Dalam rilis pemberitaan mengakhiri bulan April, Reuters mengangkat tentang prospek saham batubara Indonesia yang saat ini menawarkan diskon besar terhadap rata-rata PE 5 tahun. Kekhawatiran terhadap wacana regulasi pajak impor tambang menjadi pemicu pelemahan harga saham yang kini menawarkan diskon atraktif tersebut.
Rilis Reuters tentang dikson besar harga saham batubara Indonesia ini sejalan dengan rilis riset terbaru dari Goldman Sachs (GS) pada minggu ini yang menyatakan bahwa valuasi saham-saham batubara Indonesia telah berada pada*mid-cycle*. GS juga telah menaikkan peringkat sektoral batubara kembali ke level *Neutral* dari sebelumnya *Cautious*. GS: *Coal stocks have also underperformed the market by 15 percent over the same period while 12-month forward EV/EBITDA valuations are now at mid-cycle. We upgrade our sector stance to neutral from cautious.* Tabel berikut dari Reuters menunjukkan persentase diskon harga saham-saham batubara Indonesia yang menarik berdasarkan penutupan Jumat, 27 April 2012. Dengan tekanan harga yang masih dialami Senin kemarin, diskon harga bertambah lebih menarik. Saham Harum Energy dan Indika Energy memberikan perspektif yang menarik dari akselarasi peningkatan volume penjualan dan laba diikuti dengan pengelolaan *governance* perusahaan yang relatif lebih transparan yang menjustifikasi baik estimasi *EPS growth* 2012 dan *discount relative to 5-year Average P/E* di atas 40%. Rilis laporan keuangan kuartal 1-2012 telah mengkonfirmasi kinerja positif Harum Energy<http://finance.detik.com/read/2012/04/30/193525/1905402/6/harum-catat-laba-rp-511-miliar-tumbuh-35> . [image: Inline image 1] Reuters: *Indonesian coal shares trade at big discounts<http://www.reuters.com/article/2012/04/30/midcap-indonesia-idUSL3E8FO7CJ20120430> * -- '+' Follow positif01indo on Twitter: https://twitter.com/#!/positif01indo Persetujuan *request followers* baru diberikan hanya satu kali tiap akhir kuartal maks 500 *request */ diskresi kami.
<<Reuters-Indo Coal Discount Table (30apr2012).png>>
