Setelah tiga tahun saya main saham, dg kejadian Fren ini nyatalah bahwa memang bursa adalah tempat raksasa untuk makan wong cilik. Celakalah para pihak yg membuat wong cilik masuk dlm perangkap raksasa. Para raksasa ini mencari modal di bursa, dg segala ilmu, modal dan kelicikannya. Itulah sebabnya wong cilik jadi sasaran empuk. Ada jutaan wong cilik yg sdh termangsa, bahkan ada yg bunuh diri. NAH INILAH MAKANYA SAYA BILANG CELAKALAH PARA PIHAK YG MEMBAWA WIONG CILIK UTK DIMANGSA PARA RAKSASA.
--- On Fri, 2/17/12, hakitrader <[email protected]> wrote: From: hakitrader <[email protected]> Subject: Re: [saham] FREN To: [email protected] Date: Friday, February 17, 2012, 3:45 AM saya malah lebih kesal karena automatic order dari etrading tidak bisa untuk menjual cut loss FREN dg harga best bid. statusnya bukannya done tapi Reject Seharusnya saham dg harga 50 tidak boleh direverse sampe 20:1 lebih baik di delisting saja karena saham fren tetap saja tidak bisa dijual. http://www.facebook.com/hakie1 ----- Original Message ----- From: Sinto Sugiyo To: [email protected] Sent: Friday, February 17, 2012 9:12 AM Subject: Bls: [saham] waran Otoritas BEI aneh, beri ijin reverse stock n RI da 100, ga dipikir panjang..ternyata bener2 merugikan investor retail...blm kesalahan fren w da 16 ga diadjust angkanya ke 320..sekali lg yg rugi investor retail pd ga nyangka ngeshort ga sengaja 19 bagiannya dikira ga di reverse W nya jd makanya td Fren W naik sampe 600 krn broker2 takut gagal serah ga bisa nebus w yg ga sengaja di short itu..wah2 t...rus suspendnya telat..gimana dong? Bisa nya cuman suspend2 tp ga bisa melindungi investor retail tp alih2 bilangnya suspend utk melindungi investor retail kyk SQMI saham naik disuspend..Pak klo saham naik semua untung..yg rugi klo saham kyk star n star w dari 350 ke 60 n w nya dari 126 ke 14 gitu ga suspend..ga ditanyaiin..apa tuh. --- Pada Kam, 16/2/12, Saydinamora <[email protected]> menulis: Dari: Saydinamora <[email protected]> Judul: [saham] waran Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 16 Februari, 2012, 11:19 PM Emiten yang sudah menerbitkan waran, apakah masih bisa right issue dan menerbitkan waran lagi? sebelumnya tks bagi yang share info.
