Direksi PT Vale Indonesia periode yg sekarang ini kerjanya lemot banget, 
membuat kinerja perusahaan menurun.



________________________________
 From: Johanes Kusuma <[email protected]>
To: 
Sent: Friday, May 11, 2012 8:54 AM
Subject: [saham] INCO Dapatkan Dana USD 150 Juta, Siap Menuju Rp 4000
 

  


INCO Dapatkan Dana USD 150 Juta, Siap Menuju Rp 4000

Holding company dari PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang berkedudukan di Kanada 
dikabarkan akan segera mengucurkan dana untuk INCO supaya dengan segera memulai 
produksi di lahan tambangnya baru di daerah Bohodopi, Sulawesi 
Selatan. Pihak asing tidak segan-segan akan mengucurkan dana sebesar USD 150 
juta atau senilai lebih kurang Rp 1.38 triliun untuk tambang baru 
ini. Diperkirakan dari lahan baru ini, INCO dapat memproduksi nikel 
sekitar 30 ribu metrik ton per tahunnya. Jumlah ini akan dapat menutupi 
kekurangan produksinya dalam memenuhi kebutuhan konsumer yang mencapai 72 ribu 
metrik ton pada tahun 2012 ini.

Pihak manajemen perusahaan menjelaskan bahwa dana yang diberikan akan 
digunakan untuk segera memulai tambang baru juga untuk memperbaiki salah satu 
tungku pembakarannya yang rusak. Dengan rencana ini ke depannya 
diharapkan INCO dapat kembali bergerak agresif dan menjadi salah satu 
perusahaan pertambangan terbesar di Indonesia. Salah satu pelaku pasar 
memprediksi harga saham INCO akan bergerak positif hingga mencapai 
target di level Rp 4000. Pada perdagangan kemarin INCO ditutup menguat 
75 poin ke level Rp 2800 dengan total nilai transaksi sebesar Rp 31.64 
milyar.

 

Kirim email ke