Seringkali muncul pertanyaan kapankah saat yg tepat untuk membeli saham? apakah pada saat harganya murah atau pada saat momentumnya tepat?

Untuk position trader/investor, saat yg paling tepat adalah saat keadaan bearish "berat", case bulan sept 2011 dimana issue krisis eropa sedang hangat. Pada saat itu kesempatan utk memborong saham krn hampir semua saham harganya sangat murah. Sedangkan untuk swing-trader (memegang saham utk middletime) saat yg paling tepat adalah pada saat awal terjadi pembalikan trend dr trend turun (bearish) menjadi trend naik (bullish trend).

Untuk menangkap harga saham diharga murah (bottom fishing) sangat sulit untuk diprediksi pada harga berapa yang paling tepat. Hal ini krn pasar lagi eforia untuk ramai2 menjual saham sehingga harga sahampun kadang kala menjadi tidak realistis, walaupun sdh murah tetap saja harganya turun. Saat itu sebenarnya sering muncul sinyal false, 1 hari saham ijo tp beberapa hr kedepan tetap saja harga saham turun. Harga seolah-olah sudah murah, sedangkan sebenarnya momentum pasar masih negatif. Banyak trader yang tergiur dengan harga murah sedangkan harga saham sebenarnya diwaktu kedepan masih bisa turun lagi. Kondisi ini jika dianalisis sebenarnya pasar sedang ramai2 menjual saham sementara yang mau membeli diharga kanan sgt sedikit, jadi momentumnya negatif atau resultan total pasar masih negatif.

Dilain waktu, kadang ada beberapa saham yg sudah mengalami kenaikan, harga sudah tidak murah (dari grafik), kenaikan sudah berturut2 selama 3-4hr selalu positif, tetapi mengapa tetap saja harga melambung? Bisa diliat pada case SSIA, SMGR, UNVR. Kondisi ini jika dianalisis sebenarnya pasar sedang mengakumulasi saham walau harga sdh tinggi, harga kananpun tetap saja dibeli. Pasar eforia membeli sehingga momentumnya menjadi momentum positif sehingga menyebabkan harga saham terus naik.

Jadi, kadang cuan pada trading saham bukan pada seberapa sering kita melakukan beli jual saham, tetapi lebih kepada seberapa sabar kita menunggu momentum yang tepat untuk membeli suatu saham.


salam cuan,

@Jumper







Kirim email ke