MANTAP SURANTAP
I ).. ( I
/ I. I. \
/__',_ ,'___\
/( __ _)\.. ../(_ __ )
I ( __ _ )). .((__ __ )I
I ( __ _) ). .( (_ __ _)|
\(___ _)/, ,\(___ _)/
Penjelasannya pak.....
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: Hendrik Limbono <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 18 Sep 2012 20:27:01
To: Dolgado-mIlis<[email protected]>;
[email protected]<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Apakah Harus CL saat ini ??
http://bei5000.com/2012/09/18/apakah-harus-cl-saat-ini/
Salah satu pertanyaan yang cukup sering ditanyakan ketika ada yang konsultasi
ke saya adalah :
“pak, Saya nyangkut di XXXX harga rata2 10.000 sudah hampir satu tahun.
Saya memang bertujuan untuk invest dan sudah menerima dividen satu kali.
Pertanyaan saya, apakah sebaiknya saya cut lost dan invest di saham lain yang
lebih berprospek?
atau bisa saja saya keep sampai 3 atau 5 tahun lagi.”
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan di atas dari beberapa sisi,
Ada beberapa kondisi dimana saya akan jual saham walau saham itu bagus.
1. Ada saham yang lain yang lebih murah dan lebih bagus (karena returnnya akan
lebih tinggi), ini faktor fundamental
Jangan terpatok di saham yang nyangkut, walau untuk invest, namun selalu liat –
liat saham lain yang lebih bagus. Misal saham yang nyangkut memiliki PE 20x,
growth 5% dan dividen yield 3% , sementara ada saham lain dengan PE 10x, growth
20% dan dividen yield 6%, tidak ada salahnya untuk menukar dengan saham yang
memiliki kelebihan lebih banyak. Walau untuk investasi, namun ketika ternyata
investor salah mengambil keputusan , maka tidak ada salahnya melakukan cut loss
dan pindah ke saham lain yang dapat memberikan gain lebih besar.
Dan jangan hanya karena dalam posisi merugi anda tidak berani untuk mengambil
tidakan switch ke saham lain karena takut uang anda hilang, tanpa CL pun, misal
beli di 10 ribu, saat ini harga shaamnya 8 ribu, uang anda tetap 8000 per
saham, CL atau tidak CL tetap 8000 per saham. Dan yang bisa mengubahnya adalah
jika investor mengambil tindakan untuk mengubah posisi tersebut.
Tidak ada yang bisa memberikan alasan kenapa suatu saham yang memiliki prospek
lebih cerah dihargai dengan harga murah, dan kenapa suatu saham yang memiliki
prospek biasa2 aja bahkan mentok bisa mahal. Disinilah investor bisa
memanfaatkan kesempatan untuk membeli saham bagus di harga yang murah.
Contoh nyata antara INDF dan AMFG, sebelumnya ini memang bukan perbandingan
apple to apple dan saya memeng tidak sedang membandingkan INDF dengan
rekan-rekan saham satu sektornya. Karena bagi saya untuk memilih saham
investasi tidaklah memerlukan perbandingan sektoral. Kecuali si investor memang
punya alasan khusus untuk memilih yang terbaik di sektornya. karena akan sama
aja, baik 1 sektor maupun tidak satu sektor, ntar juga kalau dapat dividen jadi
duit, kalau sahamnya naik jadi duit, kalau turun cut loss . jadi buat saya
analisa saham dalam satu sektor untuk investasi tidaklah terlalu dibutuhkan
kecuali memeng si investor punya kepentingan – kepentingan tertentu yang harus
membantingkan apple to apple.Perbandingan Rasio Fundamental
Ingat ya, bahwa kita tidak membandingkan apple to apple. sebelumnya, LUPAKAN
anda beli di harga berapa saham yang anda punya, karena bagaimana pun yang
paling penting adalah harga saham SAAT INI,. Entah saat anda beli harganya 10
ribu, dan saat ini cuman 8000, ya kita tetap analisa dengan harga saat ini.
Ataupun anda belinya di 100 dan saat ini 5000,juga lupakan harga beli anda,
bagi saya, konsep investasi, kalau mahal, jual, ada prospek yang lebih bagus,
tukar ke yang lebih bagus, walau merugi di yang lama.
Nah kita bisa lihat tabel di atas, memakai harga penutupan terakhir, ada 3
saham yaitu INDF, AMFG dan MICE
anggap saja anda loss 20% di INDF, berarti untuk balikin ke modal, maka anda
perlu cuan 25%, nah anggap saja saat ini anda sudah CL INDF, dan pegang uang
CASH, saham mana yang anda beli agar bisa cuan minimal 25% agar minimal bisa
balik modal. Paling mundah kita pilih yang paling murah yaitu MICE, yang saat
ini hanya dihargai dengan PE 6,6x dan EPS growth 11%.
Atau jika anda lebih concern ke growth, anda bisa memilih AMFG dengan PE 10,3x
dan EPS growth 34%, untuk kasus AMFG, EPS growth > profit growth , say
aperkirakan ada buyback saham sehingga jumlah saham beredar berkurang dan
menaikan EPS. Kita sebagai investor lebih berkepentingan di EPS daripada
profitnya, karena apa yang kita dapatkan ketika kita beli saham adalah EPS.
Dan juga jika dibandingkan dividen, MICE membagikan dividen RP. 20 per saham
atau yield skeitar 5,6% sementara INDF membagikan Rp. 175 per saham atau yield
hanya 3,4%.
Ini simpelnya dulu ya, nanti lebih detil saya rencana bikin artikel khusus
tentang memilih saham untuk investasi. Kalau saya bahas saat ini rasanya akan
salah sasaran dan akan kepanjangan. Namun intinya adalah , jangan ragu buat
switching ketika anda menemukan saham lain yang lebih prospektif, tentu dengan
perhitungan yang benar ya.
2. Saham yang saya miliki sudah bagus, namun saya bisa mendapatkan di harga
yang lebih murah (faktor teknikal)
yang faktor kedua ini mungkin agak trading dan teknikal ya. Jika saham yang
dibeli sudah bagus, namun secara teknikal bisa turun dulu, bisa dijual dulu,
ini terus terang agak sulit ya , sebab menggabungkan investasi dan trading.
Salah satu caranya dengan menggunakan MA 50, kalau saham yang anda beli untuk
investasi di bawah MA 50 anda bisa pertimbangkan untuk exit dulu, dan bisa
buyback ketika harga kembali ke atas MA 50.
Dalam beberapa kasus, penggunaan MA 50 bagi saya cukup membantu saya dalam
menemukan harga yang baik untuk investasi.
Kasus yang berikunya adalah, KALAU LAGI SIDEWAY, apakah saham untuk investasi
bisa di CL ?
buat saya, untuk investasi, selama masih sideway ada 2 pilihan,
kalau Mau CL, siap – siap masuk lagi ketika ternyata break resisten sideway
kalau tidak mau CL, siap – siap CL ketika harga ternyata turun di bawah support
sideway, buat saya mungkin yang saya pribadi lakukan adalah CL dulu yang masih
sideway, kalau sudah break sideway, barulah saya masuk. Saya pribadi tidak
masalah telat masuk, asal trend nya lebih pasti.
Tentu buat tiap – tiap orang kasusnya bisa berbeda -beda, dan artikel ini tidak
menjadi patokan pasti apa yang harus anda lakukan.
Sedikit tambahan, ketika anda buat Investasi sudah CL, tidak langsung anda
harus membeli saham yang lain, ada baiknya ketika mungkin harga semua saham
sudah tinggi, ya anda bisa masukan uang ke deposito atau obligasi dulu
menunggu datangnya kesempatan baik , harga saham murah baru masuk lagi. Di
saham semua adalah tentang peluang, makin murah harga saham bagus yang anda
dapatkan, makin besar peluang anda untuk cuan.
bei5000.com
http://www.facebook.com/rhliembono
twritter : @bei5000