Ikut nimbrung bang, Hampir tidak pernah dibaca, kl pun baca hanya sepintas, sekedar mencoba menelusuri alur pikir analis sekuritas, siapa tau alur pikirnya dpt dipakai, tp rasanya sampai sekarang kok tidak ada alur pikir analis sekuritas yg rasanya cocok/sreg di pikiran saya. Thanks bang.
Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 20 Oct 2012 14:04:39 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] Laporan Analisa Saham dari Sekuritas Saya ingin dapat masukan nih, boleh dijawab borongan jadi satu kalimat narasi, boleh jawab per poin, mana yang enak dan memudahkan saja. :) 1.Apakah anda membaca/membuka kiriman laporan/riset dari sekuritas yang suka masuk ke inbox anda? 2.Kalau ya, bagian atau informasi mana yang anda baca atau hanya anda baca? 3. Apakah anda membaca semua isi laporan analisa yang disampaikan? - Kalau ya, apakah karena anda paham cara bacanya. - Kalau tidak, apakah karena anda tidak paham cara bacanya/informasi yang disampaikan. 4. Setelah dibaca, apakah anda akan mengeprint dan menyimpannya di tempat khusus agar memudahkan untuk dilihat2 kembali sebagai panduan di hari2, minggu2, atau bulan2 mendatang? 5. Apa yang sebenarnya anda harapkan ada ditampilkan di laporan/riset sekuritas yang selama ini belum pernah ditampilkan untuk memenuhi harapan/kebutuhan anda. Terima kasih sebelumnya untuk responnya ya. catatan: Saya sudah buatkan suatu format isi bentuk laporan/riset yang sifatnya sangat berbeda dari template atau format isi laporan seperti yang selama ini suka beredar. Anggap saja ini sumbangsih saya untuk kemajuan pasar modal di Indonesia agar bisa memenuhi harapan/kebutuhan para investor ritel, dan juga sebenarnya untuk investor institusi seperti asuransi maupun dapen. Saya akan postingkan laporan/riset/analisa yang sudah saya buatkan untuk keperluan ujian paparan CSA (Certified Securities Analyst) tadi pagi, setelah mendapat beberapa masukan dari para sahabat saham. Saham yang sudah saya buatkan risetnya adalah BBRI. jabat erat, Irwan Ariston Napitupulu
