Hati-hati. Bisa saja ini hoax.
Apalagi situs dcwg.org sendiri bukan didaftarkan atas nama FBI, tapi
individu atas nama "Barry Greene" (http://who.is/whois/dcwg.org/) .  Belum
tentu yang bersangkutan adalah orang FBI.

Tidak ada jaminan bahwa situs tersebut bukan membantu anda, tapi bisa jadi
malah merepotkan anda  seperti cerita spysheriff terdahulu (
http://www.symantec.com/security_response/writeup.jsp?docid=2005-122910-4625-99
 ).


2012/4/25 kangduren <[email protected]>

> **
>
>
>
> install ulang antivirusnya bisa ga?
>
> --- In [email protected], Musicallypso <musicallypso@...> wrote:
> >
> > instal ulang aj beres
> >
> > 2012/4/25 viniklidris saha_namyna@...
> >
> > > **
> > >
> > >
> > > Ipotnews – Hingga Juli nanti, para pengguna komputer perlu
> perhati-hati
> > > setiap kali meng-klik mouse komputer untuk masuk ke jaringan
> internet.
> > > Setiap klik bisa memberikan dampak berbeda; masuk ke jaringan
> internet atau
> > > malah sama sekali kehilangan koneksi internet. Tanpa setahu mereka,
> > > kelompok peretas (hackers) internasional yang menjalankan iklan
> penipuan
> > > online, akan mengambil alih komputer di seluruh dunia yang telah
> terinfeksi
> > > program mereka.
> > >
> > > Sejak sebulan lalu FBI menyiapkan jaring pengaman dengan menggunakan
> > > jaringan komputer pemerintah AS untuk mencegah gangguan internet
> pada
> > > pengguna yang terinfeksi. Setelah tanggal 9 Juli, komputer yang
> terinfeksi
> > > tak akan dapat lagi terkoneksi ke internet. FBI menganjurkan para
> pengguna
> > > untuk mengunjungi situs internet yang menyediakan software pengaman,
> > > www.dcwg.org. Situs itu akan menginformasikan apakah suatu perangkat
> > > komputer telah terinfeksi dan bagaimana mengatasinya.
> > >
> > > Associated Prees mengabarkan, sebagian besar korban peretas
> internasional
> > > itu, tak akan mengetahui bahwa komputer mereka telah terinfeksi
> software
> > > jahat yang kemungkinan telah memperlambat akses internet dan
> menonaktifkan
> > > software antivirus. Software jahat itu juga akan membuat komputer
> yang
> > > terinfeksi menjadi rentan terhadap masalah lain. November lalu, FBI
> dan
> > > otoritas lain telah mempersiapkan untuk mencatat lingkaran peretas
> yang
> > > telah menjalankan iklan penipuan melalui jaringan komputer yang
> telah
> > > terinfeksi.
> > >
> > > "Kami mulai menyadari bahwa kita mempunyai sedikit masalah …
> jika kita
> > > hanya mencabut stop kontak infrastruktur kriminal mereka, dan
> memasukkan
> > > semuanya ke penjara, korban kejahatannya tetap tak akan bisa
> mendapat
> > > pelayanan internet," kata Tom Grasso, pengawas agen khusus FBI.
> "Pengguna
> > > pada umumnya akan membuka Internet Explorer dan mendapatkan `page
> not
> > > found' dan berpikir ada kerusakan internet," imbuhnya seperti
> dikutip
> > > Associated Press.
> > >
> > > Diperkirakan jaringan peretas internasional itu telah menginfeksi
> lebih
> > > dari 570.000 komputer di seluruh dunia. Mereka memanfaatkan
> kerapuhan
> > > sistem operasi Microsoft Windows dengan meng-instal software jahat
> ke
> > > komputer korbannya. Software jahat ini akan mematikan update
> antivirus dan
> > > mengubah cara komputer mempertemukan alamat situs dibalik layar
> sistem nama
> > > domain internet.
> > >
> > > Sumber:
> > >
> http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Juli__Ratusan_Ribu_Pengguna_Komput\
> er_Akan_Kehilangan_Akses_Internet__FBI&level2=newsandopinion&id=1253592&\
> img=level1_bigtopnews_1&urlImage=hackers@cheatcc%20com.jpg<http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Juli__Ratusan_Ribu_Pengguna_Komputer_Akan_Kehilangan_Akses_Internet__FBI&level2=newsandopinion&id=1253592&img=level1_bigtopnews_1&urlImage=hackers@cheatcc%20com.jpg>
> > >
> > >
> > >
> >
>
>  
>

Kirim email ke