fenomena krisis yang pernah terjadi pada industri ban dan paling ditakui industri ban : 1. Frekwensi ganti ban dikurangi 2. Pasar OEM masuk ke pasar replacement, kalau Ban replacement merk lain mungkin tidak masalah dgn ban GJTL tapi kalau sudah berkompetisi dgn ban OEM rasanya perseroan tersebut pasti angkat bendera. Ban OEM memiliki standart kwalitas yang baik dan saya kira kalau urusan SNI bukan masalah bagi mereka. Pengalihan pasar ban dari negara produsen yang selama ini tujuan negara krisis bisa mengalir ke Indonesia dan pasar lain yang belum terkena krisis parah.
Bukankah semua itu adalah tantangan, apalagi dalam beberapa tahun terakhir industri ban banyak melakukan ekspansi peningkatan kapasitas produksi yang belum tentu dapat diserap pasar, bukankah semua menjadi beban perseroan karena harus membayar bunga lebih atas pabrik yang dibangun tetapi tidak bisa berproduksi maksimal ? Belum lagi kalau toko-toko tidak mau menambah stok persediaan, bukankah akan membuat penjualan semakin suram ? soal produksi mobil baru yg dikatakan bertambah dan akan terus bertambah, betul kendaraan butuh ban tetapi kalau krisis merebak dan kredit macet melonjak bukankah persediaan mobil dan motor bekas melonjak dan akhirnya kendaraan baru juga tidak terjual dan akhirnya bukankah kejatuhan pasar otomotif akan terjadi ? Kalau soal harga saham dalam seketika, mungkin cerita lain karena fundamental tidak bisa berkorelasi langsung dengan harga saham seketika dan hanya berpengaruhi pada jangka panjang. Barang bagus tetap akan bagus cuma waktu yang akan menentukan. --- In [email protected], positif01 <positif01@...> wrote: > > Menanggapi komentar sebelumnya: > > Dalam rilis kami pagi tadi tentang 'update' terbaru GS yang menaikkan > 'outlook' sektor otomotif Indonesia, dengan analisis paling sederhana, akan > menggunakan apa jumlah kendaraan yang bertambah sejalan dengan proyesi > 'sales growth'. Atau, sederhananya, "nggelinding" dengan apa, > kendaraan-kendaraan yang bertambah itu? > > Coba tanyakan Credit Suisse (CS) yang "menampakkan" sebagai 'seller' aktif > di GJTL, persis seperti MNC Securities (EP) "menunjukkan" diri sebagai > penjual aktif saham grupnya MNCN pada pertengahan November sebagaimana kami > ulas pada 'post' sebelumnya di bawah. > > Berikut ulasan CS untuk NJA (Non-Japan Asia) Automotive Sector, 02 Desember > 2011 > > Non Japan Asia Automotive Sector ------------------------------------ > Maintain OVERWEIGHT > OVERWEIGHT NJA autos > In the auto sector, we see unit growth momentum as the primary share price > driver. We see the following as key major catalysts for the NJA auto sector > in 2012: (1) China growth and (2) Japanese auto industry production > normalisation. We recommend OVERWEIGHT for the NJA auto sector. > > *Grafik CS*: > > [image: CS-Overweight Asia Auto.gif] > > '+' > > 2011/12/8 tongnyangkong <tongnyangkong@...> > > > ** > > > > > > > > Miss, dagang ban lagi 3 L; Lemah Letih Lesu > > > > Stok lagi banyak pembeli tak kunjung nambah malahan terus berkurang. > > > > > > --- In [email protected], positif01 <positif01@> wrote: > > > > > > Kalau dalam 'post' catatan kami pada pertengahan November yang mengulas > > > singkat teknik/pola akumulasi MNCN (lihat 'post' sebelumnya di bawah) > > > sebelum membuat loncatan besar baru-baru ini. Teknik serupa, ya > > > mirip-mirip, sedang "dikerjakan" di GJTL. Tidak ada yang baru. > > > > > > We'll see. > > > > > > '+' > > > > > > 2011/11/15 positif01 <positif01@> > > > > > > > > > Khusus untuk MNCN, kami pernah merespon pertanyaan pada salah satu > > milis, > > > > sebagaimana disalin di bawah ini. > > > > > > > > Yang perlu diperhatikan jika Anda tertarik dengan prospek saham ini, > > telah > > > > terjadi 'crossing' oleh kelompok pelaku pasar yang sama tetapi di pasar > > > > reguler dengan tujuan me-'maintain' level harga untuk mengakumulasi > > pada > > > > 'range' tertentu yang kompetitif. Akumulasi untuk saat ini yang > > tersedia > > > > hanya via pasar reguler mengingat tidak ada investor yang tertarik > > untuk > > > > melepas porto MNCN-nya secara negosiasi karena tahu persis prospek > > saham > > > > ini 2012. > > > > > > > > Akumulasi via pasar reguler dilakukan dengan teknik 'intimidasi' > > besaran > > > > volume 'offer' untuk memancing 'sellers' di luar kelompok yang > > > > 'well-informed' ini agar melepaskan porto MNCN-nya. 'Smart money' tidak > > > > akan melakukan distribusi dengan tampil kasat mata atau 'so obvious' > > dan > > > > muncul dengan volume penawaran yang besar. Instead, mereka akan > > lakukan via > > > > 'dark pool' atau negosiasi. > > > > > > > > Tutup mata kalau lihat ticker EP yang merupakan grup MNC seolah-olah > > > > melikuidasi posisi di MNCN, tetapi ditampung dengan 'broker' lain, > > sampai > > > > ada pihak eksternal yang khawatir dan bersedia menjual. Kalau masih > > kurang > > > > yakin akan 'staged transaction' atau transaksi yang diarahkan ini, > > silakan > > > > pantau akumulasi berikut ('net buy asing' terhadap MNCN sejak 31 > > Desember > > > > 2010) > > > > > > > > [image: MNCN-Net Buy Asing (2011).gif] > > > > > > > > Semoga membantu. (lihat post jawaban sebelumnya di bawah ini) > > > > > > > > from positif01 positif01@ [email protected] > > > > ccsaham yahoogroups <[email protected]>, > > > > [email protected] > > > > date Fri, Nov 11, 2011 at 3:22 PM subject Re: MNCN Re: [meta-noia] > > > > Gereget yang bikin hidup IHSG (bursa 10 November) mailed-by gmail.com > > > > > > hide details Nov 11 (3 days ago) > > > > Maaf, baru dapat merespon. > > > > > > > > 1, 75% pembeli adalah penjual, penjual adalah pembeli. Pegging harga > > > > akumulasi. Outsider, cukup lihat pola top 3 pialang yang memfasilitasi; > > > > > > > > 2. Kami tidak dapat memberikan informasi ilegitimate atau 'hearsay'. So > > > > far we can imply to, and may be what you can expect, you may ask Mari > > > > Pangestu pindah ke Departemen Industri Kreatif. Realisasi planning 2 > > tahun > > > > lalu. Just watch it closely. > > > > > > http://asiancorrespondent.com/29737/rupert-murdoch-looking-to-invest-in-indonesia/ > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > 2011/11/15 candra_trade <b9.inbox@> > > > > > > > >> ** > > > > > >> > > > >> > > > >> Group Bhakti nempel di resist banget. sepintas di chart seperti sudah > > > >> gatel mau naik... > > > >> mau kemana yah? lanjut ke utara atau justru sedang distribusi untuk > > balik > > > >> lagi ke selatan? > > > >> > > > >> meskipun chart cantik tapi kalau dilihat trade done sang sopir EP > > malah > > > >> ada banyak sell... hmmm memang jualan atau gocekan? ada pencerahan > > dari > > > >> para senior? > > > >> > > > >> --- > > > >> chart CPO, batubara, nikel, timah, oil, emas, USD dalam satu halaman, > > all > > > >> in one commodity charts > > > >> http://tinyurl.com/allcommoditycharts > > > >> > > > >> > > > >> > > > > > > > > > > > > > > > > -- > > > > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > > > > > > > > > > > > > > > > -- > > > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > > > > > > > > > > > > > -- > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
