Tambahan Pak Hendrik Penduduk di China mau di perlakukan seperti budak (krn tidak ada pilihan atau jg culture kerja keras). Keunggulan produk "yg keluar" dr china tak lain dan tak bukan adalah "MURAH" bukan "cuma" di tunjuang faktor nilai tukar Yuan yg di "rendahkan" trhdp mata uang lain tetapi memang labor disana jg murah.. Produk china unggul di pasar sejak dulu dulu dulu kala kan? tetapi kenapa baru sekarang timbul istilah "manipulasi mata uang" Ya bukan US namanya kalau tidak bisa menyalahkan atau memanipulasi keadaan (US getho loh)..hehe Apa mau org US atau negara2 lain kerja banting tulang seperti China?? setengahnya pun saya rasa tidak. Udah sebegitu susah pun yg di dapat tidak seberapa dan standard hidup jauh jauh jauh jauh di bawah standar hidup US dan negara2 makmur lainya. Pengangguran di US!! salahkan China krn byk pabrik yg tutup... yg suruh tutup pabrik dan pindahkan ke China krn labor murah siapa?? China?? Murah (keunggulan) + nilai mata uang rendah (strategi) = kunci "sukses" mereka.. Apa Indonesia bisa seperti china?? Janganlah menurut saya..
From: Hendrik Limbono <[email protected]> To: Dolgado-mIlis <[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]> Sent: Thursday, December 15, 2011 1:38 AM Subject: [saham] Euro Update http://bei5000.com/?p=730 Italy paid 6.47 percent to sell five-paper just minutes after Berlin placed 4 billion euros ($5.2 billion)of two-year bonds at an average yield of just 0.29 percent - a sign of how strongly cautious investors favor safety over returns. Artinya investor saat ini sedang dalam kondisi yang sangat2 menguatirkan kondisi ekonomi global teriutama eropa, dimana yield obligasi italy (yang saat ini mulai bermasalah), mencapai 6,47% sementara Yield obligasi jerman hanya 0,29%. Dimana jerman adalah ekonomi terkuat.. Dan bukan hanya jerman, namun obligasi Jepang dan juga US dihargai dengan yielad yang sangat rendah bahkan mendekati 0%. Menandakan bahwa investor lagi cari aman.. namun di sisi lain kita bisa menangkap bahwa uang itu gak lari kemana - mana. tetap ada di pasar namun si pemilik uang masih belum berani mengambil resiko untuk meng investasikan uangnya, dan hanya bernai menanamkan uangnya di obligasi yang sangat - sangat aman saja sperti di US Treasury, Obligasi Jepang dan Jerman. namun ada istilah "MONEY NEVER SLEEP" tidak selamanya investor akan puas dnegan imbal hasil 0%, pada dasarnya manusia diciptakan dengan mandat mengembangkan tanah atau dalam pengertian moderen, manusia diciptakan dengan dasar untuk berkembang dan bertumbuh, salah satunya adalah bertumbuh dalam ekonomi juga. sehingga tinggal tunggu waktu saja, dana trilliunan USD akan kembali mengalir lagi. Kalau kita lihat penyebab krisis cuman 1 saja... KEKERINGAN LIKUIDITAS dimana pemiliki lkuiditas tidak mau menyalurkan likuditas (baca UANG) kepada yang membutuhkan uang. Salah satu penyebabnya juga adalah China menetapkan Yuan begitu rendah sehingga barang2 china murah di pasaran akibatnya China menyedot SANGAT BANYAK cadangan devisa dunia dlam waktu yang pendek, sehingga mengganggu keseimbangan pasar.. Setelah itu muncullah krisis subprime, krisis eropa, dan lagi - lagi yang pegang Likuditas ketakutan uangnya hilang atau hangus di pasar, sehingga tidak berani meyalurkan likuditas, akibatnya pasar kekeringan likuiditas. Namun menurut saya hal ini tidak akan berlangsung lama. Suatu saat pasti likuiditas akan mengalir lagi. China punya 1 Miliar penduduk yang harus mendapatkan pekerjaan dan makanan. kalau dia tidak bertindak, eropa terus krisis, china mau export kemana lagi??? Kapasitas produkci china yang sedemikian tinggi serta jumlah tenaga kerja baru yang muncul setiap tahunnya harus dikasi pekerjaan apa??? Satu - satunya cara adalah dengan meningkatkan konsumsi dalam negeri dan hal ini bisa meningkatkan import. dan sudah terlihat export china hanya bertumbuh 13% namun import bertumbuh 21%. ============================ bei5000.com Advance Fundamental Analysis Tool Chart TA/FA Chart Sektoral Filter Fundamental Saham Saham Kalkulasi Otomatis Harga Wajar Saham LK Q3 2011 LK Q3 2010
