Jangan hanya krn upgrade rating seolah kita anggap harga akan menuju langit, teori harga murah tetaplah dipakai. jangan mentang2 dikatakan upgrade rating seolah harga yg sudah tinggi menjadi murah. Yang murah tetap murah yang mahal tetap mahal, konsep tersebut yang mesti tetap dipertahankan apapun alasan dan keadaannya.
sudah cukup riteler dikibulin dengan euforia hi-tech, euforia si trio kwek-kwek ANTM, TINS, dan INCO, belakangan CPO and the gang, mungkin bentar lagi batubara and partner. betapa banyak riteler yang masih meraung kesakitan, bursa new high tetapi mereka yg pegang saham trio kwek-kwek masih meriang panas dingin. Padahal perusahaan yang dibeli cukup corporate governance, deviden rutin, transparansi cukup baik tetapi nyatanya mereka pemegang saham riteler tetap meriang apalagi suasana krisis eropa terus mencekam. Bukankah kita riteler harus melindungi diri kita sendiri ? Pdhal ketika euforia dengan 1001 macam tesis barang tambang terus berkurang dan semakin hari semakin sedikit dan memang nyatanya demikian, tetapi yang terjadi yang pegang mahal tetap yang menderita sementara yang pegang murah tetap yang menang. --- In [email protected], Donald Trump <donald.trump189@...> wrote: > > Maksudnya gimana bro tong? Apakah akumulasi penumpang yg masif oleh > asing di minggu lalu telah di turunkan di station hari ini? Menyisakan > sedikit penumpang dengan retailer yg naik hari ini untuk di paksa > turun di hari rabu dengan kondisi mengenaskan? > > > On 12/16/11, tongnyangkong <tongnyangkong@...> wrote: > > investment grade, lah "akal-akalan" fund manager untuk menguras uang > > riteler. > > > > memang ritel pada bodoh-bodoh kayak jaman dahulu kala. > > > > kalau katanya hebat seharusnya bursa Indonesia ditutup paling tinggi di > > regional nyatanya Bursa Shanghai yang naik 2%, "akal-akalan busuk" para fund > > manager memanfaatkan lembaga rating dan media. > > > > ntar jangka panjang 1-2 tahun baru ngaruh, itupun setelah koreksi dulu. Udah > > cukup para bandar, asing, dan para fund manager menguras uang riteler. > > jangan mau lagi diakalin ama mereka, bravo riteler dan masyarakat > > trader/investor Indonesia. > > > > > > wkwkwkwkwkwkwk > > > > > > > > --- In [email protected], "saham_us" <iching_prediction@> wrote: > >> > >> sektor banking, nga jadi rebound donk next week :) > >> > >> > >> --- In [email protected], positif01 <positif01@> wrote: > >> > > >> > Bank US/Europe on the spot....again untuk downgrade lanjutan, setelah > >> > Rabu > >> > kemarin dengan 5 bank turun peringkat, dan IHSG turut merasakan > >> > "getah"-nya > >> > Kamis, dipimpin oleh sektor finansial, di antaranya. > >> > > >> > Jelang akhir pekan: > >> > > >> > "Speculation is rising that Commerzbank, Germany's second-largest bank, > >> > might need to be nationalized. Others, such as UBS and Credit Agricole, > >> > are > >> > preparing waves of layoffs." > >> > > >> > '+' > >> > -- > >> > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > >> > > >> > > > > > > > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
