BNBR dengan harga saat ini sangat menarik, karena saldo rugi sebesar Rp
34,9 triliun akan terhapus, dan yg lebih menarik lagi akan ada persiapan
dana Rp. 35 triliun untuk proyek2 infrastruktur. Jadi, sementara ini,
lupakan dulu grup Bakrie yg lain, fokus saja dulu ke BNBR.


BNBR berhasil kuasi reorganisasi



JAKARTA. PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) meyakini rencana kuasi
reorganisasi yang tengah diurusnya di Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akan selesai di minggu ini. Hal tersebut
disampaikan Direktur Utama BNBR Bobby Gafur saat ditemui di Jakarta, Selasa
(6/12).

"Ya tanggal 7 dan 8 Desember ini kami dalam tahap finalisasi dengan pihak
Bapepam-LK," ujar Bobby. Sebelumnya perusahaan grup Bakrie ini menargetkan
bersih-bersih neraca keuangan dapat dilakukan pada 6 Desember ini.

Jika sukses melangsungkan kuasi ini, maka BNBR menghapus potensi kerugian
sebesar Rp 34,9 triliun. Saldo defisit tersebut terjadi karena krisis 1998
dan 2008 dan meningkatkan likuiditas perusahaan.

Selain tengah menanti kuasi reorganisasi, perusahaan juga tengah
mempersiapkan dana sebesar Rp 35 triliun untuk berbagai proyek
infrastrukturnya yang akan dibangun dalam jangka waktu tiga tahun. "Itu
semua untuk proyek power plant, pembangunan jalan tol dan pipanisasi,"
tambah Bobby. Pendanaannya didapat dari pos infrastruktur fund, di mana
BNBR akan mencari investor strategis guna ikut ambil bagian di
proyek-proyek tersebut.


Kirim email ke