Saham satu ini memang membuat banyak investor kecewa, bayangkan harganya 
sekarang jauh dibawah harga IPO. Turun sekitar 12,7%, dari Rp 430 ke Rp 370. 
Padahal bila dibanding dengan Bank tetangganya BJBR, BV BJTM masih 1,44. Masih 
dibawah BJBR sekitar 1.92. 


Entah kenapa dia tidak kembali ke harga IPO, padahal pernah beberapa waktu lalu 
sempat menyentuh harga IPO. Saat itu broker2 asing rebutan beli, tapi kembali 
sepi dan selalu ditekan. Entah untuk akumulasi atau ditekan untuk menurunkan 
penumpang lama.

Belakangan, saham-saham IPO BUMD dan BUMN sudah tidak menarik lagi, karena 
tidak memberikan suatu insentif untuk pada investor retail. Coba saja lihat 
GIAA dan KRAS. Mungkin kalau nanti IPO BUMN atau BUMD, harus lebih hati2, 
karena akan memberikan kerugian, bukan keuntungan. 

Mana tau ada yg mengembalikan BJTM ke habitat yang sebenarnya.

Siapa tau???

Kirim email ke