Semoga bermanfaat :)

http://otomotif.kompas.com/read/2012/02/20/980/Gawat.Suku.Cadang.Otomotif.Indonesia.Terancam.Langka

Jakarta, KompasOtomotif — Harap jangan kaget jika Anda kesulitan mencari
suku cadang mobil, mulai pekan-pekan depan. Pasalnya, Gaikindo memprediksi
bakal terjadi kelangkaan komponen di pasar akibat Mahkamah Agung mencabut
Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 39 /2010 tentang Ketentuan
Impor Barang Jadi oleh Produsen, pekan lalu. Ini karena pada Pasal 2 Ayat 1
yang isinya, "Produsen dapat mengimpor barang jadi untuk mendorong
pengembangan usahanya," tidak sah dan tidak punya kekuatan hukum mengikat.
Sebelumnya, melalui Permendag itu, setiap ATPM bisa dengan leluasa
mengimpor komponen untuk penopang layanan purnajual di Indonesia.

"Dengan pencabutan ini, kami jadi bingung mau cari komponen dari mana.
Komponen yang kami impor tak bisa diproduksi di sini untuk kebutuhan
layanan purnajual," komentar Sudirman Maman Rusdi, Ketua Umum Gaikindo di
Sunter, Jakarta Utara, Senin (20/2/2012). Suku cadang tersebut meliputi
bagian mesin, transmisi, dan axle. Buktinya, Avanza-Xenia yang punya
kandungan lokal tertinggi (sampai 85 persen) masih memerlukan komponen
impor dari Jepang (6 persen) dan Thailand (9 persen).

"Kalau untuk pasokan produksi tak ada masalah. Cuma untuk servis, kami juga
butuh produk ini tersedia di bengkel untuk memenuhi permintaan konsumen,"
papar Sudirman.

Gaikindo, lanjut Sudirman, meminta kejelasan dari pemerintah untuk segera
menerbitkan peraturan baru. Pasalnya, kalau didiamkan sampai
berlarut-larut, suplai komponen ke dealer bisa tersendat dan merugikan
konsumen. "Biasanya untuk komponen jenis ini (mesin, transmisi, dan axle)
kita stok untuk 1,5 bulan. Kalau sudah lewat, kami bingung bagaimana
memasukkannya lagi," tutup Sudirman.

Kirim email ke