Saham yg fundamentalnya bagus bisa saja turun misalnya asii yg 5 hari berturut
turut turun banyak seminggu yg lalu. Bbni juga bisa saja turun karena ada sebab
yg tidak kita ketahui misalnya karena ada rumor blta hutang ke bank tertentu.
Kalo prediksi orang lain meleset salahkan diri sendiri saja kenapa percaya,
tetapi kalo prediksinya betul kasih saja pujian bisa semua senang. Saya pernah
mendapat prediksi untuk membeli saham tertentu tidak saya ikuti
dan 3 kali berturut turut prediksinya betul, saham yg diprediksi selalu loncat
kodok. saya ikuti prediksi yg ke 4 , ternyata baru naik sebentar terus turun
banyak sehingga nyangkut. tapi saya tidak komplain karena semua salah sendiri.
http://www.facebook.com/hakie1
----- Original Message -----
From: Didik Hadiwidodo
To: [email protected]
Sent: Wednesday, February 15, 2012 7:50 PM
Subject: RE: [saham] Re: wah, sahamnya Pak Irwan Ariston, BBNI keok, Cut Loss
kah Pak?
Jeng katrin,
Kayaknya kalau dibilang "kurang mendalam" kurang pas, apalagi "asal2an".
Saya rasa metode valuasi yang dipergunakan bang Iwan (metode relatif
valuation) cukup umum dipakai, bahkan paling banyak dipakai karena sederhana
perhitungannya dan mudah dimengerti oleh kebanyakan orang.
Yang paling sederhana kan valuasi dengan melihat PER (dibanding kompani lain
di bidang industri yang sama). Bang iwan bahkan bukan hanya melihat PER tapi
PEG nya (PE to Growth ratio), meski memang ada informasi yang kurang karena
tidak disajikan PER atau PEG rata-rata industrinya.
Kalau jeng katrin biasa pake metode yg rumit (kek discounted cashflow), kan
bukan berarti metode yg sederhana bisa dibilang asal2an to J
peace
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of katrin
Sent: 15 Februari 2012 17:14
To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Re: wah, sahamnya Pak Irwan Ariston, BBNI keok, Cut Loss
kah Pak?
Pertama-2 saya sih minta maaf dulu karena nyebut kata-2 asal-asal an :)
maksud nya sih musti nya lebih mendalam :)
Menghitung valuasi investasi long term, memang pakai data historical di
proyeksi kan ke depan, akan valid sepanjang asumsi yang dipakai tidak berubah
terlalu banyak :)
Nah ada beberapa faktor, yg kalau gampang nya sudah/akan merubah peta
kekuatan growth perbankan indonesia sebagai efek dari kebijaksanaan/regulasi.
Seberapa besar hal itu akan berpengaruh yah di cari ajah deh :)
sent with love®
------------------------------------------------------------------------------
From: "saham_us" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Wed, 15 Feb 2012 09:59:26 -0000
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected]
Subject: [saham] Re: wah, sahamnya Pak Irwan Ariston, BBNI keok, Cut Loss kah
Pak?
maksudnya asal-asalan apa jeng?
hitungan investasi ato asumsinya?
--- In [email protected], "katrin" <kusumok@...> wrote:
>
> Hahahaha justru saya komentarin karena buat invest kok hitungan nya asal-2
an :)
>
> sent with love®
>
> -----Original Message-----
> From: "Steven Kwok" stevenkwok68@...
> Sender: [email protected]
> Date: Wed, 15 Feb 2012 06:17:16
> To: [email protected]
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] wah, sahamnya Pak Irwan Ariston, BBNI keok, Cut Loss
kah Pak?
>
> Itu kan buat invest Bu selama setahun, bukan trading.
> Steven Kwok
>
> -----Original Message-----
> From: robbie.himawan@...
> Sender: [email protected]
> Date: Wed, 15 Feb 2012 04:42:17
> To: [email protected]
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] wah, sahamnya Pak Irwan Ariston, BBNI keok, Cut Loss
kah Pak?
>
> Pasti Æak baca time framenya ...
>
> -----Original Message-----
> From: Cut Luna cutluna@...
> Sender: [email protected]
> Date: Wed, 15 Feb 2012 11:24:26
> To: saham [email protected]
> Reply-To: [email protected]
> Subject: [saham] wah, sahamnya Pak Irwan Ariston, BBNI keok, Cut Loss kah
Pak?
>
> Mohon advisnya.
>
> CL
>