Bicara sedikit soal saham institusi asing di badan hukum korporasi di Indonesia, apalagi kalau institusi asing itu lembaga keuangan (bank, etc), adalah jamak dalam praktek kalau banyak diantaranya cuma "trustee" saja (frontline dari pemegang saham yg sama). Tapi ini tidak menunjuk pada emiten tertentu yach, termasuk yg sedang dibicarakan di topik ini. Lembaga keuangan dgn senang hati menjalankan fungsi ini karena inilah salah satu sumber pendapatan mereka dan cara mereka mengakses dan memelihara sumber-sumber dana dari client besar mereka. Disc On. Sent from BlackBerry® on 3
-----Original Message----- From: "tongnyangkong" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 03 Dec 2011 05:02:27 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Re: LPCK sahamku, Ayo dukung ke Rp. 3.000,- sebagai catatan PNLF mengadakan PUT terakhir adalah dalam rangka restrukturisasi aset internal mereka, rencana penggunaan dana dari PUT tersebut diantaranya membeli portodfolio saham PNBN milik entitas anak di Panin Life (dh. Panin Anugerah Life) kurang lebih satu koma sekian persen sehingga setelah pembelian ini kepemilikan akan langsung tidak bercabang. Sekarang kepemilikan langsung hanya 44 koma sekian persen. Namun kalau dihitung dengan kepemilikan tidak langsung mencapai 46 koma sekian persen. Kepemilikan ANZ di PNBN sudah lama (sekitar tahun 1999/2000 kalau tidak salah), soal mau dan tidak soal deviden apalagi kepemilikan mencapai 38 % lebih saya kira ANZ lebih mengetahuinya. Mereka punya kemampuan untuk mendesak dan vote untuk bicara di RUPS ketimbang pemegang saham minoritas. Cuma saya juga tidak tahu detilnya, why... ? why... ? --- In [email protected], "Barney & Friends" <arisugiarto.santoso@...> wrote: > > Sebagian saham PNBN dimiliki ANZ.tapi PNLF malah leluasa right issue > utk memperbesar porsi kepemilikan PNBN di PNLF artinya ownership ANZ > di PNBN terdilusi dong?kok mau ya ANZ terdilusi?selain itu biasanya > sih kalau asing punya saham perusahaan lokal ya ngejar deviden > dong,buat nambah cash flow/capital gain saham induknya di negara asal > shg dia bisa bagi deviden disono.aneh tapi nyata.semoga semua akan > indah pada waktunya nanti. > > Pada tanggal 02/12/11, tongnyangkong <tongnyangkong@...> menulis: > > saya sih soal saham ini cuma heran saja Pak IAN, mereka kan punya fund > > manager yg mengelola dana lewat reksadana. Apa sih yang mereka tawarkan > > kepada klien baru mereka soal cara melihat reksadana yang baik, tentunya > > growth, earning, deviden, fluktuasi pasar lokal dan global, dan seterusnya. > > kalau mereka bisa menilai perusahaan orang lain untuk menjadi acuan > > investasi dalam portofolio mereka apakah mereka tidak pernah melihat juga > > akan kondisi perusahaan mereka sendiri ? apakah memenuhi kriteria seperti > > yang mereka tawarkan dalam reksadana mereka. > > > > kalau soal fund manager sendiri membeli perusahaan sendiri memang ada banyak > > kendala dan memang cendrung bisa dikonotasikan kurang profesional, tetapi > > apakah mereka tidak bisa mendapatkan dana untuk investasi di perusahaan > > sendiri seperti lewat repo atau pendanaan lainnya. > > > > ada banyak tanda tanya tapi saya tidak berani ungkap di milis secara glamor > > karena bisa implikasi pencemaran nama baik dan tindakan tidak menyenangkan. > > > > soal ini pernah menjadi perbincangan beberapa teman2 pengelola reksadana > > yang berkantor di jakarta. > > > > soal deviden pnlf menurut saya tergantung pnbn, kalau kita runut ke belakang > > sejak 2005 pnbn tidak membagikan deviden kas, tidak dibagikannya deviden kas > > secara tidak langsung membuat pertumbuhan kredit bank ini melonjak dengan > > CAGR sekitar 30% per tahun sampai 2011. Saya tidak hitung seandainya deviden > > saat itu dibayarkan, tapi saya yakin pertumbuhan kredit tidak akan mencapai > > angka sekitar 30% pertahun, salah satu tujuannya tidak dibagikannya deviden > > kalau menurut saya adalah menguber perolehan PBV dan PER, secara kasat mata > > saya kira harga PBV akan otomatis berkurang jika setiap tahun deviden > > berkurang, padahal jika ditabungkan akan ada kekuatan kumulatif dari > > pertumbuhan kredit yg secara tidak langsung akan mendongkrak laba bersih dan > > PBV. Tapi anehnya program penjualan Bank ini kok sampai hari ini belum juga > > direalisasikan padahal tahun lalu sempat sangat heboh akan deal dengan ANZ. > > > > > > > > > > > > --- In [email protected], "Irwan Ariston Napitupulu" <irwanariston@> > > wrote: > >> > >> > >> Kalau sudah pelit dividen, pelit capital gain, apalagi yg bisa diharapkan > >> dari saham seperti itu? Mending cari saham yg boros dividen dan boros > >> capital gain :) > >> > >> jabat erat, > >> Irwan Ariston Napitupulu > >> > >> Sent from my BlackBerry® > >> > >> > >> -----Original Message----- > >> From: "Barney & Friends" <arisugiarto.santoso@> > >> Sender: [email protected] > >> Date: Fri, 2 Dec 2011 20:05:41 > >> To: <[email protected]> > >> Reply-To: [email protected] > >> Subject: Re: [saham] LPCK sahamku, Ayo dukung ke Rp. 3.000,- > >> > >> Kalau PNLF termasuk yg pelit deviden & pelit capital gain,hehe...sori > >> lg demam pnlf... > >> > >> Pada tanggal 02/12/11, Irwan Ariston Napitupulu > >> <irwanariston@> menulis: > >> > Pelit dividen, tapi kalau boros capital gain, masih okelah. > >> > Kalau LPCK ini kira2 termasuk pelit atau boros capital gain ya? > >> > Apa ada bocoran soal ini? :) > >> > > >> > jabat erat, > >> > Irwan Ariston Napitupulu > >> > > >> > 2011/12/2 aryo <aryopurbo@>: > >> >> Kepada semua BD, investor retail, dan seluruh rakyat grup ini, serta > >> >> LoKhengHong KhongGuan. > >> >> Mohon dukungan agar LPCK balik ke 2475 dan tembus ke 3500. > >> >> Salah satu kendala emiten ini sepertinya adalah : "PELIT DEVIDEN". > >> >> Hehehe....... > >> >> Powered by Telkomsel BlackBerry® > >> >> > >> >> ------------------------------------ > >> >> > >> >> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > >> >> > >> >> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN > >> >> ADMIN > >> >> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU > >> >> MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK > >> >> PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > >> >> > >> >> [email protected] untuk berhenti dari milis saham > >> >> [email protected] untuk bergabung ke milis saham > >> >> Yahoo! Groups Links > >> >> > >> >> > >> >> > >> > > >> > >> -- > >> Dikirim dari perangkat seluler saya > >> > >> > >> ------------------------------------ > >> > >> Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. > >> > >> SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN > >> MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU > >> MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK > >> PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. > >> > >> [email protected] untuk berhenti dari milis saham > >> [email protected] untuk bergabung ke milis saham > >> Yahoo! Groups Links > >> > > > > > > > > -- > Dikirim dari perangkat seluler saya >
