Jakarta. Bursa Efek Indonesia (BEI) berniat mengurangi jumlah saham per lot,
dari semula 500 unit menjadi 100 unit. Langkah itu bertujuan meningkatkan
jumlah investor, khususnya investor ritel. Direktur Perdagangan dan Pengaturan
Anggota Bursa BEI, Samsul Hidayat, mengatakan, otoritas telah menyelesaikan
kajian internal mengenai jumlah saham per lot. BEI tengah melakukan berbagai
persiapan agar bisa menerapkan rencana tersebut. "Sistem perdagangan serta
infrastruktur harus kami sesuaikan," ujar dia, Jumat (31/8). Namun belum
diputuskan apakah kebijakan itu tertuang dalam keputusan Direksi BEI dengan
persetujuan Bapepam-LK atau merevisi Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan
Efek Bersifat Ekuitas. BEI cenderung memilih merevisi Peraturan II-A. BEI
mengharapkan kebijakan pengurangan jumlah saham per lot bisa meningkatkan
jumlah investor sehingga transaksi kian ramai. "Pertengahan 2013 diharapkan
sudah bisa direalisasikan," tutur Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen.