Ya begitu deh..... :p.

2012/3/5 saham_us <[email protected]>

> **
>
>
> Jiaahhh, bantet dah kalo di bahas mpos, sama kayak KRAS :(
>
> --- In [email protected], positif01 <positif01@...> wrote:
> >
> > *As seen on our tweet last week and this morning before market
> > opens.*Tentu sudah
> > *long position* TLKM yang signfikan ya?
>
> >
> > "TLKM Siap Terbang Minggu Ini" (http://tinyurl.com/7r8okeu)
> >
> > [image: Inline image 4]
> >
> > *TLKM Siap Terbang Minggu Ini*
>
> >
> > Setelah ditutup menguat signfikan +1,97% disertai lonjakan volume
> > perdagangan yang naik dua kali lipat pada Jumat lalu di NYSE yang
> > berlawanan dengan indeks saham utama AS dan melampaui kenaikan ETF
> > berbasiskan saham-saham *big-caps* Indonesia (lihat Tabel 1), TLKM telah
>
> > berada pada level penutupan harga $31,55 atau Rp7.162 yang merupakan
> level
> > closing tertinggi sejak awal tahun 2012 (rasio ADR 1:40 dan kurs
> WM/Reuters
> > closing 02 Maret US$1 = Rp9.080) . Meski pasar AS berada dalam tekanan
> dan
> > kompak ditutup melemah Jumat, pelaku pasar mengacuhkan kondisi tersebut
> dan
> > terus melakukan akumulasi terhadap saham TLKM yang diperdagangkan dengan
> > kode TLK di NYSE.
> >
> > *Tabel 1*: TLKM di NYSE (Jumat, 02 Maret)
> >
> > [image: Inline image 1]
> >
> > Pencapaian terbaik *year-to-date* tersebut lebih dahulu dikonfirmasi
>
> > melalui pergerakan TLKM di BEI. Ditutup menguat 2,14% pada level harga
> > Rp7.150 dengan *volume-weighted average price* (VWAP) Rp7.087 dan volume
>
> > perdagangan yang juga menguat dua kali lipat di atas rata-rata volume 50
> > hari, TLKM berada pada level penutupan tertinggi sejak awal tahun.
> > Penutupan Jumat tersebut juga meninggalkan jejak pada grafik teknikal
> TLKM
> > di bawah yang memberikan *sinyal squeeze atau dimulainya ledakan
> volatilitas
> > * setelah TLKM diperdagangkan dalam *range* konsolidasi sempit selama
> > beberapa bulan terakhir.
> >
> > Grafik 1 di bawah menunjukkan bagaimana *upper band* Bollinger menembus
> ke
> > atas *upper band* Volatility Determinant setelah sebelumnya berada dalam
> > periode *quiet* (masa tenang) sejak 22 Desember. *Traders* menggunakan
>
> > volatilitas untuk mengukur besar kecilnya tekanan terhadap harga. Harga
> > yang mengalami tekanan besar akan tertahan dalam *range* harga yang
> sempit
>
> > (konsolidatif) dengan volatilitas yang rendah selama periode waktu yang
> > disebut periode *quiet*.
>
> >
> > Ibarat balon yang ditekan dengan kedua tangan maka setelah beberapa waktu
> > tekanan tersebut meningkatkan enerji di dalam balon yang siap meledakkan
> > balon setiap saat. Demikian juga dalam membaca volatilitas pergerakan
> harga
> > saham. *Traders* menggunakan di antaranya*range* harga *upper* dan *lower
> > band* dari indikator standar Bollinger Band untuk mengamati tekanan
>
> > volatilitas tersebut. Namun sayangnya, Bollinger Band tidak menyediakan
> > indikator obyektif untuk menentukan awal dan akhir dari penyempitan *
> > band/range* harga. Sejumlah*traders* menggunakan indikator tambahan, di
> > antaranya *Volatility Determinant* sebagaimana tampak dalam Grafik 1 di
> > bawah. *Volatility pressure* dimulai ketika *upper* dan *lower band*
> Bollinger
> > masuk ke dalam *range upper/lower* Volatility Determinant, yang dikenal
> > sebagai periode *quiet*. Setelah beberapa waktu, *volatility pressure*
> tersebut
> > akan berubah menjadi ledakan harga ketika *upper band* Bollinger menembus
> > ke luar *upper band* Volatility Determinant. Untuk memverifikasi lebih
> > lanjut potensi ledakan harga tersebut apakah akan menjadi*upside* atau *
> > downside*, *traders* memantau sejumlah indikator momentum.
> >
> > *Grafik 1*: TLKM - *Volatility squeeze* siap ledakan harga (*on upside*)
> >
> > [image: Inline image 2]
> >
> > *Senin: TLKM to Spike +4-9%*
>
> >
> > Konfirmasi volatility squeeze sebagaimana dalam Grafik 1 di atas, secara
> > historis mengulang pola potensi *spike* atau ledakan harga *on upside*
> pada
>
> > Senin, 05 Maret pada kisaran 4 sampai 9%. Tekanan harga selama ini telah
> > membatasi volatilitas TLKM yang terakhir kali mengalami *upside* >3%
> dalam
>
> > satu hari pada September tahun lalu.
> >
> > Mungkinkah TLKM *spike on upside* Senin +4-9%? *Why not*?
> >
> > *Tabel 2*: *TLKM historical one-day spike*
>
> >
> > [image: Inline image 3]
> >
> > Posisi harga TLKM yang secara teknis sudah berada di atas garis
> > referensi *support
> > investing* MA 50 hari diproyeksikan akan dengan mudah menembus level
>
> > support MA 200 hari di Rp7.250. Selanjutnya target harga fundamental yang
> > diproyeksikan sejumlah *top foreign brokerage houses* di bawah ini akan
>
> > menjadi ukuran pergerakan harga TLKM beberapa waktu ke depan, khususnya
> > pada Maret ini. Target harga fundamental yang merupakan valuasi TLKM
> secara
> > konsensus berada pada level *Rp8.000-Rp10.000* memastikan bahwa harga
> TLKM
> > saat ini sulit disangkal berada pada level *undervalued*.
> >
> > *Proyeksi Top Foreign Brokerage House*
> > *
> > *
> > Grafik *Target Price*:
> > *Citi Group*: *Called TLKM into World Radar Screen*, 10 Jan. 2012 *with
> > increase rating*. *Target price* *Rp9.250*
> > *Credit Suisse*: *Target price* *Rp9.750*
> > *J.P. Morgan*: *Target price* *Rp8.000*
> > *Deutsche Bank*: *Target price* *Rp8.500*
> > *UBS*: *Target price* *Rp7.950*
> > *Morgan Stanley*: *Target price* *Rp9.800*
> > *Goldman Sachs*: *Target price* *Rp7.500*
> >
> > *Tabel 3*: *Foreign Net Buy TLKM: Sustained Reversal*
> >
> > PS: Karena keterbatasan *quota posting*, semua Tabel/Grafik lengkap
> artikel
> > di atas ditampilkan dalam link orisinal pada *tweet* kami di atas (
>
> > http://tinyurl.com/7r8okeu)
> > --
> > '+'
> >
> > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo
> >
> > Persetujuan *request followers* baru diberikan hanya satu kali tiap akhir
> > kuartal maks 500 *request */ diskresi kami.
> >
>
>  
>

Kirim email ke