Kalau di bank Mandiri (dulu ya) : Produk dari schoder , Manulife , Batavia , Mandiri dan danareksa. sedangkan BNP Paribas (dulu bernama fortis) nga ada di bank mandiri.
Sayang nya 2 th terakhir produk RD itu kebanyak an . masih kalah dengan kenaikan dari IHSG. Yang masih bisa bertahan dengan kinerja yg lebih besar dari IHSG tinggal Panin Dana Maksima dan Panin Dana Prima. dalam 2 Th terakhir ini. dulu nya cuma bisa di beli di Panin sekuritas mungkin saat ini di panin asset management Untuk Rd dengan dana kelola . yg taksiran ku di atas 1 T. di th 2012 RD panin ketolongan dengan saham : PANS , Salah satu nya. sedangkan untuk produk baru di RD . biasanya paling cuma bisa bertahan 2 Th saja --- kemudian loyo. (sulit buat naik lagi NAB nya.) tawar fee beli maupun jual nya. sedangkan waktu nya kalau hanya untuk 6 bulan saja -- nga cocok untuk di beli RD . (kecuali timing nya sangat tepat) nga ada salah nya . siapkan juga RD untuk di switching bila merasa kalau akan ada koreksi . ke produk RD apa . dan berapa fee buat perpindahan itu. baca artikel di web nya IDX . tentang RD . biar semakin jelas . kelebihan nya apa . dan apa kekurangan nya. RD adalah produk buat investasi . bukan untuk di tradingkan (rugi di fee nya) Kalau benar berniat mau investasi dari pada di RD . sebenarnya lebih baik langsung saja di saham nya . (cuma mesti pandai memilih nya) Salah satu yg nga saya sukai dari produk RD . adalah mereka (fund Manager) lebih mementingkan liquiditas dari saham yg di beli . Bukan lebih mementingkan gain yg bisa di raih. Kalau dana nya hanya untuk waktu yg pendek . saya sarankan beli saja RD pasar uang . yg nga ada fee jual/beli. 2013/1/5 canda <[email protected]> > ** > > > Terima kasih pak Lukman atas infonya. > > Kalau mandiri, RD andalannya apa pak? Dari pengalaman pak Lukman saja. > Trims > > (•̃͡-̮•̃͡) > ------------------------------ > *From: * Lukman jkt <[email protected]> > *Sender: * [email protected] > *Date: *Sat, 5 Jan 2013 10:44:57 +0700 > *To: *<[email protected]> > *ReplyTo: * [email protected] > *Subject: *Re: [saham] Re: Reksadana Saham > > > > RD biasanya beli dibank mana? atau perusahaan mana? > Untuk RD Asing bisa di beli Via Bank. > Sedangkan RD Lokal sebagian Via Bank atau mesti langsung beli di asset > management nya. > Hati hati ya. jangan menjadi korban seperti RD bodong (antaboga) > Kalau mau beli Via Bank : coba hubungi Bank Mandiri , fee nya cukup murah > (sayangnya nga semua produk yg bisa di beli via bank mandiri) > > > Kalau mau masuk RD sekarang, untuk RD saham dan Campuran yang bagus untuk > jangka panjang > *Yg bisa menjawab ini . mungkin Pak Ian.* > Wah . kalau pertanya seperti ini , saya nga berani kasih pendapat ( untuk > Th 2013. saya sendiri pun , lagi kebingung dalam mencari saham yg masih > cocok . dengan kemungkinan gain yg cukup besar untuk masa mendatang) > Garis besar nya. RD akan sejalan dengan kenaikan dari IHSG . RD yg bagus > biasanya mereka hanya + sekian persen lebih besar dari kenaikan IHSG . > dan bila IHSG turun . maka RD yg bagus , penurunan nya akan lebih kecil > dari penurunan IHSG nya. > Maka bila berminat membeli RD : * untuk mulai beli nya kapan :* yg harus > di analisa IHSG kira kira bisa mencapai angka berapa ? dan bila turun > bisa mencapai angka berapa ? , kemudian sektor dari saham nya . setelah > itu baru mencari *Produk RD* yg sesuai dengan sektor saham pada saat > mendatang. > > Info tambahan saja : > RD produk asing dengan dana kelola yg besar : schroder , Fortis (BNP > Paribas) dan Manulife > RD Produk Lokal dengan dana kelola yg besar : Panin, Batavia , Danareksa, > Mandiri > > > > > > > 2013/1/5 canda <[email protected]> > >> ** >> >> >> Pak Lukman >> Mau bertanya dan petunjuk >> RD biasanya beli dibank mana? atau >> perusahaan mana? >> >> Menurut bapak kalau mau masuk RD sekarang, untuk RD saham dan Campuran >> yang bagus untuk jangka panjang RD apa menurut pandangan pak Lukman? >> >> Trims >> >> >> (•جƒح،-ج®â€¢جƒح،) >> ------------------------------ >> *From: * Lukman jkt <[email protected]> >> *Sender: * [email protected] >> *Date: *Sat, 5 Jan 2013 04:48:14 +0700 >> *To: *<[email protected]> >> *ReplyTo: * [email protected] >> *Subject: *Re: [saham] Re: Reksadana Saham >> >> >> >> Pak Yogha Sam. >> >> Setelah saya teliti lagi . ternyata data yg bapak kirim itu ada . >> Panin Dana Maksima : 43% / pertahun --- selama 5 th berturut turut >> Panin Dana Prima : 36 % / pertahun --- selama 5 th berturut turut. >> >> weleh , nga bisa saya bayangkan berapa persen hasil rata yg bapak dapat >> kan dalam setahun selama 5 th berturut turut. >> >> Dalam satu Produk RD itu ada satu team yg terdiri dari beberapa bag . FA, >> TA dll nya. >> Luar Biasa . (hebat) >> >> Dari Ketiga Produk RD Sam >> >> Sam Indo Equity. = RD Saham. Produk Baru. (1 Th) >> Sam Syariah Berimbang = RD Campuran Produk Baru (1 Th) >> Sam Dana Berkembang = RD Campuran (sudah lama) >> >> RD yg baru --- lebih mudah untuk menaikan profit. (goreng Saham) >> Dana yg di kelola masih dikit >> >> pernah menjadi korban di Produk Makinta dan Lautdhana. (saat itu dengan >> hasil yang sangat fenomenal.) >> >> Betul : Kalau RD saham . minimal 80 % dana nya harus di saham. >> Tapi : Kalau RD campuran . bisa 80% di saham atau 20 % di saham. >> >> Kalau saya pribadi lebih suka membandingkan return di saham dengan produk >> dari Panin Dana maksima . yg saat ini sudah bernilai 56.000 an . >> termahal . walaupun sudah tua. >> sejak awal dari produk ini sudah naik sebesar 5600 % . atau dengan produk >> dari batavia Dana Saham. >> NAB dari Sam Dana Berkembang di harga 12.200 rp >> >> >> >> >> 2013/1/4 M. Alfatih, CFTe <[email protected]> >> >>> ** >>> >>> >>> Betul Pak, >>> >>> Tiga buah produk Samuel (SAM) yg hasilnya tahun ini sekitar 20-40% dan >>> masuk top 10 dari semua reksadana di Indonesia, hanya satu yg sudah terbit >>> sebelum 2008. Produk SAM itu yg sdh 15 thn, bisa rata2 capai 12-15% per >>> tahun. >>> >>> FYI, beda reksadana dibanding individual, selain ukuran valuenya, adalah >>> aturan mainnya. Reksadana saham harus tetap punya saham minimal 80% dari >>> portfolio, betapa pun jeleknya kondisi pasar, tak bisa 100% dalam bentuk >>> cash (max 20% cash). Kalau individu kapan pun bisa 100% dalam bentuk cash. >>> Maka setiap reksadana saham mustahil jadi positif, kalau semua saham turun. >>> >>> Demikian Pak, sekedar tambahan sharing ini. Setuju Pak, prinsip harus >>> belajar terus. Ikut2an akan sangat membahayakan investasi kita. Kita harus >>> paham apa yg kita lakukan. >>> >>> Salam, >>> >>> PS : barusan dapat berita, bagaimana sebagian besar top broker di Wall >>> Street salah posisi utk 2012 kemarin. >>> ---------- >>> Reksadana Saham >>> Fri Jan 4, 2013 12:00 am (PST) . Posted by: "yogha sam" >>> mine_hudsonIseng-iseng nyari data Reksadana Saham karena ngeliat banyak >>> reksadana yang >>> punya performance diatas IHSG. >>> Ternyata hanya beberapa reksadana yang mengalami tahun 2008 (ihsg >>> bearish) >>> dan performance pada saat itu pun minus (-). >>> Walau minusnya tetap lebih kecil dibanding IHSG. >>> Kesimpulan, tetap belajar dan trading/investa sendiri aja deh. >>> Powered by my mobile warnet® >>> >>> >>> >> >> >> -- >> Lukman >> >> >> >> > > > -- > Lukman > > > > > -- Lukman
