Menurut saya pake TA atau FA keduanya ok kalo tidak bisa FA ya pake TA, Kalo
tidak ngerti TA ya pake FA. Kalo tidak bisa TA dan FA ya pake RTA (Running
Trade Analysis).
http://www.facebook.com/hakie1
----- Original Message -----
From: saham_us
To: [email protected]
Sent: Sunday, March 11, 2012 4:13 PM
Subject: [saham] Re: Composite
wahh...seru nich baru buka milis...uda ada 'perang' :)
lanjutin...jarang-jarang lho :)
btw, ane rasa ke dua pihak punya argumen sendiri2, beda filosofi gitu lho :
- non katrin dg pendapat FA + TA harus di kombinasi
- bang Ian dgn pendapat FA + TA jalan sendiri-sendiri
mana yg bener?
balik ke masing-masing, sepanjang cuan semua ok2 saja, bahkan pake ilmu
klenik sekalipun :)
--- In [email protected], "Irwan Ariston Napitupulu" <irwanariston@...>
wrote:
>
>
> Saya kasih kesempatan anda kasih hitungan wajar GGRM saja anda tidak
berani. Padahal contoh anda itu menggunakan GGRM dan angka2nya.
>
> Saya ngga mau bawa2 nama UI utk urusan seperti ini. Alumni UI itu banyak,
lulusan dari fakultas satra UI juga alumni UI, lulusan dari FISIP UI juga
namanya alumni UI, lulusan dari FEUI jurusan Studi Pembangunan juga alumni UI,
lulusan dari FEUI jurusan Akuntansi juga alumni UI.
>
> Apapun latar belakang pendidikan anda di atas, belum menjamin anda akan
paham soal perhitungan valuasi harga wajar suatu saham.
>
> Seorang lulusan arsitek ITB, atau Teknik Mesin Trisakti, bisa saja lebih
paham soal perhitungan valuasi wajar harga saham.
>
> Jadi, ngga usahlah bawa2 nama alumni atau nyebut2 satu alumni, karena bukan
hal itu yg akan menujukkan anda paham atau tidak paham menghitung valuasi wajar
suatu saham. Cukup anda berikan saja contoh perhitungan valuasi wajar suatu
saham menurut versi yg anda pahami beserta asumsi2 yg anda gunakan dalam
perhitungan tsb. Sederhana dan langsung ke permasalahan utama, ngga muter2
diskusinya, ngga lari2, ngga ngeles, ngga menghindar. Begitulah bila ingin
diskusi secara baik.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>
> Sent from my BlackBerry®
>
>
> -----Original Message-----
> From: "katrin" <kusumok@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 10 Mar 2012 16:25:48
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
>
> Iya pak udahin aja..saya gak mau nerusin juga. Ini milis anda.
>
> Silahkan aja hina member sendiri.
>
> Kalau mau di terusin kita japri aja. Anda sebut 1 saham yang data nya
terbuka di umum, kita saling analisa.
>
> Sorry, saya juga malu tadi nyebut 1 alumni, saya tarik balik deh. Anda
memalukan alumni UI kalau ngelupain faktor prudent dalam valuasi.
>
> Anda mau banned dari milis ini silahkan aja.
>
> sent with love®
>
> -----Original Message-----
> From: "Irwan Ariston Napitupulu" <irwanariston@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 10 Mar 2012 16:22:14
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
>
>
> Saya ngga lanjutin ya diskusinya, krn muter2 dan terkesan mengalihkan
topik. Ntar, kalau diterusin, bisa2 anda nyebut kita dulu tetanggaan, atau
pernah satu oplet. Makin ancur saja diskusinya nanti. Sudah ya :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> Sent from my BlackBerry®
>
>
> -----Original Message-----
> From: "katrin" <kusumok@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 10 Mar 2012 16:09:26
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
>
> Iya pak, silahkan aja asumsi segala macem. Saya sih tetap hormat sama pak
irwan...apalagi kita alumni yang sama hehehehehe :d
>
> sent with love®
>
> -----Original Message-----
> From: "Irwan Ariston Napitupulu" <irwanariston@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 10 Mar 2012 16:01:56
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
>
>
> Ok, sekarang saya jadi makin paham dan yakin bahwa anda tidak paham FA
dalam konteks menghitung valuasi wajar suatu saham sehingga keluarlah komentar2
dan contoh2 aneh dari anda :)
>
> Sekarang jadi makin jelas anda ngasal saja kasih contoh GGRM di bawah,
karena hanya duga2 tanpa dasar perhitungan. Pantesan contohnya jadi terlihat
ngawur. Dan anda pun diskusinya lari ke kiri ke kanan, tanpa ada keberanian
memberikan argumentasi yg valid atas klaim anda tersebut. :)
>
> Saya rasa ngga perlu dilanjutin dan direspon lagi ya bila konteksnya anda
masih tidak bisa memberikan perhitungan valuasi wajar GGRM berdasarkan contoh
anda di bawah beserta dasar2 asumsi atas perhitungan valuasi wajar tsb. Saya
hanya ingin diskusi yang simple dan jelas, ngga perlu diskusi yg muter2 ngga
jelas :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> Sent from my BlackBerry®
>
>
> -----Original Message-----
> From: "katrin" <kusumok@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 10 Mar 2012 15:51:27
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
>
> Hehehe dugaan kan hak masing-2 individu :)
>
>
> sent with love®
>
> -----Original Message-----
> From: "Irwan Ariston Napitupulu" <irwanariston@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 10 Mar 2012 15:48:48
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
>
>
> Anda yang kasih contoh GGRM dengan angka2nya, makanya saya tanya ke anda
hitungan anda berapa.
>
> Tapi kalau memang ternyata pemahaman FA yg anda tahu itu seperti dugaan
saya, ya saya maklum saja anda kesulitan memberikan angka valuasi wajar serta
asumsi2 yg melatari perhitungan tsb.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> Sent from my BlackBerry®
>
>
> -----Original Message-----
> From: "katrin" <kusumok@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 10 Mar 2012 15:44:49
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
>
> Kalau menurut p Irwan berapa ? :)
>
> Potensi ? Heeemmmm...berarti kita ngomongin full value di discounted ke
market price dibandingin pake risk premium gitu ya ? Uh repot :d
>
> Itu ya potensi nya ? :d
>
> Gak tuh kalau nurut saya sih :d
> Soalnya market kan gak efficient :d
>
> sent with love®
>
> -----Original Message-----
> From: "Irwan Ariston Napitupulu" <irwanariston@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 10 Mar 2012 15:38:49
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
>
>
> Anda paham FA ngga ya?
> Kalau paham, coba kasih contoh untuk saham GGRM seperti yang anda sebutkan,
berapa valuasi wajarnya harga GRM berdasarkan FA. Silakan pakai teknik FA apa
saja yg anda yakini, lalu sebutkan asumsi2 yg mendasari hitungan valuasi wajar
tsb.
>
> Nanti akan terlihat apakah anda menulis contoh di bawah karena paham FA
ataukah tidak.
>
> Dengan memberikan contoh yg saya mintakan ini, nanti saya bisa melihat
apakah kita sedang membahas FA dari cara pandang dan definisi yg sama ataukah
dari sisi yang berbeda.
>
> Sejauh ini dugaan saya adalah FA menurut anda itu perusahaan bagus dan
solid secara keuangan. Sehingga anda trading hanya di saham2 yg jelas/kuat dan
keuangannya solid.
>
> Sementara pengertian FA bagi saham adalah menghitung valuasi wajar harga
saham berdasarkan FA, lalu membandingkannya dengan harga pasarnya. Bila harga
pasar cukup jauh di bawah valuasi wajarnya, misalkan harga pasar saat ini
berada di level 70% dari valuasi wajarnya.
>
> Misal, harga pasar 6200 dan valuasi wajar berdasarkan FA ada di 8750.
Potensi profit bila beli di 6200 (hrg pasar) ke valuasi wajarnya adalah 42%.
>
> Seorang investor yg punya standar penilaian bahwa setiap saham yg punya
potensi memberikan profit di atas 35% ke harga wajarnya, maka layak invest
alias buy. Karena potensinya di contoh atas adalah 42% yg levelnya di atas 35%,
maka investor itu akan buy. Dia ngga akan peduli setelah beli lalu harganya
turun, karena level potensi cuan ke valuasi wajarnya sudah di atas target atau
kriterianya.
>
> Sementara ada investor lain yg punya kriteria harga pasar harus punya
potensi cuan minimal 50% ke valuasi wajarnya, baru dia akan beli. Karena contoh
di atas hanya 42% potensi cuannya, maka investor itu belum mau masuk.
>
> Ini sekedar sharing agar anda dan lainnya bisa lebih paham apa itu
maksudnya valuasi wajar dan seperti apa seorang investor akan membeli atau
tidak membeli suatu saham dimana tiap orang bisa punya kriteria yg tidak sama
alias berbeda.
>
> Itu sebabnya, saya ingin tahu dan lihat penjelasan anda soal FA sebenarnya
spt apa, dan berapa valuasi wajar untuk GGRM menurut versi FA anda supaya saya
bisa melihat dengan lebih baik contoh yang anda berikan di bawah.
>
> Terima kasih.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
> Sent from my BlackBerry®
>
>
> -----Original Message-----
> From: "katrin" <kusumok@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 10 Mar 2012 13:46:19
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
>
> Nah yah yang beli (contohnya) ggrm waktu di 67 ribu sama yang beli di 52
ribu tuh bisa sama niatnya investing...
> Tapi yang beli di 52 ribu apapun yg terjadi akan lebih untung :d
>
> Warren buffet sih boleh aja main beli saat fa bilang udah bagus :d
> Tapi dia juga udah brp lama tuh rugi :d
> Cuman krn past reputation yg bikin saham nya dia gak anjlok dalem :d
>
> sent with love®
>
> -----Original Message-----
> From: Dana Lingga <dana_lingga@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 10 Mar 2012 05:30:32
> To: [email protected]<[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
>
> makanya tergantung niat kita -- invest apa trading. Kalo invest, ya FA aja
cukup. Kalo trading, ya jelas FA aja tidak cukup.Â
> Â
> Â
>
>
>
> ________________________________
> From: katrin <kusumok@...>
> To: [email protected]
> Sent: Saturday, March 10, 2012 8:02 PM
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
>
>
> Â
> Gak tau sih kalau "warrem" buffet :d, kalau warren buffet sih iya kayaknya
cuman pakai ta :d mungkin juga sama dengan lo kheng hong.
>
> Tapi liat lah kalau cuman mengandalkan FA, itu sama dengan bilang bawah
theory nya Fama memang bener, yg bahkan fama nya sendiri sudah menyempurnakan.
Ada saatnya tuh wb sama lkh kena floating loss :d
>
> Kalau cuman Fa, berarti asumsi nya semua orang sama ilmu, sama info, dan
market efisien.
>
>
> sent with love®
> ________________________________
>
> From: Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Sat, 10 Mar 2012 17:55:23 +0700
> To: <[email protected]>
> ReplyTo: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Composite
> Â
> Saya dan Warrem Buffett dan kalau ngga salah juga Lo Kheng Hong, kalau mau
invest hanya mengandalkan FA (lapkeu, mgt, prospek sektoral, makro, yg pada
akhirnya membuahkan valuasi wajar). Waktu beli hanya melihat berapa valuasi
wajarnya, dan berapa harga pasarnya, lalu hitung potensi cuannya berapa besar.
Apakah sudah cukup besar untuk masuk atau tidak. Saya tidak pakai TA untuk cari
titik masuk karena TA ada kemungkinan telat kasih sinyal buy sehingga tujuan
utama dari beli untuk invest bisa tidak tercapai lagi karena harga keburu naik.
Jadi, di FA itu masuk berdasarkan valuasi, seberapa besar diskon yg terjadi di
saham tertentu yg fundamentalnya kita aminkan bagus.
>
> Sementara untuk trading, saya masuk berdasarkan trend, dimana untuk
memperkirakan trend umumnya yg digunakan adalah grafik harga atau/dan volume yg
terjadi di pasar. Tidak mengandalkan FA, dan tidak memusingkan soal FA. Mau
perusahaan busuk, tapi kalau ada trend bisa kasih cuan, saya hajar untuk
trading. :)
>
> Tapi memang untuk urusan alasan atau strategi trading, setiap orang bisa
beda2. Ada yang tipe agresif spt saya yg membuka peluang seluas2nya dengan
prinsip low risk high return, tapi ada tipe yg konservatif yg lebih memilih
membatasi saham yang akan ditradingkan sehingga cenderung menjadi low risk low
return. Bagi saya dua2nya oke2 saja, karena setiap orang bisa punya latar
belakang yg berbeda. Tidak ada yang lebih oke atau unggul soal teknik trading,
tidak ada teknik yang lebih maju atau ketinggalan jaman. Pada akhirnya bicara
soal trading akan berakhir pada seberapa besar cuan yg kita hasilkan, dan
apakah cuan itu sudah memenuhi harapan atau target kita dan membuat kita
bahagia atau tidaknya.
>
> Semoga bermanfaat sharing ini ya.
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
> 2012/3/10 katrin <kusumok@...>
>
>
> >
> >
> >Sudah gak zaman investing cuman mengandalkan analisa fundamental :d
> >
> >When u buy, tetep pakai TA doung..:d
> >Lagian saya sih kagum beneran sama orang yg bisa prediksi TA harian :)
> >
> >
> >sent with love®
> >________________________________
> >
> >From: "kangduren" <kangduren@...>
> >Sender: [email protected]
> >Date: Sat, 10 Mar 2012 08:23:29 -0000
> >To: <[email protected]>
> >ReplyTo: [email protected]
> >Subject: [saham] Re: Composite
> >
> >Â
> >beda time frame non, bukannya yg fundamental itu biasanya investing? :D
> >ane ngerti sih maksud ente, kalo skr ga bisa sembarangan entry/ buy,
kondisi market masih konsolidasi, jd harga buy itu penting.
> >:peace:
> >
> >--- In [email protected], "katrin" <kusumok@> wrote:
> >>
> >> Hehehehe cobain ajah kalau kemarin jualan bbri tuh 7200, asii, dan
lain-2 :d
> >>
> >> Banyak yg bilang gak mungkin sampai ke target beli saya, result bagus
banget, dll. Belum lagi yg japri ngomel-2 :d
> >> Eh kok ya mulain bisa kebeli yah :d
> >>
> >> Yah jadinya saya sih tetep bilang bikin uang nya pas beli :d
> >>
> >>
> >> sent with love®
> >>
> >> -----Original Message-----
> >> From: "kangduren" <kangduren@>
> >> Sender: [email protected]
> >> Date: Sat, 10 Mar 2012 06:14:38
> >> To: <[email protected]>
> >> Reply-To: [email protected]
> >> Subject: [saham] Re: Composite
> >>
> >> kalo di property, jd sampah kemungkinan kecil (kalau beli 'what' nya
betul), soalnya property hancur kalo force majeure, selebihnya harga property
bagus2 terus.
> >> kalo di saham lebih kompleks, nilai emiten bisa bertambah krn faktor
manajemen, prospek dll.
> >> mungkin quote yg dipakai di sini, maksudnya cuma timing short term
(trading) bukan utk investing.
> >>
> >> --- In [email protected], "Irwan Ariston Napitupulu" <irwanariston@>
wrote:
> >> >
> >> >
> >> > Yang benar berdasarkan pengalaman lapangan, kita mendapatkan
keuntungan hanya pada saat kita membeli dan telah menjual kembali dimana harga
jual (plus dividen yg pernah diterima kalau ada) lebih tinggi dari harga beli.
:)
> >> >
> >> > Jangan pernah berpikiran seperti Robert T. Kiyosaki di dunia saham
bahwa keuntungan didapat justru pada saat kita membeli dan bukan pada saat
menjual. Dia bicara dalam konteks properti bukan saham. Prinsip seperti ini
ngga berlaku di dunia saham karena setaip perusahaan memiliki resiko bangkrut
dan harga sahamnya berpeluang jadi NOL :)
> >> >
> >> > jabat erat,
> >> > Irwan Ariston Napitupulu
> >> >
> >> > Sent from my BlackBerry®
> >> >
> >> >
> >> > -----Original Message-----
> >> > From: "kangduren" <kangduren@>
> >> > Sender: [email protected]
> >> > Date: Sat, 10 Mar 2012 05:18:39
> >> > To: <[email protected]>
> >> > Reply-To: [email protected]
> >> > Subject: [saham] Re: Composite
> >> >
> >> > ane juga prinsip nya sama, tp koq minggu ini baca 2 kali quote ini ya?
> >> > You're making money when you buy not when you are actually selling kan
:d
> >> >
> >> > hmmmm.......
> >> > :D
> >> >
> >> > --- In [email protected], "katrin" <kusumok@> wrote:
> >> > >
> >> > > "Umum dipegang investor"
> >> > >
> >> > > Beli hajar atas ? Duh :d
> >> > > You're making money when you buy not when you are actually selling
kan :d
> >> > >
> >> > > sent with loveÃ,®
> >> > >
> >> > > -----Original Message-----
> >> > > From: "JsxSniper" <jsxsniper@>
> >> > > Sender: [email protected]
> >> > > Date: Sat, 10 Mar 2012 03:57:14
> >> > > To: [email protected]<[email protected]>
> >> > > Reply-To: [email protected]
> >> > > Subject: Re: [saham] Composite
> >> > >
> >> > > Umum ga umum relatif bos... Hehee...
> >> > >
> >> > > Tp emang selektif stock yg jalan seh.. Yg lain cuman goyang2
ditempat...
> >> > >
> >> > >
> >> > > Btw kalo mau hepi belinya jgn antri dong sis.. Embat atas langsung
aja biar pada jalan.. Hehee...
> >> > >
> >> > >
> >> > >
> >> > > JsxSniper
> >> > > Blog : http://jsxsniper.blogspot.com
> >> > > tw : @jsxsniper
> >> > >
> >> > > -----Original Message-----
> >> > > From: "katrin" <kusumok@>
> >> > > Sender: [email protected]
> >> > > Date: Sat, 10 Mar 2012 03:36:27
> >> > > To: <[email protected]>
> >> > > Reply-To: [email protected]
> >> > > Subject: Re: [saham] Composite
> >> > >
> >> > > Indexes naik saham-2 yang umum dipegang investor turun :d
> >> > >
> >> > > Would it make us happy enough ?
> >> > >
> >> > >
> >> > > sent with loveÃ,®
> >> > >
> >> > > -----Original Message-----
> >> > > From: "JsxSniper" <jsxsniper@>
> >> > > Sender: [email protected]
> >> > > Date: Sat, 10 Mar 2012 09:29:00
> >> > > To: <[email protected]>
> >> > > Reply-To: [email protected]
> >> > > Subject: [saham] Composite
> >> > >
> >> > > Lanjut naek ato turun kira2.... ?
> >> > >
> >> > >
> >> > >
> >> > >
> >> > >
> >> > >
> >> > >
> >> > >
> >> > >
> >> > > Disclaimer on..
> >> > >
> >> > >
> >> > >
> >> > > JsxSniper
> >> > >
> >> > > Blog : <http://jsxsniper.blogspot.com> http://jsxsniper.blogspot.com
> >> > >
> >> > > tw : @jsxsniper
> >> > >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> >
> >> > ------------------------------------
> >> >
> >> > Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.
> >> >
> >> > SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN
ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU
MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK
INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL.
> >> >
> >> > [email protected] untuk berhenti dari milis saham
> >> > [email protected] untuk bergabung ke milis saham
> >> > Yahoo! Groups Links
> >> >
> >>
> >
> >
> >
> >
>