Bvic-inpc kok gak dimasukin pak?
Regards... ZFQ -----Original Message----- From: Hendrik Limbono <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 12 Jan 2012 20:51:12 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Analisa Perbandingan Fundamental Sektor Banking Perbandingan Fundamental Sektor Banking - Terlihat pada tabel, BBCA memiliki PER tertinggi (20,25x), sementara BJBR memiliki PER terendah (9,42x). - BTPN memiliki profit growth tertinggi (66%), sedangkan BJBR merupakan yang terendah (0,43%). - Untuk sales growth, BTPN merupakan yang tertinggi (32,73%), sementara BDMN sales growthnya merupakan yang terendah dan mengalami pertumbuhan negatif (-21,41%). - Dari segi profit margin, BBCA adalah yang tertinggi (59,51%), sementara BBTN merupakan yang terendah (12,96%). - Dari ROE, BBRI merupakan yang tertinggi (30,95%), sedangkan PNBN merupakan yang terendah (11,12%). Berdasarkan tabel SKOR, urutan tertinggi hingga terendah adalah sebagai berikut: 1. BBRI 2. BTPN 3. BNLI 4. BMRI 5. BJBR 6. BBTN 7. PNBN 8. BBNI 9. BDMN 10. BBCA Analisa Harga : - BBRI : harga wajar saham sebesar 12.497, terdiskon 44,7% (asumsi pertumbuhan 20%). - BTPN : harga wajar saham sebesar 5183, terdiskon 37,7% (asumsi pertumbuhan 20%). - BNLI : harga wajar saham sebesar 3686, terdiskon 60,1% (asumsi pertumbuhan 20%). - BMRI : harga wajar saham sebesar 12.448, terdiskon 45,3% (asumsi pertumbuhan 20%). - BJBR : harga wajar saham sebesar 2399, terdiskon 56,6% (asumsi pertumbuhan 18%). - BBTN : harga wajar saham sebesar 2802, terdiskon 56,4% (asumsi pertumbuhan 20%). - PNBN : harga wajar saham sebesar 1894, terdiskon 58,8% (asumsi pertumbuhan 20%). - BBNI : harga wajar saham sebesar 6976, terdiskon 46,9% (asumsi pertumbuhan 20%). - BDMN : harga wajar saham sebesar 8859, terdiskon 48,3% (asumsi pertumbuhan 20%). - BBCA : harga wajar saham sebesar 8393, terdiskon 2,8% (asumsi pertumbuhan 18%). disclaimer on bei5000.com Advance Fundamental Analysis Tool Chart TA/FA Chart Sektoral Filter Fundamental Saham Saham Kalkulasi Otomatis Harga Wajar Saham LK Q3 2011 LK Q3 2010
