Jangan pernah invest kalau mental kita mental trading.

Jangan pernah trading kalau mental kita mental invest.

Dalam invest, tdk mengenal stop loss, tidak mengenal stop limit, tidak mengenal 
support, tidak mengenal resistance. Kalau mau belajar mental invest, contohlah 
Warren Buffett. Dia bisa hold saham sampai 5 tahun, 20 tahun, bahkan lebih, 
ngga jual2. Contohlah Lo Kheng Hong, dia bisa hold saham sampai tahunan tidak 
jual2 walau sdh untung ribuan persen. Hal ini karena ukurannya adalah valuasi. 
Selama valuasinya murah, buy or hold terus sampai kiamat, sampai valuasinya 
berubah menjadi mahal.

Dalam trading, mengenal yg namanya stop loss, mengenal yg namanya stop limit, 
mengenal yg namanya support, mengenal yang namanya resistance. Hal ini karena 
ukurannya adalah grafik, ukurannya adalah trend. Ikutin trend yg bisa dianalisa 
dari pergerakan harganya yg bisa dilihat visualnya melalui grafik harga maupun 
volume.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


Sent from my BlackBerry®


-----Original Message-----
From: Benny Kadarusman <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 15 Feb 2012 13:02:59 
To: [email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Bls: [saham] wah, sahamnya Pak Irwan Ariston, BBNI keok, Cut Loss kah 
Pak?



Bu, Pak Irwan sudah pernah menuliskan bahwa STRONG BUY BBNI 3450 itu untuk 
investasi, bukan ditujukan untuk trading. Analisa Pak Irwan itu berdasarkan 
dari perhitungan fundamentalnya / valuasi (based on PEG).

Bukannya pada email2 Pak Irwan sebelumnya juga sudah pernah dikatakan bahwa 
trading dan invest itu mempunyai treatment yang berbeda. Jika mau trading, maka 
berdasarkan chart, dan sepengetahuan saya, chart BBNI belum menunjukkan signal 
BUY. 


Time frame untuk investasi bisa lama (bertahun2) atau sampai lapkeu emiten 
tersebut menunjukkan tanda2 penurunan

Saya yakin kok Pak Irwan belum membeli BBNI u/ keranjang tradingnya, jd ya gak 
kena Cut Loss, benerkan Pak Irwan? :P




________________________________
 Dari: Cut Luna <[email protected]>
Kepada: saham yahoogroups <[email protected]> 
Dikirim: Rabu, 15 Februari 2012 11:24
Judul: [saham] wah, sahamnya Pak Irwan Ariston, BBNI keok, Cut Loss kah Pak?
 

  
Mohon advisnya.
 
CL
 

Kirim email ke