Jakarta - Lobi-lobi masih dilakukan pemerintah dengan Komisi VII DPR soal 
tambahan subsidi listrik yang hanya Rp 24,52 triliun. Menteri ESDM Jero Wacik 
mengatakan apabila subsidi listrik tidak ditambah maka ada risikonya.


Risikonya kata Wacik, pertama PLN bakal tidak bisa melayani pemasangan baru 
listrik masyarakat yang saat ini sudah terdaftar sebanyak 2,5 juta pemasangan.

"Pertama 2,5 juta rakyat tidak bisa dilayani PLN untuk pemasangan baru," kata 
Jero ketika ditemui seusai mengikuti rapat dengan Pimpinan DPR, di Gedung DPR, 
Senayan, Jakarta, Kamis (22/3/2012).

Risiko kedua kata Wacik, akan ada pemadaman bergilir. "Tentu akan ada pemadaman 
bergilir karena pemeliharaannya (trafo) berkurang, sehingga akan dilakukan 
pemadaman," ujar Wacik lagi.

Menurutnya, itulah dua risiko utama yang bakal berdampak pada rakyat apabila 
subsidi listrik tidak ditambah lagi Rp 26 triliun dari yang sebelumnya sudah 
diputuskan di Komisi VII dengan total Rp 64,9 triliun.

"Tapi risiko lainnya yang bakal dialami PLN khususnya finansial lebih banyak 
lagi. Tapi saat ini masih dilakukan pendekatan dengan DPR," tandasnya. 

http://finance.detik.com/read/2012/03/22/190110/1874850/1034/subsidi-minim-pemerintah-ancam-setop-pemasangan-listrik-baru-dan-byar-pet 



________________________________
 From: Boy Armand <[email protected]>
To: Saham <[email protected]> 
Sent: Thursday, March 22, 2012 10:38 PM
Subject: Re: [saham] Re: Regional merah
 

  

Jangankan soal bbm..., yg soal PLN td siang aja deadlock, malah dirut PLN nya 
diusir... apalagi bbm, yg didukung demo mahasiswa seluruh Indonesia... Doubt it 
will get approval from the parlement befor April...apalagi PKS tadi siang sdh 
kirim surat penyataan menentang kenaikan bbm, kpd Presiden. Hal ini bisa 
menjadi multiplier effect utk hadang kenaikan bbm di parlement

Ironisnya, pak lurah malah kaboer ke LN. Jadi inget ttg kejatuhan Suharto 1998, 
dimulai dari kunjungan ke Mesir... Juga kejatuhan Soekarno 1965, diawali 
kunjungan ke Eropa... 

Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________

From:  "kangduren" <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Thu, 22 Mar 2012 15:27:18 -0000
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: [saham] Re: Regional merah
  
DPR seharusnya ada keputusan BBM minggu ini, kalo tunda sampe minggu depan 
apalagi senin, presiden masih di luar rada2 dah......
DPR nya pengen barang murah banget.......
--- In [email protected], Nico Adhitya <nico.adhitya@...> wrote:
>
> Kalau mines 6% dalam sehari hanya bisa terjadi kalau ada peristiwa sangat 
> sangat sangat besar di dalam negeri.
> Investor dan trader kita sudah pinter sekarang sama tipuan tipuan pihak yang 
> sering disebut aseng haha
> 
> 
> ________________________________
>  From: Boy Armand boyarmand88@...
> To: Saham [email protected] 
> Sent: Thursday, March 22, 2012 9:40 PM
> Subject: Re: [saham] Re: Regional merah
> 
> 
>   
> 
> Begutu kebagian giliran turun, BEI turunnya lgs 6% , soalnya di rapel...hehee 
> no offense yak
> 
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> ________________________________
> 
> From:  Nico Adhitya nico.adhitya@... 
> Sender:  [email protected] 
> Date: Thu, 22 Mar 2012 07:01:49 -0700 (PDT)
> To: [email protected][email protected]
> ReplyTo:  [email protected] 
> Subject: Re: [saham] Re: Regional merah
>   
> BEI sekarang sudah rada immune pak.
> Kemarin kemarin pernah eropa mines 2% lebih BEI malah santai santai cuman 
> mines 0, sekian %
> 
> 
> ________________________________
>  From: stock gainer stockmaniac74@...
> To: [email protected] 
> Sent: Thursday, March 22, 2012 8:37 PM
> Subject: Re: [saham] Re: Regional merah
> 
> 
>   
> semoga minggu depan dikasih harga obral kang :)
> 
> On 3/22/12, kangduren kangduren@... wrote:
> >
> > buset eropa minus 1.5%, BEI selamet nih, senin gimana?
> >
> >   [:-&]
> >
> > --- In [email protected], "kangduren" kangduren@ wrote:
> >>
> >> U.S. Stock Futures Fall as China Manufacturing Contracts
> >>
> >>
> > http://www.bloomberg.com/news/2012-03-22/u-s-stock-futures-fall-as-china\
> > -manufacturing-contracts.html
> >>
> >
> >
>

 

Kirim email ke