LABA MELESAT, ARTA SIAP BAGI DIVIDEN Pendapatan PT Arthavest,Tbk (ARTA), pengelola Hotel Redtop Jakarta, dikabarkan telah melebihi target pendapatan tahun 2012 ini. Hal ini dikarenakan tingkat hunian Hotel Redtop Jakarta milik perseroan meningkat tajam setelah adanya renovasi dan pembangunan convention center yang menggunakan dana capex tahun 2012 ini. Tingkat hunian Hotel Redtop bisa mencapai 100% pada saat high season. Meningkatnya tingkat hunian Redtop Jakarta juga didukung oleh banyaknya hari libur di kuartal III 2012 ini yakni pada saat Idul Fitri dan Idul Adha. Irwan Egon, Direktur PT Arthavest, Tbk pernah mengatakan beberapa waktu lalu bahwa ARTA menargetkan pendapatan tahun 2012 ini mencapai Rp 100 miliar. Artinya, pendapatan tahun ini melejit 176,86% dari tahun lalu yang hanya sebesar Rp 36,12 miliar. ARTA telah resmi beralih bisnis ke bidang hotel dan property setelah pada 2011 lalu melepas total bisnis sekuritasnya dan mengakuisisi 51% saham PT Sanggraha Dhika selaku pemilik dan pengelola Hotel RedTop. Salah seorang pelaku pasar membisikan bahwa pada kuartal III 2012, pendapatan ARTA telah melebihi Rp100 Milyar dengan laba bersih mencapai Rp10 Milyar atau sekitar Rp22/ lembar saham. Meningkatnya laba bersih ini membuat ARTA berencana membagikan dividen sebesar Rp15/ lembar saham kepada para pemegang sahamnya sebagai bentuk apresiasi. Menurut salah satu analis yang dimintai komentar terkait saham ARTA, secara teknikal ARTA berpeluang besar menuju target harga Rp600, karena ARTA telah mematahkan down trend channel nya sejak 24 Oktober 2012 dan telah menembus upper band pada indikator bolligerband sehingga dapat terus menguat. Saham ARTA pada perdagangan Selasa 30 Oktober 2012 kemarin naik signifikan sebanyak 50 poin ke level Rp365 (+15.9%), dengan volume perdagangan sebesar 13.719 lot senilai total lebih dari Rp2,3 Milyar.
-DISCLAIMER-
