Yah kalau ga ada duit masuk (dari right issue) perusahaan ga ada modal... Lalu cara terbaik apa? Kalau mau pinjem duit bank or issue bond? Kayaknya susah... Bermasalah gt sapa yang berani?
Kalau yg percaya dengan perusahaan nya (beli karena niat invest) yah tebus right nya... Or beli lg di bawah untuk average down... Kalau ga percaya yah jual... Tutup cerita... Kalau trading yah nama nya trading. Ada jg nama nya cut loss... Sent from my BlackBerry® -----Original Message----- From: "fabiantowangsamulya" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 25 Feb 2012 14:52:32 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: Bls: [saham] Bapepam: Aksi Korporasi FREN Lazim Dilakukan (kok..) Secara peraturan atau secara legal sih sah-sah saja dan tidak ada yang salah. Lagipula sudah disetujui dan diputuskan di RUPS toh, artinya mayoritas pemegang saham sudah setuju aksi korporasi tsb. Cuma aksi ini pada akhirnya merugikan pemegang saham minoritas. Tapi ya mau bagaimana, sudah diputuskan di RUPS seperti itu, kalau mau protes ya harusnya pas RUPS. Bukan kali ini sih aksi korporasi perusahaan merugikan pemegang saham minoritas, cuma kali ini jadi heboh karena banyak yang pegang sahamnya :) Benar juga prinsip Warren Buffett dan Lo Kheng Hong soal mengenali manajemen perusahaan sebelum berinvestasi pada perusahaan tsb. Kalau trading gimana? Ya jangan beli saham gocapan dong :D --- In [email protected], "PH" <vaulstrad@...> wrote: > > Perasaan emang wajar aja... Sesuai peraturan untuk right issue butuh harga > saham di atas 100 rupiah kan? > > Reverse stock lalu right issue baru bener cara nya... Kalau masi 50 trus > right issue yah baru ga bener... > > *peraturan di atas sih denger2 dari orang2... Asli nya kurang tau bener atau > tidak tapi di asumsikan begitu peraturan nya* > > > Sent from my BlackBerry®
