memang kaef gak ada matinya lah... :D 2012/2/8 jonny <[email protected]>
> ** > > > Menghitung Prospek Merger Kimia Farma-Indofarma > Published: 8 Feb 2012 07:54 WIB > > IMQ, Jakarta — Rencana penyatuan Kimia Farma Tbk (KAEF) dengan Indofarma > Tbk sudah memberikan keuntungan bagi investor yang ditandai dengan kenaikan > harga saham kedua BUMN farmasi tersebut. Lantas, bagaimana prospek sahamnya > sebelum merger? > > Dalam lima tahun terakhir, laba bersih KAEF senantiasa tumbuh setiap namun > dengan pertumbuhan yang tidak begitu menonjol, yaitu kurang dari 20% per > tahunnya. Dari sisi profitabilitas, KAEF juga hanya mampu mencatat ROE 5–6% > saja, sangat kecil untuk ukuran perusahaan consumer goods. > > Pada 2010 lalu, kinerja KAEF mulai 'tancap gas', ditandai dengan > peningkatan laba bersih 121,9% dibanding 2009, dan ROE-nya menanjak menjadi > 12,5%. Peningkatan tersebut adalah berkat strategi pembukaan waralaba > apotek Kimia Farma, pembukaan unit usaha baru, dan berkat kerja sama > perusahaan dengan Averroes Pharmaceutical Sdn Bhd, sebuah perusahaan > distributor farmasi asal Malaysia, di mana Averroes menjadi distributor > bagi produk-produk KAEF di Malaysia. > > "Alhasil, penjualan KAEF di tingkat ritel meningkat signifikan," ujar > pengamat pasar modal Teguh Hidayat dalam risetnya, Rabu (8/2). > > Hingga laporan keuangan terakhirnya, yaitu per kuartal III 2011, > peningkatan kinerja tersebut masih berlanjut, dengan laba bersih KAEF > tumbuh 209% dibanding kuartal III 2010. > > Strategi waralaba apotek membuat jumlah apotek milik perusahaan tumbuh > dengan cepat, dan ini menjadi salah satu kekuatan utama KAEF dibanding > perusahaan farmasi lainnya. Pada kuartal III-2011, KAEF memiliki setidaknya > 397 unit apotek di seluruh Indonesia. > > Sementara unit usaha baru yang disebutkan di atas adalah PT Kimia Farma > Diagnostika (KFD), anak usaha KAEF yang didirikan sejak awal 2010, yang > bergerak di bidang penyediaan jasa medical check up. Unit usaha ini > menyumbang pendapatan Rp41 miliar pada 2010. > > "Memang kecil, mengingat pendapatan KAEF di tahun yang bersangkutan > mencapai hampir Rp3,2 triliun," paparnya. > > Namun, mengingat unit KFD tersebut baru berdiri selama setahun dan baru > memiliki 37 outlet di seluruh Indonesia, maka pendapatan 41 miliar tersebut > tergolong prestasi yang lumayan dan berpotensi untuk kembali meningkat di > masa mendatang. > > Keunggulan KAEF memang terletak di lini distribusi mereka, terutama > jaringan apoteknya. Sementara dari sisi produksi, KAEF tidak begitu bagus. > Dari nilai penjualan Rp2,4 triliun pada kuartal III 2011, hanya Rp575 > miliar atau 31,2% di antaranya yang merupakan penjualan obat hasil produksi > sendiri, sementara sisanya merupakan penjualan obat produksi perusahaan > lain. > > Hal inilah yang menyebabkan margin laba KAEF terbilang kecil. Jika KAEF > mampu meningkatkan produksi obatnya, katakanlah dengan membangun > pabrik-pabrik obat yang baru, maka margin laba KAEF bisa menjadi lebih > tinggi. > > "Sayangnya dari berbagai rencana pengembangan kerja perusahaan, sepertinya > pihak manajemen lebih tertarik untuk terus meningkatkan kualitas distribusi > dan pemasaran, termasuk dengan mengembangkan toko online (jualan obat lewat > internet, seperti di FJB Kaskus)," urainya. > > Sementara untuk meningkatkan volume produksi, mereka belum memiliki > rencana apapun. > > Saat ini, kepemilikan pemerintah atas saham KAEF masih sangat besar, yaitu > 90%. Sementara investor publik hanya memegang 9,7% (sisanya lagi yaitu 0,3% > dipegang karyawan perusahaan), sehingga KAEF masih sangat mungkin untuk > menggelar right issue. > > Right issue ini bisa berdampak tiga hal. Pertama, likuiditas KAEF akan > jadi lebih baik. Dengan hanya 539 juta lembar sahamnya yang mondar-mandir > di market pada saat ini, KAEF memang kurang likuid, sehingga pergerakan > sahamnya pun sulit ditebak. > > Kedua, saham KAEF akan terdilusi, tentu saja. Dan ketiga, kepemilikan > investor publik yang lebih besar terhadap saham KAEF akan memberi > kesempatan bagi para investor publik ini untuk menekan manajemen untuk > mencetak laba sebesar-besarnya, sehingga itu artinya kinerja KAEF akan > didorong untuk menjadi lebih baik lagi. > > "Tapi yang jelas seperti yang sudah disebutkan di atas, right issue KAEF > ini hanyalah bagian dari rencana pemerintah untuk me-regrouping BUMN > farmasi, dan bukan merupakan bagian dari rencana perusahaan untuk > berekspansi," ungkapnya. > > Right issue ini tidak berpotensi akan semakin meningkatkan kinerja > perusahaan. Selain itu, kalau melihat prosesnya belum tentu juga right > issue ini akan digelar. Namun, kinerja terakhir KAEF memang cukup bagus, > dan prospeknya juga bagus jika manajemen serius dengan rencana pembukaan > online store mereka. > > "Di sisi lain, valuasi KAEF mulai mahal dengan PBV yang sudah menembus 2 > kali, sehingga peluangnya untuk menguat lebih lanjut hanya akan terbuka > bila kinerja kuartal IV 2011 bagus atau ada kepastian rights issue," > pungkasnya. > Author: *Susan Silaban > > Regards, > Jonny Zulkarnain > www.imq21.com > * > > IMQ - LKBN ANTARA > Wisma Antara 7th floor > Jl. Merdeka Selatan No. 17, Jakarta - 10110 > Indonesiahttp://www.imq21.com > ====================================================================== > This email and any files transmitted with it are confidential and > intended solely for the use of the individual or entity to whom they > are addressed. If you have received this email in error please notify > the system manager. Please note that any views or opinions presented > in this email are solely those of the author and do not necessarily > represent those of the company. Finally, the recipient should check > this email and any attachments for the presence of viruses. The > company accepts no liability for any damage caused by any virus > transmitted by this email. > > > >
