Saya rasa regulator jg sdh bertindak, seperti pembuatan Akses KSEI, Rekening 
Dana Investor. Kalau masalah Right Issue, Itu keputusan dari RUPS, kalau RUPS 
nya setuju ya mau bilang apa lagi? Biasanya sih kalau begitu, pemegang saham 
mayoritas yg punya kuasa, minoritas kalah suara.
Memang Otoritas/Regulator masih perlu ditingkatkan kinerjanya.
Namun Masyarakat jg perlu sadar juga, jangan mudah tergiur iming2 dan janji 
manis dapat untung tinggi jadi lupa akan resikonya.
Contohnya beli saham ikutan rumor. Atau ikut stock pick berbayar.
Atau kalau di Forex/Komoditas sekarang lagi banyak yg nawarin trading gold, 
forex, sudah setor dana terus dibawa kabur




Sent from Samsung tablet

[email protected] wrote:

             Sabar....masih dalam perbaikan. Dan saya yakin perbaikannya sangat 
lambat.
Kecuali ada penambahan investor ritel yang naik secara signifikan.
Pasti akan banyak masalah datang...dan bapepam bisa belajar dari itu.
kl tidak dengan kondisi itu.....saya yakin bapepam tidak akan bisa bekerja. 
Lemah inisiatif...wkwkw

From: "kangduren" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 17 Mar 2012 22:33:07 -0000
To: <[email protected]>
ReplyTo: [email protected]
Subject: [saham] Peran BAPEPAM

 
janganlah ada yg komentar, "kalau udah rugi nyalahin pihak lain"
Prinsip dasarnya aja, org tertarik saham apa perlu punya kualifikasi sekelas 
pekerja SEC amrik biar ga kena tipu?
Dan biar lebih jelas supaya omongan ga ngalor ke mana2 ane tegasin dr awal ANE 
GA ADA MASALAH dg saham GOCAP dll. krn udah ga nyentuh.
Lantas kenapa ane ajak diskusi masalah ini?
Kita coba liat penting ga sih Bapepam lebih diberdayain?
Jangan lupa yg beli saham ini juga investor pasif, yaitu nasabah asuransi dan 
pensiunan, apa jd nya kalo emiten nakal bermain mata dg FM yg ga bermoral? 
contoh bank century dan reksadana ANTABOGA, siapa yg dirugikan? pemerintah hrs 
mengganti juga akhirnya dana nasabah ANTABOGA, walau menurut saya itu kesalahan 
nasabah juga.
ASURANSI dan PENSIUNAN, TIDAK sembarangan bisa melikuidasi dananya, jadi harap 
dimengerti BADAN atau LEMBAGA itu diciptakan utk BERGUNA bukan utk pajangan.
Dari sudut pandang lain, susah banget ya jual saham GARUDA, kenapa?
Dr segi sektor bukan sektor yg jelek2 amat, Lion air semakin berkembang, bahkan 
rekor pembelian pesawat Boeing, koq Garuda melempem? sahamnya ga laku? Ritel ga 
mau beli, yg punya uang diragukan apa mau keluar uang, kalau bukan mayoritas, 
jaminan pemerintah sbg pemegang saham terbesar bukan jaminan perusahaan akan 
untung, bahkan pemerintah terbebani dg Garuda.

Koq saham2 tambang BUMN laku, ya org juga ga bodoh2 amat, perusahaan tambang 
koq bablas rugi melulu.

Banyak kasus emiten melakukan perampokan baik dg cara RI atau pun yg lain 
seperti markup harga2 pembelian, di mana seharusnya Bapepam yg punya kemampuan 
utk mengusut tapi tidak melakukan kewajibannya.

Sehingga sangat sulit bagi org yg hendak menanamkan uangnya di saham utk 
menaruh harapan pada emiten2 yg memang prospeknya diragukan spt Garuda, kalau 
terjadi apa2 di luar skenario investor, terjadi penyimpangan, ke mana investor 
hrs menaruh harapan? Bapepam???

Bertahun2 banyak saham gocap, di mana setelah IPO, harga merosot bahkan 
manajemennya pun ikut menjual sahamnya, dan prakteknya bertahun2 kemudian 
manajemen rutin merampok perusahaan melalui markup pembelian, dan tetap 
dibiarkan oleh Bapepam.

Jadi apa fungsi BAPEPAM? MELEGALKAN PENIPUAN di BURSA SAHAM???


Kirim email ke