Mantap. Keep posting. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message----- From: Hendrik Limbono <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 15 Oct 2012 18:41:18 To: Dolgado-mIlis<[email protected]>; [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Analisa bid offer SPMA Bid - Offer SPMA http://bei5000.com/2012/10/16/analisa-bid-offer-spma/ Beberapa hari lalu, ada seorang member konsultasi tentang SPMA yang sudah dia pegang lama, ibu ini berkata bahwa dia punya SPMA di harga pembelian 355, apakah harus dijual, dan saya jawab sbeaiknya segera dijual sesegera mungkin. Pas hari itu SPMA di buka di 360 bahkan sempat naik ke 440. Besoknya SPMA mulai turun dan kemarin benar - benar SPMA dihajar habis - habisan. Kemarin, di FB saya (http://www.facebook.com/rhliembono) pada saat harga SPMA 360 saya posting tentang SPMA bahwa volume dan value transaksi SPMA sudah mengalahkan ASII, BUMI bahkan blue chip lainnya,dan kasus SPMA ini mirip dengan kassus LPLI bulan lalu, dimana LPLI menjadi top frekuensi, value dan volume. Bagi para pemula Bid - Offer SPMA bisa menjadi sangat membingungkan dimana posisi BID sekitar 10x dari offer namun harga terus turun. Bukankan kalau bid besar berarti banyak yang mau beli, kenapa harga kok bisa turun ??? Di FB juga dibahas dengan salah satu teman pak geraldus, bahwa posisi Offer pada saham BORN jauh lebih besar daripada posisi BID namun harga toh naik terus kemarin. Dan inilah pasar modal, seringkali sesuatu yang tidak sesuai dengan "akal sehat" itu terjadi. Namun kalau kita pelajari lebih dalam lagi, sebenarnya disini pemikiran kita tentang sesuatu yang logis sedang diputar balikan. Umumny orang berpendapatn kalau bid besar harga akan naik, sebaliknya kalau offer besar maka harga akan turun. Sementara kita ketahui bahwa pasar adalah duia teruka dimana setiap orang bisa melihat bid dan offer secara transparan. Kalau semua orang bisa lihat trus ada yang mau beli dia pasang bid besar bukankan nanti yang punya barang tidak mau jualan karena melihat ada yang mau beli banyak? bukankah kalau anda tau bahwa rumah sekomplek anda semua mau dibeli , anda bakal jual mahal??? Nah hal yang sama pun berlaku di saham. Kok kalau mau beli pakai "PENGUMUMAN" segala??? Kenapa harus bilang - bilang kalau mau beli??? bukankah kalau mau dapat harga murah waktu beli, maka belinya diam - diam saja sehingga tidak ada yang jual mahal?? Hal yang sama juga berlaku , kalau mau jualan kok pasang di kanan 20 ribu lot seperti kejadian BORN kemarin di 590 - 610 offer di atas 20 ribu lot bahkan sempat 30 ribu lot, namun sekali makan habis juga semuanya. Kalau offer besar berarti pasar sedang ditakut - takuti. Saya sering melihat suatu saham, offer di kanan 100 ribu lot, saya beli, beneran naik hingga 10% dari harga beli saya yang di offer 100 ribu lot. Sebaliknya saat bid mulai besar, saya kabur. Sebelum saya post tentang SPMA, harga SPMA masih 370, lantas saya post saat harga SPMA di 360, dan penutupan SPMA di 330 bahkan sempat 325. Chart SPMA / Suparma Tbk. Bisa anda lihat pada chart di atas, sebenarnya indikasi penurunan SPMA sudah terlihat pada chart di jumat lalu dimana SPMA turun dengan volume sangat tinggi dan volume penurunan SPMA jauh melebihi total volume kenaikan SPMA selama tiga hari sebelumnya. Dan trader sudah seharusnya waspada. Apakah hari ini SPMA bisa naik lagi?? tidak ada yang tau, yang jelas saat ini SPMA sedang dalam trend penurunan sementara banyak saham lain yang berada dalam trend naik, saya pikir saat ini lebih baik abaikan SPMA dulu. Selengkapnya bisa anda baca lagi teorinya di : http://bei5000.com/2012/08/06/akumulasi-distribusi-news/ bei5000.com http://www.facebook.com/rhliembono twritter : @bei5000 disclaimer on
