Umumnya orang salah mengartikan kata random atau acak dengan pemikiran
hasil akhirnya harus acak2an sehingga grafiknya jadi acak2an juga
bentuknya. :)

Padahal yang dimaksud dengan kata acak disini adalah pergerakan hari ini
tidak ditentukan atau diatur oleh pergerakan harga sahamnya kemarin atau
kemarin2nya, melainkan pergerakan harga hari ini bersifat bebas.

Itu sebabnya TA tidak pernah menjanjikan atau memastikan pergerakan harga
saham akan seperti apa, melainkan TA lebih kepada bicara probabilitas
berdasarkan pergerakan harga dan volume di masa lalu. Sehingga TA mengenal
istilah stop limit ataupun cut loss karena memang pada dasarnya harga saham
bergerak acak atau random. :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

2012/9/3 BK Wibowo <[email protected]>

>
>
> Jika betul-betul mempercayai bahwa harga saham bergerak acak, maka secara
> matematis solusi paling optimal adalah dengan berinvestasi pada reksadana
> indeks, atau beli KREN :p
>
> Salam,
> BK Wibowo
>
> Pada 3 September 2012 09:06, Irwan Ariston Napitupulu <
> [email protected]> menulis:
>
> **
>>
>>
>> "Pada dasarnya harga saham bergerak acak, sehingga tidak bisa dipastikan
>> pergerakannya di masa mendatang." --- Irwan Ariston Napitupulu.
>>
>> Kalimat di atas saya buat dengan pemikiran, perhitungan, dan kesadaran
>> yang penuh dengan telah memperhitungkan pengertian setiap makna kata yang
>> saya gunakan. :)
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke