Pengalaman saya pernah jual habis total kemudian beli baru lagi, maka harga final on hand stock adalah rata2 harga beli.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: Achmadirwan Riqo Mac <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 21 Jan 2012 19:07:09 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] (unknown) Mnrt pengalaman saya dan perhitungan matematis, harga rata rata dihitung termasuk yg dijual pada sebelumnya, karena blm end of day. Harga jual rata rata akan dihitung pd saat semuanya sudah dijual tanpa sisa dan melewati hari trading saat itu. Secara matematis, perhitungan untung rugi akan didasarkan pada selisih harga jual rata rata dan harga beli rat rata. Sy sdh itung, dan sama saja pas totalanya. Memanh pd saat beli di harga tinggi, kalo lalu dijual lebih rendah, lalu beli lagi di harga rendah, namun kalau harga jual kedua tidak naik tinggi, atau bahkan turun, secara rata rata atau tidak rata rata, akan rugi. Ya asik spt ssia kemaren. Dia drop sampai 770. Kalau punya barang awalnya beli di 770, lalu lepas di 840, akan untung. Pas turun di 770, kita sempat dan berani beli lagi, lalu lepas di 830, kita untung akan double seketika. Tentu kalau pas kita beli lagi tersebut, jumlah lotnya sama loh dgn yg sebelumnya. Coba aja itung, akan sama pas dirata rata atau dihitung pertransaksi. Smoga bisa membantu. Tabik. Sent from Samsung Galaxy Note -------- Original message -------- Subject: Re: [saham] (unknown) From: gunawan Widya <[email protected]> To: [email protected] CC: saya gara2 keluar dari sekuritas danareksa...krn masalah ini juga...average yg mrk itung dgn pny sya beda...yg akhirnya merugikan sya...dibuka aja sekuritasnya biar kita gak dibohongin mereke. --- On Fri, 1/20/12, Sam A <[email protected]> wrote: From: Sam A <[email protected]> Subject: [saham] (unknown) To: "Saham Groups" <[email protected]> Date: Friday, January 20, 2012, 6:31 AM Mohon bantuan yang ngerti dong buat menjelaskan?? hal ini dialami oleh seorang teman saya di salah satu sekuritas, kejadiannya begini : misal ada saham A, ybs punya sebanyak 100 lot dengan harga 1.000/lbr; lalu pada pagi hari sekitar jam 10 ybs Cut Loss di angka 970/lbr krn kecendrungan saham ybs turun terus! Sell Done artinya saham terjual habis, lalu ternyata padaa sore harinya jam15 saham yang sama tersebut turun terus sampai angka 900/lbr, nah ybs membeli kembali 100 lot tapi dari harga berbeda2 (beli 50 lot di hrg 900, beli 20 lot di harga 910 dan beli 30 lot di harga 920), pertanyaan nya adalah berapa average harga saham tersebut per lembarnya (anggap saja fee nya 0,2% untuk beli)? Apakah perhitungannya average/lbr dihitung hanya berdasarkan saham yang dibeli 100 lot pada sore hari ataukah merupakan rata2 dengan saham yang sudah terjual di pagi hari (total 200 lot) ? Mohon bantuan ya Salam sukses
