Hal tersebut akan dipaparkan di email lanjutan yg belum ditulis, tapi sudah
di kepala.

Bagi saya jauh lebih mudah dua hari lalu menjelaskan ke teman2 sesama
chartist di BBG khusus para chartist (nulis pakai HP), krn mereka saya
asumsikan sudah memiliki pengetahuan yg cukup sehingga saya nulis sedikit
saja mereka langsung paham yg saya maksudkan ke arah mana.

Memaparkan hal yg sama di milis saham yg sifatnya terbuka dan beragama
latar belakang serta pengetahuannya, menjadi lebih sulit, karena harus
memikirkan pemilihan kata2 termasuk alur ceritanya agar bisa ditangkap
dengan baik. Itu pun terkadang juga masih ada yg belum bisa menangkap poin
nya. :)

Jadi, disabarin saja ya karena memang untuk menulis sesuatu yg sifatnya spt
yg akan saya lakukan, itu butuh kosentrasi dan kehati2an. Sementara kalau
nulis2 jawaban seperti ini, ngga perlu banyak mikir, tinggal ngalir saja. :)

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


2012/9/7 Jumper <[email protected]>

>
>
> Pada email bang Ian terdahulu juga bang Ian nyatakan "Saya pribadi yg
> juga masih belajar ini, mendapatkan pengalaman dari grafik itu yg membuat
> saya merasa begitu beruntung bisa turut merasakannya. Pengalaman yang tak
> akan pernah terlupakan seumur hidup saya karena begitu indahnya pengalaman
> tersebut."
>
> Mungkin saya belum bisa mengambil intisari dan linking pernyataan diatas
> dan dari email bang Ian dibawah, walau sy telah beberapa kali membaca email
> dibawah scr berulang-ulang, sejujurnya saya belum mendapatkan jawaban dan
> blm bisa merasakan "pengalaman yang tak akan terlupakan seumur hidup" tsb.
>
> Btw, tetap memantau email lanjutan dari bang Ian agar saya mendapatkan 
> "pengalaman
> yang tak akan terlupakan seumur hidup " tsb.
>
>
> regards,
>
> @Jumper
>
> 2012/9/6 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>
>> **
>>
>>
>> Agar tidak membuat penasaran, saya coba postingkan saja bagian pertama
>> ya. Biar ngga terlalu lama nungguinnya :)
>>
>> Grafik yg saya kirimkan 3 hari yg lalu itu adalah grafik yg dibuat dari
>> hasil lempar koin logam Rp500 sebanyak 100x lemparan.
>> Dilakukan sekitar jam 10-an pagi, 3 Sep 2012.
>>
>> Cara menggambar grafiknya adalah sbb:
>> 1. Angka awal saya mulai di angka 1000.
>> 2. Setiap lempar koin dan keluar Head (koin bagian kepala/muka) maka
>> harganya dinaikan 20. Misalkan dalam contoh kasus, lemparan pertama adalah
>> Head, maka dari angka 1000, lalu harga berubah naik menjadi 1020.
>> 3. Setiap lempar koin dan keluar Tail (koin bagian ekor/belakang) maka
>> harganya diturunkan 20. Misalkan dalam contoh kasus, setelah harganya di
>> 1020, saya lempar koin keluar Tail, maka harga dari 1020 diturunkan 20
>> menjadi 1000.
>>
>> Dilanjutkan lagi dengan lemparan ke 3 keluar Tail ( turun dari 1000
>> menjadi 980), lemparan ke 4 keluar Tail (turun dari 980 menjadi 960),
>> lemparan ke 5 keluar Head (naik dari 960 menjadi 980), dan begitu
>> seterusnya sampai 100x lemparan.
>>
>> Proses waktu mengerjakan, saya hanya mencatat dulu yang keluar saja, Head
>> atau Tail, sampai 100x. Barulah setelah itu angka2 yang dihasilkan saya
>> buatkan jadi suatu grafik.
>>
>> Seperti yg kita ketahui bersama, suatu koin logam yg dilempar,
>> menghasilkan Head (H) atau Tail (T), bersifat random/acak. Artinya
>> random/acak disini adalah outcomes nya tidak tergantung dari outcomes
>> sebelumnya. Maksudnya, kalau sebelumnya keluar H, bukan berarti yg
>> berikutnya pasti/haruslah T, dan sebaliknya. Atau juga, kalau sebelumnya
>> sudah dua kali keluar T, maka yang berikutnya pasti/haruslah H.
>>
>> Kita sudah lihat bersama dari lempar koin yg memiliki sifat random/acak
>> atas outputnya tsb, ternyata hasil dari 100x lemparan koin tersebut,
>> setelah dibuatkan grafiknya dengan ketentuan di atas, melahirkan bentuk
>> grafik yg bentuk mirip dengan kebanyakan bentuk grafik saham pada umumnya.
>> Bahkan saya perhatikan disini sampai banyak yang menduga2 itu grafik ABCD,
>> atau itu grafik di sektor XXXX.
>>
>> Kalau diperhatikan ketika saya melontarkan pertanyaan, tidak ada satupun
>> saya ada menyebutkan itu grafik saham, atau silakan analisa grafik saham
>> berikut ini. Saya memang sengaja hanya menyebut bentuk grafik seperti
>> berikut ini, karena saya sudah tahu itu bukan grafik saham melainkan grafik
>> hasil lempar koin. Hanya saja, pemikiran orang pada umumnya di sini, saya
>> perhatikan langsung mencoba mengaitkan ke saham tertentu.
>>
>> Setelah berbentuk grafik seperti itu, apakah bisa dianalisa secara TA,
>> untuk dicari pola2 tertentu yg mungkin tercipta, padahal sekarang kita tahu
>> itu adalah dari hasil lempar koin 100x?
>>
>> Ternyata, dengan tidak menyebutkan itu grafik apaan, ada banyak yg
>> berusaha membuat analisa grafiknya, TA nya. Saya perhatikan pemaparan TA yg
>> diberikan banyak yg ditulis dengan analisa sempurna untuk sebuah analisa
>> TA. Analisa TA yg sempurna adalah analisa yang selain menyebutkan
>> kemungkinan trend yg sedang berlangsung, juga menyebutkan level masuk dan
>> level stop limit (SL) ataupun cut loss (CL) untuk mengantisipasi adanya
>> gerakan2 yg diluar dari pola/trend sebelumnya.
>>
>> Saya tidak tahu, apakah ini dilakukan karena tidak mengetahui itu grafik
>> apa sehingga menjadi lebih konservatif sehingga analisa TA yg dibuat
>> menjadi lebih hati2, tapi sebenarnya itulah bentuk analisa TA yg sempurna.
>> Karena memang pada dasarnya, TA hanya bicara probabilitas berdasarkan trend
>> di masa lalu. TA tidak pernah bicara memastikan pergerakan harga di masa
>> mendatang, walaupun ada pola atau trend yang jelas terlihat/terbentuk.
>> Tidak ada satupun chartist terkenal didunia yang sudah menulis banyak buku
>> TA sekalipun, berani memastikan pergerakan harga saham di masa mendatang.
>> Karena memang mereka sudah paham betul bahwa TA hanya bicara soal
>> probabilitas berdasarkan trend di masa lalu. TA tidak bicara soal
>> memastikan pergerakan harga di masa mendatang.
>>
>> Jadi, dapat kita lihat disini, walau suatu koin yang dilempar, hasil nya
>> apakah H atau T itu sifatnya random/acak, tapi ternyata dengan melempar
>> 100x, dan dibuatkan grafiknya, bisa menjadi grafik yang tidak kelihatan
>> acak2an melainkan suatu grafik yang "indah" yang bisa terlihat punya pola,
>> punya support, punya resistance, punya trend, dst, sehingga bisa dibuatkan
>> analisa grafiknya.
>>
>> Kesalahan umum yg sering diartikan oleh orang dari kata random/acak
>> adalah grafiknya harus acak2an ngga beraturan alias awut2an. Padahal
>> ternyata, setelah dibuktikan, tidaklah demikian. Hasil output yg sifatnya
>> random, ternyata bisa punya pola tertentu, bisa pula tidak punya pola
>> tertentu.
>>
>> Lalu, apa implikasinya terhadap pengetahuan TA, ataupun apa manfaatnya
>> bagi yang sudah mencoba membuatkan analisa TA nya beberapa hari yang lalu
>> setelah tahu bahwa grafik itu ternyata hasil dari lemparan koin logam
>> Rp500. Pengalaman apa yg ingin saya sharingkan yg bisa bermanfaat seumur
>> hidup khususnya bagi yang sudah membuat analisa TA nya atas grafik pertama?
>>
>> Mengapa saya setelah jam 10 pagi memosting grafik itu, lalu sekitar jam
>> 2-an siang hari yg sama sempat menyebutkan grafiknya berhubungan dengan
>> logam. Apa yang sebenarnya sedang saya coba riset untuk hal ini dan
>> kaitannya dengan TA?
>>
>> Setelah grafik pertama dimunculkan, adakah kelanjutan grafik harganya
>> setelah grafik yg pertama untuk melihat apakah analisa TA yg sudah dibuat
>> oleh banyak rekan di milis ini, bisa atau mampu memberikan profit atau
>> setidaknya menunjukkan arah yang benar setelah kondisi tertentu tercapai?
>>
>> Untuk dua pertanyaan pertama, akan saya tuliskan di posting lanjutan.
>>
>> Untuk pertanyaan terakhir tentang adakah kelanjutan grafik pergerakan
>> harganya setelah yang pertama, jawabannya ada. Setelah banyak analisa TA yg
>> dikirimkan ke milis ini, lalu sekitar jam 3-an sore hari yg sama, saya saya
>> melanjutkan eksperimen dengan melempar  koin logam Rp500 yg sama sebanyak
>> 100x lagi sehingga total dengan lemparan paginya menjadi 200x lemparan
>> koin. Grafiknya juga sudah saya buatkan. Bahkan ada saya tambahkan dengan
>> indikator Stochastics dan MACD. Akan saya kirimkan gambarnya di posting
>> lanjutan.
>>
>>
>> jabat erat,
>> Irwan Ariston Napitupulu
>>
>>
>>
>> 2012/9/3 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
>>
>>> Kalau bentuk grafiknya seperti saya kirimkan berikut ini, kira2 seperti
>>> apakah analisa teknikalnya (TA)?
>>>
>>> Ada yang mau coba? Mau tarik2 garis support dan resistance, silakan2
>>> saja.
>>> Kira2 seperti apa perkiraan kedepannya. Silakan kalau mau ditambahkan
>>> dengan kondisi2 yg dibutuhkan untuk melengkapi TA nya.
>>>
>>> Terima kasih sebelumnya ya.
>>>
>>> jabat erat,
>>> Irwan Ariston Napitupulu
>>>
>>
>>
>
>
> 
>

Kirim email ke