wkwkwkwkwk,

easy going lah

FA, TA, Press Release atau rumors adalah bagian dari pasar modal, pasar modal 
mustahil bisa bergerak tanpa semua itu.

cuma tinggal pintar-pintarlah kita memanfaatkan semua itu, maka sejak awal saya 
bilang jangan berharap banyak apalagi bermimpi kaya dari saham yang sudah naik 
berlipat-lipat apalagi dalam sekejap. Itu mustahil, dan biasanya pancing kecil 
diberikan ikan tetapi kalau sudah ngeluarin pukat harimau maka sebelum 
investasi dilakukan terlebih dahulu harus sisakan modal untuk sepetak kuburan.

berulang kali jg saya tulis, belilah saham perusahaan yg survive ketika krisis 
berlangsung krn saat itu perusahaan seperti gadis cantik yang sedang 
"telanjang", akan lebih banyak keliatan semua borok-boroknya meskipun tidak 
menjamin 100% berhasil tetapi jauh lebih baik ketimbang keadaan yang sedang 
tenang. Pembelian itu kalau boleh saya menyebutnya adalah pembeli pertama, dari 
sanalah anda akan kelihatan akan menjadi kaya atau tidak.

beli lah perusahaan yang sedang sangat murah dan jangan ragu membeli saham 
murahan kalau yakin perusahaan mulai dari manajemen sampai pengendali mereka 
peduli dgn nilai perusahaan, bisa satu ketika memang nilai perusahaan dibiarkan 
mungkin sebab tertentu diluar faktor perusahaan tetapi lihatlah historis mereka 
selama ini apakah selalu membiarkan nilai perusahaan mereka melarat ? jika 
demikian meski murah pun sebaiknya ditinggalkan. Banyak perusahaan relatif 
bagus dgn deviden dan pertumbuhan baik tapi tak diurus sama yg berkuasa, kalau 
demikian riteler akan sekarat, investorpun untungnya biasa saja, contoh AMFG 
perusahaan listing sebelum krisis 1997 dengan harga sekitar 1 USD namun harga 
saham sekarang masih kurang dari nilai 1 USD padahal aset perusahaan spt lahan 
di daerah Ancol sudah bisa dipikirkan sendiri, tp dasar yg punya tidak peduli 
dgn perusahaan dan sudah puas, riteler hanya wassalam saja.

Mengharapkan pasar bergerak sendiri tanpa dukungan dari penguasa perusahaan 
rasanya siapa yang berani modalin, dia naik tinggi, tiba2 penguasa berulah, 
bikin righ issue dan seterusnya. cara itu rasanya mustahil mau dilakukan orang 
sehat, kecuali kenaikan lompat kodok, sebentar naik lalu balik asal dan diam.

Perlakukan semua perusahaan itu biasa saja dan tertawa geli jika dibilang 
kinerja meningkat blablabla saat pasar sedang naik dan sedang normal, sehingga 
diri kita tidak terhipnotis dogma invest, investasi yang benar adalah investasi 
pembeli pertama. Sedang saat ini lakukan trading saja, apalagi saham yang kalau 
dibeli banyak langsung dibantai, itu sudah berarti orang berkuasa disana tidak 
menyukai kehadiran anda. Saat itu keluar saja dari sana, buat apa ditempat yang 
tidak disukai orang. Lagian duit anda bisa dipakai ditempat lain. 

Ada saham yg tidak takut trader masuk besar, tetapi banyak saham yg beli 
sedikitpun dihitung spt kancing baju. kalau sudah begitu saya sih tidak akan 
masuk disana, lebih baik saya membeli group bakrie meski untung 5-10% tetapi 
bisa volume besar daripada cuma beli 10-20 lot ngarepnya spt cuma dia saja 
saham yg listing di BEI. Kalau saham volume besar kita bisa merubah posisi dgn 
cepat seandainya berasa salah posisi jika saham yg 10-20 lot biasanya mau cut 
loss pun cukup mengenaskan, makanya saham tsb tidak saya senangi.

mungkin semua cerita saya bisa membuka simpul hati Bapak, semua cerita diatas 
sepertinya berlaku untuk semua bursa dunia termasuk wallstreet, karna cerita 
ini pernah di diskusikan dgn beberapa teman yang sudah pernah langlang buana 
disana-sini. Membeli saham luar negri belum tentu lebih menarik dari bursa 
Indonesia salah satunya perbedaan bahasa dan aturan.



--- In [email protected], Gun Mastercuan <gun_mastercuan@...> wrote:
>
> jujurlah pada diri anda sindiri...posting anda dalam menganalisa saham cuma 
> cari duit doang.
> 
> 
> 
> ________________________________
>  From: "doktermarket@..." <doktermarket@...>
> To: Milis Saham <[email protected]> 
> Sent: Friday, December 23, 2011 11:00 AM
> Subject: Re: [saham] Resisten lewat kok melempem ?
>  
> 
>   
> Buruk muka cermin dibelah. 
> 
> Karena tidak bisa menggunakan teknikal maka teknikal disalahkan. 
> 
> 
> Powered by:
> http://doktermarket.blogspot.com
> Twitter: @doktermarket
> ________________________________
> 
> From:  Gun Mastercuan <gun_mastercuan@...> 
> Sender:  [email protected] 
> Date: Thu, 22 Dec 2011 19:53:45 -0800 (PST)
> To: [email protected]<[email protected]>
> ReplyTo:  [email protected] 
> Subject: Re: [saham] Resisten lewat kok melempem ?
>   
> namanya jg IHSG...teknikal gak ada efeknya....spekulasi semua alias judi.
> 
> 
> 
> ________________________________
>  From: tongnyangkong <tongnyangkong@...>
> To: [email protected] 
> Sent: Friday, December 23, 2011 10:41 AM
> Subject: [saham] Resisten lewat kok melempem ?
>  
> 
>   
> Menurut :
> http://m.inilah.com/read/detail/1810879/multifinance-muram-otomotif-redup
> 
> http://nasional.kontan.co.id/v2/read/1324600669/86002/April-2012-BBM-mobil-pribadi-akan-dibatasi-
> 
> Bila pelaku usaha sektor riil begitu pesimis apakah pelaku "pemimpi" 
> derivatif masih begitu optimis ?
> 
> Bila semua beramai-ramai sedang "bermimpi" menjual diharga langit apakah yang 
> akan membeli begitu "bodoh" melakukan pembelian ?
> 
> i du no, what's happening
>




------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke