Kenapa kita menutup mata
ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
Ini karena hal terindah di dunia tidak terlihat.


Kita semua agak aneh.dan hidup sendiri juga terasa aneh..

sampai ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya
sejalan dengan kita, kita bergabung dengannya dan
jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan..
..Cinta..


CINTA SEPENGGAL KERTAS


Mencintai bukanlah bagaimana kamu melupakan,

melainkan bagaimana kamu memaafkan

Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti,
bukanlah apa yang kamu lihat,
melainkan apa yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan,
melainkan bagaimana kamu bertahan.
Lebih menyakitkan menangis dalam hati
dari pada menangis tersedu atau mengadu,
air mata yang keluar dapat dihapus,
sementara air mata yang tersembunyi
menggoreskan luka dihatimu
yang tidak akan pernah hilang.



Lebih baik menunggu orang yang km cintai

daripada berjalan bersama orang yang "tersedia"

Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai

Daripada orang yang berada di sekelilingmu

Lebih baik menunggu orang yang tepat karena

hidup ini terlalu singkat untuk di buang hanya dengan "seseorang".



Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia..

Jangan percaya bahwa melepaskan selalu berarti kamu benar-benar mencintai...

Melainkan...berjuanglah demi cintamu

Itulah Cinta Sejati....

Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan

Daripada berjalan bersama orang 'yang tersedia'



Kadang orang yang kamu cintai adalah orang yang paling menyakiti hatimu

Dan kadangkala, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan

Menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari.



Cinta Sejati... mengerti ketika kamu berkata 'Aku lupa..'

Menunggu selamanya ketika kamu berkata 'Tunggu sebentar'

Tetap tinggal ketika kamu berkata 'Tinggalkan aku sendiri'

Membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan berkata 'Bolehkah saya masuk?'

Cinta sejati tak pernah rela menjauh walau kita jauh.



Sayang dalam cinta, kita sangat jarang peduli,
tapi ketika cinta itu tulus,
meskipun kau acuhkan, cinta tetap mulia,
dan kamu seharusnya berbahagia, hatimu
dapat mencintai seseorang yang kau sayangi.

lebih dari kamu mencintai dirimu sendiri



Cinta yang sebenarnya
adalah ketika kamu menitikkan air mata
dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak mempedulikanmu
dan kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain
dan kamu masih bisa tersenyum
dan berkata 'aku turut berbahagia untukmu'.



..

....



Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan awal suatu kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis,
mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari, dan
mereka yang telah mencoba.

Karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.





Mungkin akan tiba saatnya
dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang,
bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
melainkan karena kita menyadari
bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila cinta melepaskannya

Apabila cinta tidak bertemu, bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi,
kau mungkin menyadari,
bahwa kamu menemukan cinta dan kehilangannya,
tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka yang tetap
bangkit ketika mereka jatuh, entah bagaimana dalam
perjalanan kehidupan, kamu belajar lebih banyak
tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan
tidak seharusnya ada, cintamu akan tetap dihatinya,
sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup yang
telah kau buat.











iginal Message -----
From: "Sarikata Moderator" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Sarikata" <[email protected]>
Sent: 13 April 2005 1:59 PM
Subject: [Sarikata.com] Fwd: Hallo


>
>
>        Hallo,met siang,nama saya livi.saat ini saya duduk di bangku kuliah
semester 2.
> Diawal tahun 2005,saya berpacaran dengan seorang mahasiswa fakultas
ekonomi semester 4,tapi hubungan kami hanya berjalan selama satu bulan dua
minggu,dan kami mengakhiri hubungan kami,empat hari setelah valentine
day.saat awal berpacaran,saya merasa kalau saya mulai menyayanginya,tapi
ternyata saya salah,karna pada kenyataanya saya masih menyayangi orang yang
ada di masa lalu saya,dan juga ternyata pacar saya itu adalah seseorang yang
kurang bisa dipercaya,dan atas alasan itulah saya memutuskannya.Sekarang ini
saya dan dia hanya menjadi teman baik saja.Disisi lain perasaan saya pada
seseorang yang pernah ada di masa lalu saya,belum juga bisa saya lupakan,dan
saya sungguh merasa tersiksa dengan perasaan saya ini,dan akhirnya saya
memutuskan untuk menjalani hidup apa adanya,tapi sering kali rasa sedih
selalu menghinggapi diri saya kala saya mengingatnya.Saya pun terkadang
berpikir apakah dia adalah cinta saya???????ataukah saya hanya terlalu
mendramatisir keadaan saja?saya minta
>  sarannya donk...
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! Mail Mobile
>  Take Yahoo! Mail with you! Check email on your mobile phone.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Kirim kontribusi cerita Anda ke http://www.sarikata.com/ sekarang juga !!
> Untuk Unsubscribe, kirim email kosong ke
[EMAIL PROTECTED]
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>
>






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/pkgkPB/SOnJAA/Zx0JAA/wnIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Kirim kontribusi cerita Anda ke http://www.sarikata.com/ sekarang juga !!
Untuk Unsubscribe, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke