P.Hendrik, Mohon maaf sedikit intermezo. Untuk analisis fundamental, mungkinkah kita dapat menghitung dampak dari inflasi terhadap depresiasi/amortisasi? kira2 dampaknya kemana? apakah dapat mempengaruhi pendapatan setelah pajak? tks sebelmnya. salam
--- On Tue, 1/17/12, Hendrik Limbono <[email protected]> wrote: From: Hendrik Limbono <[email protected]> Subject: [saham] Analisa Perbandingan Fundamental Sektor Metal and Mineral Mining To: "[email protected]" <[email protected]> Date: Tuesday, January 17, 2012, 10:36 AM - Terlihat pada tabel, CITA memiliki PER terendah (6,72x), sementara DKFT memiliki PER tertinggi (17,01x). - DKFT pun memiliki DER tertinggi (1,22x), sedangkan ANTM menjadi yang terendah (0,16x). - Di segi profit growth, DKFT menempati tempat tertinggi (3014,72%), INCO menempati tempat terendah bahkan mengalami pertumbuhan profit yang negatif (-2,63%). - Namun, bila dilihat dari segi sales growth, DKFT merupakan yang terendah dan tidak mengalami pertumbuhan dalam penjualannya (0%), sementara CITA merupakan yang tertinggi (58,56%). - Untuk profit margin, DKFT menjadi yang tertinggi (38,71%), sedangkan yang terendah adalah CITA (5,5%). - Dari ROE, DKFT kembali menempati urutan tertinggi (132,93%) dan CITA pada urutan terendah (16,29%). Dilihat dari SKOR pada tabel di atas, di dapat urutan saham dari yang tertinggi ke yang terendah : DKFT ANTM TINS CITA INCO disclaimer on bei5000.com Advance Fundamental Analysis Tool Chart TA/FA Chart Sektoral Filter Fundamental Saham Saham Kalkulasi Otomatis Harga Wajar Saham LK Q3 2011 LK Q3 2010
