Hehe iya sih retail yg ga tahan mau cepet untung :p 

Tp saya ga setuju kalau harga saham harus di kutak katik oleh management. 

Biarin aja market yg tentuin :) 

Investor tipe apa pun harusnya sudah pinter dan bisa nilai sendiri. Masa ga 
sayang duit... 


Sent from my BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "tongnyangkong" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 22 Dec 2011 09:35:24 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Re: Analisa GGRM

kalau perusahaan dgn manajemen bagus, deviden bagus, dan seterusnya yg bagus2 
tapi tak peduli sama nilai perusahaan mereka kan saya sudah tulis korbannya 
riteler ngak bisa main disana, keburu mati kelaparan. 

Ngak usah jauh Bapak kan menilai KKGI cukup bagus, tapi nilai perusahaan kan 
konstan, nanti kita lihat saat krisis atau anggaplah setahun kedepan benar 
tidak tulisan saya yang sebelumnya. Kalau bicara tidak pakai bukti memang susah 
banyak bantahan, contoh saja AMFG itu perusahaan lumayan tidak jelek-jelek amat 
dgn deviden rutin tetapi yg punya sudah cukup puas dgn nilai didapat dari 
perusahaan, ya wassalam dah bagi riteler. Juga kemarin kan sudah saya tulis 
tentang GGRM meski saya tahu tidak patut diperbandingkan antara sifat dermawan 
dengan nilai perusahaan.

Terus kalau orang atau pengusaha kan tidak logis disebut bangkrut kalau masih 
memilih seabrek simpanan ? Itu namanya tidak benar, korbannya perusahaan tetapi 
pribadi kaya raya, saya rasa yg lebih tepat mereka semua yg jatuh memang ikutan 
jatuh berbarengan dgn krisis tetapi setelah krisis selesai mereka berjaya 
kembali bukan krn simpanan tetapi memang karna ketekunan mereka juga.

setiap orang punya cara sendiri dan masing2 gunakan cara sendiri, yg saya tulis 
adalah cara dan pandangan saya yg mungkin berbeda dgn bapak, tapi itulah yg 
saya alami dan saya dapatkan. 

anyway yg benar kuat dan terujilah yang bisa bertahan sdg yg pecundang hanya 
bisa meratapi kegagalan tanpa mau berusaha untuk bangkit, dipikirannya cuma 
penyesalan dan sakit hati (umumnya ditinggal teman dan keluarga, biasanya kalau 
krisis angka perceraian sangat tinggi dan teman biasa ada duit semua teman kalo 
udah kere, "anjingpun" tidak mau mendekat) tetapi tak mau berusaha melihat 
kedepan. gagal dan berhasil hanya urusan Tuhan dengan kuasa rejekiNya, kalaupun 
mesti gagal berarti hanya menunda satu tahap menuju yg lebih tinggi, kalaupun 
memang tetap gagal dan terus gagal mungkin memang orang tersebut tidak berjodoh 
dengan keberhasilan alias memang tak mau diberikan oleh yang Kuasa. Orang 
disebut gagal kalau sudah tidak mau berusaha dan mati.

Note : saya tidak akan ngotot mempertahankan saham yg saya tidak ikut dari awal 
kenaikan, kalau kebetulan main di saham yg sudah naik apalagi berlipat saya 
tidak akan ragu melakukan cut loss kalau memang berasa salah posisi, masa bodoh 
mau dibilang apapun.





--- In [email protected], "PH" <vaulstrad@...> wrote:
>
> Kalau memang perusahaan bagus management bagus apalagi dividen rajin dan 
> gede.   
> 
> Management ga perlu ikut campur mainin nilai saham nya. Nanti akan dengan 
> sendiri nya naik. 
> 
> Memangnya orang2 pintar yang di gaji mahal semua pada buta. 
> 
> Management yah kerja nya urusin perusahaan bukan naik turun harian harga 
> saham. 
> 
> Saya ga setuju management sibuk urusin harga saham. Jadi maksudnya ini 
> perusahaan mainin harga saham perusahaan? Naik turun jadi nya kerjaan 
> perusahaan nya yah? Atau gmn cara nya? Mungkin ada cara lain yang legal yg 
> dimaksud dengan legal "mengurus harga saham perusahaan" yang belum saya 
> pahami. Tolong di info biar pengetahuan saya dan lain nya bertambah. 
> 
> Tambahan yg bangkit lg sejak krisis 97-98 juga ga sedikit. Bahkan orang2 
> terkaya dimasa sebelum krisis sudah banyak yg bangkit lagi tuh... 
> 
> Saya yakin banyak dari mereka yg sudah punya simpenan besar (karena 
> keuntungan pas masa bagus) yang di gunakan buat beli saham2 murah setelah 
> ekonomi sudah membaik. 
> 
> 
> 
> Sent from my BlackBerry®
> 
> -----Original Message-----
> From: "tongnyangkong" <tongnyangkong@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Thu, 22 Dec 2011 08:20:34 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [saham] Re: Analisa GGRM
> 
> Yang kita butuhkan bukan hanya manajemen bagus tapi kepedulian majority 
> terhadap nilai perusahaan di pasar, kalau cuma manajemen bagus tapi tak 
> pernah peduli dgn nilai perusahaan dipasar sama juga tak berguna, relatif 
> banyak perusahaan dengan manajemen bagus, deviden rutin, pertumbuhan relatif 
> baik walau tidak signifikan tetapi lumayan tetapi harga saham tak diurus 
> alias dibiarkan oleh mereka.
> 
> dalam posisi ini riteler yang repot, beli dan tak tahu kapan berkembang. One 
> day kalau punya usaha tapi kalau profesi trader, bisa mati kelaparan nungguin 
> saham gitu naik.
> 
> Nantilah saat krisis baru akan kita tahu dengan sesungguhnya seberapa hebat 
> dan kuat manajemen perusahaan berikut fairness pengendali mereka, kalau dalam 
> keadaan normal dan stabil semua tampak aman-aman saja.
> 
> dibawah ini link, mungkin sudah banyak yg tahu tetapi mungkin berguna bagi 
> yang belum 
> http://www.investopedia.com/articles/technical/04/050504.asp#axzz1VSq2YNNl
> 
> analisis tersebut sangat masuk akal dan sering terjadi meski tidak bisa 
> dibuktikan secara nyata tetapi bisa dirasakan ada atau tidak.
> 
> sabar yah, jangan nafsu mau invest, bulsit itu semua. Kalau saham sudah murah 
> dan perusahaan diyakinin cukup dipercaya mau cerita apapun tinggal beli dan 
> ditungguin saja (itupun bisa resiko misl dicurangi lewat reverse stock, right 
> issue dan pre emtive, dsbnya), tetapi kalau sudah naik apalagi berlipat 
> jangan mau diakalin dibilang invest, untung ya kabur masukin rekening bank. 
> masa bodoh kalau dibilang mau ke langit, bila penasaran belinya semakin 
> sedikit bila perlu cuma untungnya doang yg dibeliin (kalau digerus tak 
> berasa).
> 
> pasar saham yang menguntungkan kalau menurut investopedia diatas sangat saya 
> setujui dan juga memang saya rasakan, membeli pertama kali yang memang 
> membuat kita merasakan daging dan benar-benar empuk, tetapi pasar yg sudah 
> naik umumnya sangat kurang menguntungkan malahan bisa merugikan apalagi jika 
> memaksakan diri menguber yg sudah naik berlipat-lipat, saya sudah trauma dan 
> pernah alami nyangkut di tiang listrik gara-gara ekspektasi berlebih pada 
> harga komoditas, tapi beruntung berkat sedikit pengalaman TA dan kebengisan 
> saya meng cut loss saham, modal tersisa bisa membuat investasi saya berkali 
> lipat dari krisis 2008 lalu. Kalau 1997 saya selamat dari krisis moneter krn 
> murni di trading dan TA, cuma keenakan mainnya sehingga kenaikan besar tidak 
> mendapat untung sebesar kenaikan 2009. Krisis tahun 1997-1998 yang saya ingat 
> yang tewas adalah yang menyimpan saham, kalo trader rata-rata semua selamat. 
> 
> 
> 
> --- In [email protected], "saham_us" <iching_prediction@> wrote:
> >
> > kasi contoh bro emiten yg SAAT INI manajemennya bagus...astra?
> > 
> > 
> > --- In [email protected], "tongnyangkong" <tongnyangkong@> wrote:
> > >
> > > Yang paling penting dipasar modal itu adalah manajemen dan pengendali 
> > > perusahaan tersebut peduli atau tidak dengan nilai perusahaan mereka. 
> > > Kalau FA apalagi TA semua cuma nonsen alias omong kosong, jangan percaya 
> > > itu (cuma akal-akalan saja) sebab kita hanya membeli cover "majalah" dari 
> > > perusahaan yang bernama laporan keuangan. Tinggal pilih majalah A, B, 
> > > atau C. Manajemen pesta tutup tahun atau outing (jalan-jalan) keluar 
> > > negri tidak dapat dinikmati pemegang saham.
> > > 
> > > Contoh nyata GGRM, sebelum alm. Bp. To Hing meninggal saham perusahaan 
> > > kurang digerakan, selidik punya selidik mungkin mirip dgn perilaku alm 
> > > yang sangat bersahaja, beliau cukup puas atas yang beliau dapatkan dan 
> > > tidak ragu memberi amal meski tidak sebombastis pengusaha kaya yang lain. 
> > > Sifat dermawan almarhum cukup melegenda dihati masyarakat tempat tinggal 
> > > almarhum semasa hidup.
> > > 
> > > namun perilaku alm cendrung berbeda dgn adik beliau yang menggantikannya 
> > > yang cendrung lebih agresif.
> > > 
> > > Ya ada nilai-nilai yang tidak mungkin bisa dihitung sebab semua punya 
> > > sisi kelebihan masing-masing, tinggal posisi kita ada dimana dan nilai 
> > > tersebut tidak pantas diperbandingkan.
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > 
> > > --- In [email protected], Hendrik Limbono <hendrik_lwww@> wrote:
> > > >
> > > > inilah Saham,
> > > > ada saham yang udah mahal, tapi ya dihargai MAHAL terus, dan bisa 
> > > > nambah mahal lagi,
> > > > ada pula saham yang murah tapi gak naik2 dan malah tambah mudah terus, 
> > > > padahal fundamentalnya bagus
> > > > tapi dihargai dengan hharga sagat murah
> > > > 
> > > > tapi disinilah kita bisa take profit, beli saham2 yang dihargai murah, 
> > > > tentu dengan pertimbangan Fundamental yang kuat
> > > > dan jangan sekedar beli yang murah saja, karena murah bisa jadi 
> > > > murahan...
> > > > 
> > > > kalau UNVR saya lihat sih perusahaan mature yang cenderug akuisisi buat 
> > > > pertahankan growth..
> > > > gak tau juga rencana akuisis apa di tahun 2012...
> > > > =====================================
> > > >  
> > > > bei5000.com
> > > > Advance Fundamental Analysis Tool
> > > > Chart TA/FA
> > > > Chart Sektoral
> > > > Filter Fundamental Saham Saham 
> > > > 
> > > > Kalkulasi Otomatis Harga Wajar Saham
> > > > LK Q3 2011
> > > > LK Q3 2010
> > > > 
> > > > 
> > > > ________________________________
> > > >  From: katrin <kusumok@>
> > > > To: [email protected] 
> > > > Sent: Wednesday, December 21, 2011 4:26 PM
> > > > Subject: Re: [saham] Analisa GGRM
> > > >  
> > > > 
> > > >   
> > > > Halah itu dia :d
> > > > Tp saya mah asik-2 ajahlah :d
> > > > 
> > > > Asumption growth as is jadi per 30 sih masih ok lah :d
> > > > 
> > > > Susah cari saham kayak ggrm dan unvr :d
> > > > 
> > > > Single core, many brand, 1 brand gagal bisa gampang :d
> > > > 
> > > > Apalagi kalau rencana akuisisi jadi di 2012 :d
> > > > 
> > > > sent with love®
> > > > ________________________________
> > > > 
> > > > From:  Hendrik Limbono <hendrik_lwww@> 
> > > > Sender:  [email protected] 
> > > > Date: Wed, 21 Dec 2011 00:46:31 -0800 (PST)
> > > > To: <[email protected]>
> > > > ReplyTo:  [email protected] 
> > > > Subject: Re: [saham] Analisa GGRM
> > > >   
> > > > 
> > > > unvr...
> > > > 
> > > > Ya jauh lebih kmahalan lg....ggrm lihat pbv di atas 5x per 23x...udah 
> > > > mahal bgt....tp sy lihat kok akan slalu dihargai magal sperti unvr...
> > > > 
> > > > ----------------------------On Tue, Dec 20, 2011 11:03 PM MST katrin 
> > > > wrote:>GGRM kemahalan ? Kalau UNVR gimana ?>>>sent with 
> > > > love®>>-----Original Message----->From: Hendrik Limbono 
> > > > <hendrik_lwww@>>Sender: [email protected]>Date: Tue, 20 Dec 2011 
> > > > 21:35:22 >To: [email protected]<[email protected]>>Reply-To: 
> > > > [email protected]>Subject: [saham] Analisa GGRM>>Analisa GGRM 
> > > > 21-12-2011>Posted on December 21, 2011 by admin >>Analisa Resiko>>DER 
> > > > GGRM mengalami turun naik namun cenderung stabil.>>DER GGRM pada Q3 
> > > > 2011 cukup rendah yaitu 0,48x bila dibandingkan >dengan rata-rata 
> > > > sektor tobacco manufacturers yaitu 0,98x. DER GGRM juga meningkat dari 
> > > > tahun Q4 2010 sebesar 0,45x menjadi 0,48x pada Q3 2011. >Ditinjau dari 
> > > > segi profit margin, GGRM tergolong cukup bagus yaitu >12,39% dan berada 
> > > > di atas rata-rata sektoral yaitu 10,78%. GGRM pun >mengalami 
> > > > peningkatan dari 11% pada Q4 2010 menjadi 12,39% pada Q3 2011. Untuk 
> > > > melunasi hutangnya, GGRM
> > > > membutuhkan waktu kurang lebih 2,2 >tahun.>>Analisa Return>Total 
> > > > ekuitas GGRM, net margin, gross margin maupun ROE nya cenderung 
> > > > mengalami peningkatan.>>ROE GGRM yaitu 21,5% tergolong bagus. Akan 
> > > > tetapi, bila dibandingkan >dengan rata-rata sektoral yaitu 42,8% ROE 
> > > > GGRM tergolong tidak terlalu >bagus. Namun, ROE GGRM mengalami 
> > > > peningkatan pada Q3 2011 yaitu dari >19,5% pada Q4 2010 menjadi 21,5% 
> > > > pada Q3 2011.>>Analisa Growth>>Penjualan GGRM pada Q3 2011 bertumbuh 
> > > > dari 27 T menjadi 30 T atau >bertumbuh YoY  11% sedangkan profit GGRM 
> > > > pada Q3 2011 bertumbuh dari 3 T menjadi 3,78 T atau  bertumbuh YoY 
> > > > 25,8%.>Sales, gross profit, dan net profit GGRM cenderung meningkat 
> > > > dari tahun ke tahun.>>Analisa Harga>>Dihitung dengan menggunakan metode 
> > > > yang terdapat di >bei5000.com/chart/hargawajar.php. 
> > > > >(http://bei5000.com/chart/hargawajar.php?kode=GGRM&GR=20&DR=8&YEAR=10) 
> > > > menghasilkan harga wajar GGRM adalah sebesar 61.195 Per saham atau saat 
> > > > ini terlalu mahal -2% dari
> > > > harga wajarnya.>>Saya menggunakan asumsi pertumbuhan 20% sementara 
> > > > pertumbuhan riil GGRM pada 3 tahun terakhir adalah rata â€" rata 
> > > > 41%.>>disclaimer on>bei5000.com>Advance Fundamental Analysis Tool>Chart 
> > > > TA/FA>Chart Sektoral>Filter Fundamental Saham Saham >>Kalkulasi 
> > > > Otomatis Harga Wajar Saham>LK Q3 2011>LK Q3 2010
> > > >
> > >
> >
>



Kirim email ke