Ketinggalan "Kira2 perlu beli apa lagi utk merem setahun?"-nya.

Hati-hati pak merem, delapan bulan naik, empat bulan jeblos, genap satu tahun ntar malah gak dapet apa-apa. Kemungkinan seperti itu bisa terjadi, dan sebaiknya setengah merem saja :D

Sebagai trader short/med/long-term, kita punya Tanggungjawab dan Disiplin untuk me-manage resiko, mengamankan modal (termasuk profit), dan lain sebagainya, baik itu berdasar teknikal maupun fundamental. Gak lucu kalau kejadian seperti KKGI, misal modal di 7000-an dan sampai sekarang belum di-"ambil tindakan".

Saya cuma mau menekankan, walaupun merem, tetap harus monitor, dan realistis ketika saat-nya keluar.

Nah ini beberapa saham yang bisa bikin merem-melek, ricek chart masing-masing dan sesuaikan timeframe:
BIPP, MTDL, PWON, CNKO, DART, ARNA juga, PANS, ADHI, KPIG, ERAA, BRNA, INDF, EXCL.

Belum termasuk saham yang lagi retrace dan sehabis retrace seperti: SSIA, BMTR, WIKA, AISA, MDLN, MTLA. Dan FYI saya sedang riding TMPI sejak minggu lalu, hasil switch dari MDLN. Semoga mestakung, sebab puncaknya belum kelihatan :|


"Investasikan waktumu dahulu, sebelum menginvestasikan uang, real money, hasil keringatmu."

On Fri, 19 Oct 2012 13:26:55 +0700, Donald Trump <[email protected]> wrote:



Masalahnya dibeli gak arnanya? Kira2 perlu beli apa lagi utk merem setahun?

On Oct 19, 2012 10:58 AM, "M Harris Nardiansyah" <[email protected]> wrote:
 

Beli ARNA sejak awal tahun kemudian ditinggal merem sampai hari ini sudah
memberi potensial gain sebesar seperti pada lampiran.

On Thu, 18 Oct 2012 23:02:10 +0700, kangduren <[email protected]> wrote:

> betul sekali pak Heru, saya percaya itu.
> tetapi org yg tanpa keberuntungan pun bisa sukses hanya hrs bekerja
> lebih keras lagi.
> jamannya WB bisa dibilang manipulasi saham masih jarang, WB beli saham
> coca cola sewaktu dia kecil, tanpa melihat fundamental rumit2.
> Kita pun sebetulnya bisa meniru WB hanya sayang sekali saham yg
> sekaliber coke di indo harganya dibawa bandar overvalue (UNVR), hehehe...
> bandar juga ga mau org niru WB tinggal merem sahamnya naik terus dan
> selalu profit.
> tapi kalau kita mau saham sbg tempat hidup/ tabungan/ investasi hrs mau
> kerja keras, dan tidak menyerah utk keberuntungan, walau saya yakin
> faktor itu ada dan berperan besar :peace:
>
> --- In [email protected], "heru" <herusaham@...> wrote:
>>
>> Pas nyemplung ke saham, ane baru denger nih nama2 seperti WB, LKH dll
>> Ternyata, setelah masuk di dalamnya, faktor paling
>> penting...keberuntungan!
>>
>> Ane yakin buanyaak sekali yg meniru2 gaya/metode WB atau LKH & berusaha
>> menerapkannya...
>> Yg jadi masalah apa banyak yg seberhasil WB & LKH, atau minimal
>> mendekati lah?
>>
>> Ane rasa tidak... jadi apa yg membedakannya?
>> Kesimpulan ane, keberuntungan!
>> Tidak ada metode yg pasti di saham, TA, FA sama saja tidak bisa
>> memastikan hasil...
>>
>> Di dunia ini tidak ada yg mengalahkan org beruntung, org sejenius isac
>> newton saja kabarnya kalah di saham...
>>
>> Kesimpulan :
>> TA/FA pendukung saja (baca : meningkatkan kemungkinan cuan)
>>
>> * tulisan iseng2 malam :p
>>
>>
>> Sent from my BlackBerry®
>> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>>
>

--
Using Opera's revolutionary email client: http://www.opera.com/mail/






--
Using Opera's revolutionary email client: http://www.opera.com/mail/

Kirim email ke