Daily Important Notes (08:00 AM BBWI) - US/Indo Markets Update (08:30 AM BBWI) - Indo Daily Foreign Distribution List (09:00 AM BBWI - rilis ketika 'market status' untuk Indonesia yang muncul pada US/Indo Markets Update: "Confirmed Uptrend")
Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo *Attachment 1*: 'sneak preview' [image: Higlights - GS Turunkan Harga Indo Telco.gif] Goldman Sachs (GS) baru saja merilis 'update' terbarunya tentang prospek emiten grup industri telekomunikasi Indonesia untuk konsumsi investor institusi globalnya. Dalam rilisnya tersebut, GS merevisi turun target harga dan proyeksi EPS semua emiten 'telco' dalam cakupan reviunya. Berikut pokok-pokok rilis GS tentang prospek emiten 'telco' Indonesia: *Pasar masih di fase transisi; prioritaskan 'telco' Thailand di atas Indonesia* Berdasarkan kunjungan kerja GS ke Jakarta belum lama ini, dan analisis komprehensif terhadap trend operasional untuk 2012 di tengah antisipasi aktivitas penjualan menara, jasa kelolaan terpadu dan 'sharing' infrastruktur, GS semakin mengkhawatirkan 'outlook' pertumbuhan industri 'telco' Indonesia setelah mempertimbangkan kondisi di antaranya perlambatan yang makin serius terhadap pendapatan dari jasa layanan panggilan, dampak jangka pendek regulasi SMS premium, dan peningkatan pendapatan jasa layanan data yang cenderung melambat. Lebih lanjut, GS memperkirakan adanya tekanan terhadap EBITDA dan 'capex' di 2012 akibat besarnya investasi untuk pengelolaan bisnis data yang hanya menghasilkan marjin tipis. Selain itu, mengingat industri selular masih dalam fase transisi, GS tetap dalam posisi berhati-hati terhadap sektor 'telco' Indonesia, dan lebih memprioritaskan prospek 'telco' Thailand. *Masih Rekomendasikan ISAT dengan katalis penjualan menara; Netral terhadap EXCL/TLKM* Satu-satunya rekomendasi Beli GS untuk 'telco' Indonesia adalah ISAT yang didasari oleh potensi penjualan menara (sebagaimana dirilis Reuters dan media lainnya, 23 Juni) yang nantinya akan men-'deleverage' ISAT lebih cepat. Berdasarkan analisis sensitivitas GS tampak bahwa net debt/EBITDA ISAT 2012E akan turun menjadi 1,44x dari 1,89x jika 3.000 menara terjual, dan 1,36x-0,91x jika tambahan 500-3.500 menara terjual. GS juga meyakini implementasi rencana bisnis yang relatif makin baik yang dipimpin oleh tim manajemen baru, kemungkinan akan menaikkan konsensus estimasi 'revenue'/EBITDA. GS juga mempertahankan rekomendasi Netral untuk EXCL dan TLKM dengan alasan tekanan terhadap marjin EBITDA dan peningkatan investasi 'capex' masih belum sepenuhnya diperhitungkan dalam harga. GS mengestimasikan EPS 2012E/13E EXCL/TLKM tumbuh masing-masing 12,2%/8,5% dan 7,8%/9,7%, di bawah konsensus. Menurut GS, EXCL berpeluang lebih baik untuk meraup untung dari peningkatan jasa layanan data dalam jangka panjang. *Regulasi SMS premium naikkan tekanan terhadap rasio 'revenues/EBITDA* GS memperkirakan pendapatan dari industri selular akan tetap di bawah tekanan selama kuartal 4 akibat regulasi SMS premium yang menurunkan tingkat pertumbuhan pendapatan industri q-o-q untuk kuartal 4-2011 menjadi hanya 0,2% dari 2,6%. Kewajiban meregistrasi ulang oleh pelanggan atas jasa layanan premium (setelah sebelumnya harus di-'unreg') berlangsung sangat lambat. GS menurunkan estimasi EPS 2011E/2012E untuk EXCL 11,4%/18,4%, untuk ISAT 27,1%/29,3%, dan TLKM 4,7%/10,7% setelah memperhitungkan perlambatan pertumbuhan pendapatan, turunnya marjin, dan naiknya D&A/biaya bungan akibat tingginya 'capex'. Oleh karena itu, GS menurunkan target harga berbasis DCF untuk 12 bulan untuk XL, ISAT dan TLKM masing-masing sebesar 9,1%/6,8%/6,3% menjadi Rp5.000/Rp6.200/Rp7.500. [image: Picture] <http://indosmallcap01.weebly.com/uploads/8/9/4/1/8941024/2300535_orig.gif> '+' -- Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo
<<Higlights - GS Turunkan Harga Indo Telco.gif>>
