emang ihsg UDAH koreksi berapa persen yak ..... ??? atau maksute sira, koreksi aja belon cukup musti crash ... gitu ???...gak mudeng nih.......
--- In [email protected], positif01 <positif01@...> wrote: > > *As seen on our tweet yesterday, Monday, March 05:* > [image: Inline image 6] > > Pasar global mencari excuse untuk koreksi di tengah laju ekuitas * > year-to-date*. Dan, pengumuman Pemerintah > Cina<http://www.cnbc.com/id/46622717/China_Sets_2012_Growth_Target_at_7_5_Stability_Key> > Senin > pagi, 05 Maret, yang menurunkan target pertumbuhan ekonomi hanya mencapai > 7,5% di bawah ekspektasi pertumbuhan jangka panjang tahunan 8%, disertai > proyeksi kenaikan defisit 1,5% dari 1% pada tahun 2011, seketika mengubah * > outlook* dunia dan pelaku pasar terhadap permintaan (demand) global. > Bagaimana prospek koreksi untuk ekuitas Indonesia? > > Dalam rilis riset ekuitas terbaru mengenai Indonesia economics pada minggu > pertama Maret 2012, J.P. Morgan (JPM) kembali mengingatkan tentang potensi > lanjutan koreksi terhadap IHSG untuk *outlook* jangka-pendek. Beberapa > faktor negatif diajukan dalam tesis JPM tersebut, di antaranya pemangkasan > subsidi BBM setelah berlangsung sekian lama, valuasi premium terhadap > ekuitas regional, kondisi *current account*, kebijakan moneter yang > cenderung *complacent* dan memuncaknya penguasaan obligasi oleh asing yang > dapat menjadi ledakan setiap saat. > > *Inflasi* > JPM hanya memperhitungkan rencana kenaikan harga BBM sebesar 11-22% yang > akan mendorong laju inflasi 1-1,1% untuk setiap 10% kenaikan BBM. Laju > inflasi diperkirakan akan terdorong hingga mencapai 7% y-o-y pada kuartal > 3-2012. JPM menegaskan implikasi negatif pemangkasan inflasi ini: *"We > anticipate a bumpy ride over the next several months, with past experience > suggesting weak performance for 5-7 weeks on either side of a possible > Apr12 fuel price hike timeline."* > > *Obligasi oleh asing* > JPM menunjukkan dalam risetnya bahwa penguasaan obligasi RI oleh asing > telah mencapai level yang mengkhawatirkan (32,1% pada Jan. 2012) > dibandingkan dengan persentase penguasaan asing dalam sejarah pemangkasan > BBM sebelumnya (*Figure 1*). Kondisi dominasi asing ini yang disertai > dengan cadangan devisa yang dianggap mulai terganggu dapat menjadi kendala > ketika terjadi pelepasan aset obligasi masif (*outflows*) oleh asing (*Figure > 2*). JPM juga mencatat bahwa penurunan *yield*obligasi tenor 10-tahun > cenderung bersifat semu karena faktor intervensi BI sangat dominan. Kondisi > ini dapat menyamarkan dampak *outflows* yang sebenarnya. Potensi > *outflows* oleh > asing, menurut JPM, telah berimplikasi negatif terhadap pemeringkatan > ekuitas Indonesia. > > *Figure 1* > [image: Inline image 1] > > *Figure 2* > [image: Inline image 2] > > *Menurunnya pemeringkatan overweight / Buy oleh manajer investasi asing* > Mengacu kepada data terakhir dari EPFR <http://www.epfr.com/>, terdeteksi > adanya penurunan pemeringkatan *overweight* terhadap ekuitas Indonesia oleh > para manajer investasi asing. Sebagaimana tampak dalam *Figure 4*, > kecenderungan manajer investasi asing memilih ekuitas Indonesia secara > keseluruhan telah mendekati level netral dari garis historis *benchmark*. > Sementara itu, dalam laporan*fund flow* mingguan yang berakhir pada 29 > Pebruari lalu, mayoritas *emerging markets* kunci mendapatkan injeksi dana > segar masuk (*inflows*), kecuali Brazil dan Indonesia (*Table 1*). > > *Figure 4* > [image: Inline image 3] > > *Table 1* > [image: Inline image 4] > > *Valuasi premium syaratkan koreksi lanjutan* > Penutup, JPM menyarankan pelaku pasar untuk fokus kepada valuasi ekuitas > Indonesia secara keseluruhan. Secara *absolut*, valuasi tersebut mencapai > 12,9x 12M forward P/E dibandingkan dengan rata-rata 12x. Secara > *relatif* terhadap > ekuitas regional, ekuitas Indonesia (12M forward P/E) saat ini > diperdagangkan *15% premium* vs. MSCI APXJ (Asia Pacific ex-Japan) (*Figure > 3*). JPM menyebutkan bahwa ketika IHSG *underperformance* terhadap regional > pada kuartal 4-2010 di tengah ancaman inflasi, ekuitas Indonesia sempat > terkoreksi dan diperdagangkan sesuai dengan nilai pari regional (*at parity*). > Oleh karena itu *JPM berkesimpulan bahwa valuasi yang masih premium saat > ini masih berpotensi terkoreksi melalui underperfomanceIHSG 12-15% terhadap > regional ke depan di tengah sentimen pemangkasan subsidi BBM / inflasi.* > > *Figure 3* > [image: Inline image 5] > -- > '+' > > Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo > > Persetujuan *request followers* baru diberikan hanya satu kali tiap akhir > kuartal maks 500 *request */ diskresi kami. > ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
