Kalau soal kisruh di dalam BTN sendiri saya tidak (mau) tahu, nyatanya manajemen di perush Indonesia banyak yang kotor. Budaya korupsi memang menjangkiti banyak orang, termasuk sektor swasta dan BUMN.
Saya hanya melihat BTN ini tidak jelas posisinya. Seperti bank BUMN lain, BTN juga gencar menambah cabang. Benang merah dari cabang2 baru tersebut, rata2 kosong. Saya juga nasabah (terpaksa) BTN, karena punya KPR di situ. Lucunya ya, ketika ingin mengurus hal2 yg berbau KPR di cabang2 baru itu, kok malah terbatas sekali. Harus ke cabang utama. Jadi sepertinya BTN ingin menyasar pula ke konsumen ritel, bersaing dengan Mandiri dan BRI. Padahal, jelaslah bukan level dia. Bank yg terakhir tersambung ke ATM Bersama, ya BTN kucrut ini. Fasilitas tabungan dan ATM tidak menarik, boleh dibilang jadul. Saya pernah narik uang di atas 10jt, di cabang2 kecil harus konfirmasi dulu ke cabang utama. Nunggu lama banget. Norak banget. Banyak kejadian yg 'aneh tapi nyata' di BTN ini, sehingga saya jarang pakai fasilitasnya. Intinya, ngapain BTN gencar membuka cabang, kalau layanannya saja tidak jelas begitu. Itu sama saja membuang uang untuk biaya pegawai dan aset yang tidak produktif. Apalagi, di KPR sendiri semakin tergencet oleh bank2 lain. Kalau menurut saya sih, sebaiknya BTN ini dimerger saja dengan Mandiri atau BRI. Apalagi ada indikasi (budaya) korupsi seperti link di bawah. Bank2 BUMN sebaiknya maksimal dua saja. BNI juga dimerger dengan Mandiri atau BRI. Coba, banyak bank, banyak cabang, banyak ATM, banyak teknologi, dst. Pemborosan besar. Sunday, April 8, 2012, 7:05:46 PM, you wrote: r> Nggak salah nih om? Bbrp waktu yg lalu saya baca di milis ttg r> cerita bobroknya manajemen di btn (korupsi) r> Tadi sy coba googling, ketemu link ini: r> http://kkndibtn.blogspot.com/ r> Mgkn ada request utk diangkat, krn btn lagi minta ijin meneg bumn dan dpr utk right issue r> From: Rio Rizaldi <[email protected]> r> Sender: [email protected] r> Date: Sun, 8 Apr 2012 16:37:22 +0700 r> ReplyTo: [email protected] r> Subject: [saham] BBTN Berpeluang Mengakhiri Konsolidasi, Buy On Weakness r> r> 'BBTN Berpeluang Mengakhiri Konsolidasi, Buy On Weakness' r> r> BBTN telah menembus Minor Resist dan saat ini menguji resisten r> kuat di level 1270. Jika BBTN mampu menembus dan bertahan di atas r> level ini, BBTN berpeluang mengakhiri konsolidasi dan menguat r> menuju target harga di 1340. Jika level ini berhasil dilampaui, r> BBTN berpeluang melanjutkan penguatan menuju Gap di area 1380 – r> 1400. MACD yang meningkat menunjukkan saham ini bergerak positif. r> Rekomendasi: Buy On Weakness. Strong Buy jika break 1270. Stoploss level 1180. r> Disclaimer ON r> You may view the latest post at r> http://galerisaham.com/2012/04/08/bbtn-berpeluang-mengakhiri-konsolidasi-buy-on-weakness/ -- Tertanda, Oguds [960000031] ------------------------------------ Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham. SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU PEMILIK MODAL. [email protected] untuk berhenti dari milis saham [email protected] untuk bergabung ke milis saham Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/saham/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
