RI HMETD @220
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Lemot Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: frans suwardi <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Tue, 9 Oct 2012 10:52:40 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] COWL

Ada apa dgn COWL, diguyur habis2an ?


--- On Mon, 10/8/12, edna <[email protected]> wrote:

From: edna <[email protected]>
Subject: [saham] Re: Seminar Investasi: Ucapan Terima Kasih.
To: [email protected]
Date: Monday, October 8, 2012, 12:22 PM
















 



  


    
      
      
      seneng juga ketemu LKH untuk pertama kali. Beliau cerita soal lima jurus 
investasinya. sayangnya nggak ada bocoran skrg lg pegang apa hehehe.



bener yang suka dibilang selama ini, orangnya simple dan humble. Tapi jelas dan 
konsisten dalam pilihan metodanya. 



Isi seminar ada di :



http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/10/07/22074789/Cara.Gampang.Gandakan.Uang.Ala.Warren.Buffett



Tapi berikut pandangan mata saya :



Lo mengatakan, baginya justru investasi dalam jangka pendek sangat sulit. 
Sementara pada jangka panjang, perusahaan yang dibeli pada harga wajar pasti 
akan menjanjikan keuntungan. Ada lima kriteria Lo dalam membeli saham. Pertama, 
pengelola perusahaan adalah orang jujur dan profesional. Kedua, bisnisnya bagus 
seperti batu bara dan kelapa sawit. Ketiga, terbukti untuk besar hal ini 
terlihat dari net profit margin. "Kalau ada yang netprofit marginnya 30 persen, 
untuk apa kita beli yang 1 persen," katanya.

 

Keempat, perusahaan yang menunjukkan pertumbuhan setiap tahun. Kelima, harga 
saham perusahaan itu wajar atau murah dalam situasi krisis.



Sementara Lukas membagikan delapan prinsip investasi Warren Buffet. Pertama, 
invest-dont speculate yang berarti bukan hanya soal jangka panjang. Menurut 
Lukas, lakukan analisis yang menyeluruh seperti lima kriteria Lo tadi. 
Tentunya, perusahaan menawarkan keuntungan yang wajar.

Prinsipnya, jangan sampai uang hilang. Ilustrasi yang disampaikan lewat kartun 
Duitto menggambarkan seorang calon investor yang mensurvey toilet 
perusahaannya. Ini sebuah kisah nyata, tentang seorang investor di Spore yang 
kalau mau beli saham sebuah perusahaan akan mendatangi kantor perusahaan 
tersebut. Yang dilihat adalah toiletnya. Kalau serba mahal, berarti perusahaan 
itu boros. Dia tidak jadi beli saham.



Kedua, you dont have to diversify. Jadi, bukan soal banyak jenis saham yang 
dikoleksi. Warren Buffet memiliki sekitar 30 saham, sementara Lo mengatakan 
saat ini punya sekitar 20 saham.



Ketiga, jadilah pemilik bukan sekedar pembeli saham. Lo menceritakan kalau dia 
senang datang ke RUPS. Dalam RUPS itu ia bisa bertemu dengan komisaris atau 
direksi untuk melihat apakah orang itu profesional atau tidak.



Muncul berbagi pertanyaan. Gimana buat yang uangnya pas-pasan tapi ingin 
membeli saham ? Lukas menjawab,cari duit dulu agak banyak. Pertama makan, 
asuransi, rumah, baru kalau ada sisa beli saham. Sementara Lo mengatakan, uang 
pas-pasan jangan dihina. Kalau sekarang punya Rp 1 juta dan bisa menggandakan 
setiap tahun, dalam 20 tahun sudah dihasilkan Rp 1 trilyun.



"Just Duitto"



Seperti buku pertama Lukas Setia Atmaja dan Thomdean (kartunis 
www.jokersyndicate.com yang berjudul "Who Wants To Be A Smiling Investor" , 
buku "Just Duitto" menggunakan medium kartun untuk menyampaikan berbagai 
fenomena dalam dunia investasi, terutama saham. Alasan Lukas, agar lebih mudah 
dimengerti. Lo Kheng Hong, salah seorang investor saham Indonesia mengatakan, 
buku "Smiling Investor" itu merangkum hampir seluruh teori saham. Sayangnya, 
ketika ia ingin beli banyak untuk dihadiahkan ke orang-orang buku itu sudah 
habis di toko buku. 



Buku "just duitto" mensatirkan berbagai fenomena dunia saham, terutama 
investornya di Indonesia. Buku ini berisi kumpulan kartun Duitto yang sudah dua 
tahun dimuat setiap Senin di Harian Kontan. 



Edna



--- In [email protected], BK Wibowo <bk.wibowo@...> wrote:

>

> Di hari minggu nya, LKH datang kembali ke IFE&F, ke acara diskusi &

> launching komik investasi Just Duitto.

> Pada sesi tersebut, penulis komiknya, Lukas Setia Atmaja, dosen Prasmul,

> membawakan topik 8 Prinsip Investasi Warren Buffett, yang diselingi dengan

> pendapat dari LKH mengenai prinsip-prinsip tersebut.

> Materinya, menurut saya kurang lebih seperti pada web berikut:

> 

> http://www.sharedfinancialsuccess.com/a-look-into-warren-buffetts-life-and-his-8-investment-principles/

> 

> Jika ingin mempelajari style investasi Warren Buffett, buku terbaik menurut

> saya adalah The Warren Buffett Way yang ditulis oleh Robert G. Hagstrom.

> Penulis yang sama juga menulis buku yang diposisikan sebagai "pendamping"

> yaitu The Warren Buffett Portfolio: Mastering The Power of The Focus

> Investment Strategy.

> Buku yang terakhir ini di bab akhir membahas adaptive markets, yang menurut

> saya merupakan dasar dari ilmu bandar :D.

> 

> Salam,

> BK Wibowo

> 

> 

> Pada 7 Oktober 2012 19:34, <sahamvalas@...> menulis:

> 

> > **

> >

> >

> > ** Iya, ada yg mau berbaik hati share ilmunya, saya juga berhalangan

> > padahal mau ketemu warrenbufet indonesia

> >

> > Sent from my BlackBerry®

> > powered by Sinyal Kuat INDOSAT

> > ------------------------------

> > *From: * mmd_faried@...

> > *Sender: * [email protected]

> > *Date: *Sat, 6 Oct 2012 09:52:12 +0000

> > *To: *<[email protected]>

> > *ReplyTo: * [email protected]

> > *Subject: *Re: [saham] Seminar Investasi: Ucapan Terima Kasih.

> >

> >

> >

> > ** Bang Ian,

> >

> > Bisa di share via millis ini materinya tadi termasuk saham pilihannya LKH,

> > karena saya termasuk yg tidak bisa hadir karena ada acara lainnya....

> >

> > Makasih bang.

> > Powered by Telkomsel BlackBerry®

> > ------------------------------

> > *From: * Irwan Ariston Napitupulu <irwanariston@...>

> > *Sender: * [email protected]

> > *Date: *Sat, 6 Oct 2012 16:45:38 +0700

> > *To: *<[email protected]>

> > *ReplyTo: * [email protected]

> > *Subject: *[saham] Seminar Investasi: Ucapan Terima Kasih.

> >

> >

> >

> > Kelar sudah tugas hari ini menjadi host/moderator acara seminar saham

> > di JCC dalam rangka IFEF 2012. Mudah2an para peserta seminar bisa

> > mendapatkan poin2 penting tadi yang disampaikan oleh para narasumber,

> > Bang Adrian, Pak Norico, Pak Alfatih, dan Pak Lo Kheng Hong.

> >

> > Saya sebagai host/moderator, sangat berterima kasih atas sharing

> > pengalaman dan pengetahuan yang diberikan oleh para narasumber, juga

> > berterima kasih kepada panitia hingga bisa terselenggaranya acara ini.

> >

> > Dan tak lupa, kepada seluruh peserta seminar, saya juga berterima

> > kasih karena para sahabat saham semuanya hal ini bisa terwujud dan

> > semakin meriah, termasuk pertanyaan-pertanyaan yang tadi diajukan,

> > banyak memberikan inspirasi.

> >

> > Walaupun saya sudah berusaha sebaik mungkin menjadi host/moderator

> > acara seminar itu, tetap saja masih ada kekurangannya. Oleh kaerna

> > itu, pada kesempatan ini saya mohon dimaklumi dan dimaaftkan atas

> > kekurangan yang terjadi. Saya juga mohon dimaafkan bila agak telat

> > bisa mengenali para sahabat yang tadi menegur, karena memang saya

> > memiliki kelemahan dalam hal cepat mengingat nama orang. Bukan karena

> > saya tidak ingin kenal, tapi karena memang saya butuh sering interaksi

> > sebelum akhirnya bisa mengingat dan mengenal. :)

> >

> > Salam sukses selalu, dan selamat berinvestasi di saham Indonesia,

> > seperti yang disampaikan oleh Pak Lo Kheng Hong. Jadilah pahlawan. :)

> >

> > jabat erat,

> > Irwan Ariston Napitupulu

> >

> >   

> >

>





    
     

    
    






  









Kirim email ke