Pengaruhnya. Thd saham kita Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message----- From: Hyronike Suyono <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 10 Sep 2012 19:05:45 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Penyebab kenaikan atau penurunan bei nice article! ________________________________ From: Hendrik Limbono <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]>; Dolgado-mIlis <[email protected]> Sent: Tuesday, September 11, 2012 7:38 AM Subject: [saham] Penyebab kenaikan atau penurunan bei Penyebab kenaikan atau penurunan bei http://bei5000.com/2012/09/11/penyebab-kenaikanpenurunan-bei/ Nilai BEI bisa naik atau turun disebabkan oleh perubahan total kapitalisasi saham yang ada di BEI. Misal dengan kapitalisasi 1000 T, nilai BEI = 5000 maka jika kapitalisasi BEI turun 5% ke 950 T maka nilai BEI pun berubah bukan lagi 5000 namun nilai BEI akan ikut turun 5% ke 4750 mengikuti turunnya kapitalisasi BEI. Kapitalisasi sendiri adalah hasil perkalian antara jumlah saham dengan harga saham. Kapitalisasi = jumlah saham x harga saham Misal ada saham A memiliki jumlah lembar saham 10 miliar lembar saham dengan harga penutupan treakhir 10.000 maka kapitalisasi saham tersebut adalah 10 miliar x 10 ribu = Rp. 100 T Saham A kemudian turun 10% ke 9000, maka kapitalisasi saham akan menjadi RP. 9000 x 10 miliar = 90 T Saham B memiliki jumlah lembar saham 1 Miliar lembar dengan harga penutupan terakhir di Rp. 10.000 , maka kapitalisasi saham B adalah 1 Miliar lembar saham x 10.000 = 10 T. Maka jika saham A turun 10%, maka saham A dan BEI akan kehilangan kapitalisasi 10T Sementara jika Saham B turun 10% maka saham B dan BEI akan kehilangan kapitalisasi 1 T Sehingga jika awalnya saham A dan B masing – masing seharga RP. 10 ribu, penurunan saham A dan saham B boleh sama – sama turun Rp. 1000,namun dampak penurunan Rp.1000 dari saham A 10x lipat dari penurunan RP. 1000 dari saham B. Saham A turun 1000 BEI kehilangan 10 T, sementara saham B turun 1000 BEI hanya kehilangan 1 T. Misal awalnya BEI di 5000 dengan kapitalisasi 1000 T, maka jika saham A turun 1000, BEI kehilangan 10 T (1%) maka BEI akan turun sebanyak 50 point (1% dari 5000), sementara jika saham B turun Rp. 5000 atau kapitalisasinya turun 5T maka BEI juga akan kehilangan 5T atau 0,5% maka BEI akan turun sebanyak 0,25% x 5000 = turun 25 point. Dari sini kita bisa lihat, saham A turun 10% , BEI turun 5o point sementara saham B turun 50% , BEI hanya turun 25 point. Inilah pentingnya memahami kapitalisasi, kenapa ada saham turunnya kecil tapi bersampak bear ke BEI sementara ada saham lain naik hingga AR kanan tapi tidak berdampak ke BEI. PENURUNAN KAPITALISASI TERBESAR Nah bisa kita pada tabel di atas, ada beberapa saham yang dari awal tahun mengalami penurunan terbesar yaitu BUMI, GGRM, UNTR, BYAN, ADRO, PTBA, BRAU. Dan ternyata yang menjadi penyebab penurunan BEI yang terbesar adalah BUMI, hal ini sudah tidak disangkal lagi. Namun yang bikin saya kaget adalah GGRM dan UNTR yang masuk ke dalam daftar penyumbang terbesar penurunan BEI. Setelah BUMI yang mengalami penurunan kapitalisasi 32 T, tetrnyata GGRM dan UNTR megalmai penurunan yang tidak kalah besar yaitu masing – masing 23, dan 22 T. Karena saya pribadi sejak awal tahun tidak mengamati saham UNTR dan GGRM, makaya saya agak kaget juga melihat tabel di atas. Dan dari penurunan terbesar 10 saham di atas saja, BEI sudah kehilangan 144T (bisa dilihat di kolom akumulasi) Tidak kalah hebat, ASII pun masuk ke dalam daftar penyumbang terebsar penurunan BEI, yaitu turun 4T (nomer 13) KENAIKAN TERBESAR KAPITALISASI Dan hal yang tidak kalah mengejutkan datang dari penyebab terbesar kenaikan kapitalisasi BEI. Untuk UNVR saya tidak terlalu kaget, untuk HMSP dicoret aja sebenarnya karena HMSP sudah tidak masuk ke dalam daftar perhitungan BEI. Yang bikin saya kaget adalah masuknya beberapa saham yang sebenarnya tidak saya sangka. Antara lain GTBO, BTPN,CPIN, dan MLBI. GTBO kapitalisasinya meningkat dari 1,5T menjadi 16,tT atau meningkat 15,1T, sementara BTPN meningkat 11,5T , CPIN meningkat 11,4T, dan MLBI meningkat 7,3T. Dan juga ada TBIG yang meningkat 8,8T. Hal ini menyatakan beberapa hal. 1. BEI saat ini ditopang oleh UNVR, mengingat voluma transaksi harian UNVR tergolong kecil, maka UNVR mudah dikendalikan, dan biasanya UNVR dipakai sebagai penopang index, juga TLKM. 2. Agak riskan untuk GTBO sebab kenaikannya sudah mencapai hampir 100x dalam 2 tahun terakhir sehingga agak riskan buat BEI jika GTBO tumbang. 3. Namun masuknya beberapa pendatang baru memberikan angin segar buat BEI, antara lain MLBI, INTP,. SMGR, JSMR, CPIN, BTPN dan TOWR bei5000.com http://www.facebook.com/rhliembono twritter : @bei5000
