http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=IATA_Bentuk_Anak_Usaha_Baru&level2=newsandopinion&level3=markets&level4=stocks&id=1460846&popular=


IATA Bentuk Anak Usaha Baru  

JAKARTA - PT Indonesia Air Transport Tbk (IATA) [115 27 (+30,7%)] berencana 
melebarkan sayap ke industri infrastruktur dengan membuat anak usaha di bawah 
bendera PT MNC Infrastruktur Utama.

"Kita akan menguatkan struktur bisnis di bawah MNC dengan membentuk anak usaha 
baru, MNC Infrastruktur Utama. Itu sudah pembentukan direksi sampai saat ini," 
ungkap Dirut IATA [115 27 (+30,7%)] Sahril Nasution ketika ditemui di MNC 
Tower, Kamis (12/7/2012)

Sahril menyebut, demi memperkuat bisnis batubara yang dikembangkan Bhakti 
Resourches di Kalimantan Timur, proyek pertama yang akan dikembangkan anak 
usahanya ini adalah proyek coal terminal.

"Coal terminal, itu yang pertama, sekarang sedang pembebasan lahan di Kaltim. 
Targetnya enggak sampai setahun lagi sudah bisa selesai," tambah dia.

Meskipun dia enggan menjelaskan dengan detail berapa investasi yang dikeluarkan 
pihaknya demi menggarap proyek ini, Sahril menyebut, pihaknya telah membidik 
beberapa proyek lain.

"Sudah ada, pelabuhan untuk mengangkut batu bara dan terminal peti kemas," 
tandasnya.

http://economy.okezone.com/read/2012/07/12/278/662432/iata-bentuk-anak-usaha-baru

Sumber : OKEZONE.COM

 
http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Bisnis_MNC_Grup_Menggurita_Ke_Sektor_Infrastruktur_&level2=newsandopinion&level3=markets&level4=stocks&id=1587658&popular=


Bisnis MNC Grup Menggurita Ke Sektor Infrastruktur  

Jakarta – Bisnis PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) [485 30 (+6,6%)] terus beranak 
pinak. Pasalnya, perseroan melalui anak usahanya PT Indonesia Air Transport 
Tbk (IATA) [115 27 (+30,7%)] telah mendirikan perusahaan infrastruktur, PT MNC 
Infrastruktur Utama. Bisnis ini melengkapi usaha sebelumnya, disektor media, 
industri keuangan non bank dan bahkan berencana merambah di sektor perbankan.

CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, perusahaan ini akan fokus pada 
proyek jalan tol, bandara, pelabuhan (darat dan laut) dan pembangkit listrik 
(PLTA, PLTU). Salah satu proyek yang saat ini sedang ditangani adalah 
pembangunan port batu bara di Kalimantan Timur dengan nilai investasi sekira 
US$ 12 juta, “Proyek tersebut ditargetkan akan selesai pada pertengahan 
2013,”katanya dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Dia berharap, nantinya PT MNC Infrastruktur Utama ini dapat mendukung segala 
kegiatan grup dan menciptakan sinergi yang lebih mantap di antara anak-anak 
perusahaan yang tergabung dalam MNC Group.

Sementara PT Indonesia Air Transport Tbk (IATA) [115 27 (+30,7%)] juga sedang 
mempersiapkan pengembangan penerbangan berjadwal dengan layanan medium class. 
Penerbangan perdana rencananya akan dilakukan di bandara Husein Sastranegara 
pada November 2012 dengan menggunakan dua buah pesawat Airbus 319, 
“Pesawat-pesawat ini nantinya akan melayani penerbangan setiap hari untuk rute 
ke beberapa kota besar di Indonesia, seperti Medan, Padang, Batam, Makassar, 
Denpasar, dan Balikpapan,” kata CEO IATA [115 27 (+30,7%)] Syafril Nasution.

Saat ini IATA [115 27 (+30,7%)] sudah menjalankan penerbangan berjadwal yang 
berbasis di Pontianak menggunakan ATR 42-300 dengan jadwal penerbangan empat 
kali seminggu ke beberapa kota seperti Sintang, Ketapang, Pangkalan Bun, Solo, 
dan Yogya. Kedepannya, IATA [115 27 (+30,7%)] akan menambah beberapa rute 
penerbangan guna mengakomodir kebutuhan masyarakat akan transportasi udara.

Per 31 Juli 2012, BHIT [485 30 (+6,6%)] mencatat peningkatan pendapatan usaha 
konsolidasi sebesar 26 persen menjadi Rp5,4 triliun. Pencapaian ini diikuti 
dengan pertumbuhan Laba Usaha dan EBITDA masing-masing sebesar 18 persen 
menjadi Rp1,4 triliun dan 17% menjadi Rp1,9 triliun. Selain itu laba bersih 
juga mengalami kenaikan sebesar 10% menjadi Rp324 miliar. “Kami harap dengan 
adanya bisnis baru di bidang pertambangan dan infrastruktur dapat mendorong 
pertumbuhan grup di masa mendatang secara signifikan,” jelas dia.

Akuisisi Bank

Sebelumnya, PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) [485 30 (+6,6%)] juga menyampaikan 
rencana mengakuisisi industri perbankan. Hary Tanoesoedibjo pernah bilang, 
pihaknya tengah mendalami dua perbankan nasional untuk diakuisisi. “Satu di 
antaranya bank dalam bentuk terbuka (Tbk), sedangkan satu lagi belum terdaftar 
di bursa,”ujarnya.

Dia mengatakan, perbankan yang nantinya diakuisisi harus memenuhi salah satu 
kriteria, yakni harus menjadi bank devisa. Dengan begitu, bank dapat menawarkan 
jasa-jasa yang berkaitan dengan mata uang asing seperti transfer ke luar 
negeri, jual beli valuta asing, transaksi ekspor-impor, dan jasa-jasa valuta 
asing lainnya.

Menurut Hary Tanoe, dengan masuknya perbankan di bisnis MNC, berarti bisa 
melengkapi anak usaha lainnya yang bergerak dalam jasa keuangan. Saat ini, Grup 
MNC membawahi sejumlah produk finansial antara lain MNC Life, MNC Insurance 
Indonesia, MNC Securities, MNC Asset Management, dan MNC Finance. “Kami harus 
punya bank. Ini namanya strategi agar bisnis kami bertumbuh,” Hary menjelaskan.

Namun Hary masih enggan menyebutkan realisasi pembelian bank tersebut. Begitu 
pula dengan dana akuisisi bank. Tetapi yang pasti, dana akan berasal dari kas 
internal. Sebab untuk membeli sebuah bank tidak dapat bisa dari dana hasil 
utang.

Jika rencana itu berhasil, lanjut Hary, Bhakti Investama sebagai induk usaha 
bakal melakukan injeksi modal ke bank itu. “Beli bank bukan masalah besaran 
uang, tapi tambahan modal untuk bank itu agar bank tersebut menjadi lebih 
besar,” katanya.

Nantinya akuisisi bank yang direncanakannya akan melalui anak usahanya PT 
Bhakti Capital Indonesia Tbk (BCAP) [990 130 (+15,1%)]. Skemanya, BCAP [990 130 
(+15,1%)] akan melakukan penerbitan saham baru alias right issue. BHIT [485 30 
(+6,6%)], selaku pemegang saham mayositas akan membeli saham baru tersebut. 
Dana yang akan digunakan BHIT [485 30 (+6,6%)] adalah bersumber dari hasil 
divestasi pada PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) [2,050 90 (+4,6%)].

Sebelumnya, Direktur Purnadi Harjono mengatakan sedang melakukan realisasi 
pembelian satu bank swasta minimal September 2012. Negosiasi pun tengah 
dilakukan. Untuk membeli bank tersebut, setidaknya dana sebesar Rp 1 triliun 
sudah disiapkan.

BHIT saat ini mendapat dana segar sekitar Rp 800 miliar yang berasal dari 
pelepasan saham di PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) [2,050 90 (+4,6%)]. Selain itu, 
perusahaan akan menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun. (bani)


http://www.neraca.co.id/2012/09/16/bisnis-mnc-grup-menggurita-ke-sektor-infrastruktur

/Sumber : NERACA.CO.ID

 
http://www.ipotnews.com/index.php?jdl=IATA_Siapkan_Penerbangan_Medium_Class&level2=newsandopinion&level3=markets&level4=stocks&id=1585217&popular=


IATA Siapkan Penerbangan Medium Class  

JAKARTA - PT Indonesia Air Transport Tbk (IATA) [115 27 (+30,7%)] sedang 
mempersiapkan pengembangan penerbangan berjadwal dengan layanan medium class.

Penerbangan perdana rencananya akan dilakukan di bandara Husein Sastranegara 
pada November 2012 dengan menggunakan dua buah pesawat Airbus 319.

"Pesawat-pesawat ini nantinya akan melayani penerbangan setiap hari untuk rute 
ke beberapa
kota besar di Indonesia, seperti Medan, Padang, Batam, Makassar, Denpasar, dan 
Balikpapan," kata CEO IATA [115 27 (+30,7%)] Syafril Nasution dalam keterangan 
tertulisnya di Jakarta, Jumat (14/9/2012).

Saat ini, dia melanjutkan, IATA [115 27 (+30,7%)] sudah menjalankan penerbangan 
berjadwal yang berbasis di Pontianak menggunakan ATR 42-300 dengan jadwal 
penerbangan empat kali seminggu ke beberapa kota seperti Sintang, Ketapang, 
Pangkalan Bun, Solo, dan Yogya.

"Untuk ke depannya, IATA [115 27 (+30,7%)] akan menambah beberapa rute 
penerbangan guna mengakomodir kebutuhan masyarakat akan transportasi udara," 
jelas dia.

http://economy.okezone.com/read/2012/09/14/278/689914/iata-siapkan-penerbangan-medium-class

Sumber : OKEZONE.COM 



________________________________
 From: katrin <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Friday, September 21, 2012 5:43 PM
Subject: Re: [saham] Mining Berpotensi Melemah
 

  
IATA itu ya bhakti. Lagi expansi, masuk scheduled airways.
Musti nya bentar lagi keluar pengumuman right issue :)


sent with love®
________________________________

From:  [email protected] 
Sender:  [email protected] 
Date: Fri, 21 Sep 2012 10:12:27 +0000
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [saham] Mining Berpotensi Melemah
  
Pak, emang IATA punya Bhakti Grup? Kayaknya bukan deh..:)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
________________________________

From:  icho icho <[email protected]> 
Sender:  [email protected] 
Date: Fri, 21 Sep 2012 16:52:30 +0700
To: <[email protected]>
ReplyTo:  [email protected] 
Subject: Re: [saham] Mining Berpotensi Melemah
  
jd lg males jg liat gtbo kurang vitamin jg:( malah skrg lirik bhakti group 
punya semuanya merangkak naik apalagi iata:)hehe




On Fri, Sep 21, 2012 at 4:28 PM, doktermarket.com <[email protected]> 
wrote:

 
>  
>
>http://www.doktermarket.com/2012/09/mining-berpotensi-melemah.html
>
>Powered by:
>http://doktermarket.com 
>Twitter: @doktermarket 
>FB Page: http://www.facebook.com/Doktermarketcom
>YM: [email protected]
>

 

Kirim email ke