kalo aku seksi apa aja yang bisa aku bantu dan bisa aku jalani..
tapi ngomong2 kok ga ada yang menghubungi aku.
eh,priya kamu dah tahu no aku..kok belum hubungi aku..
 
sekalian aku minta no yg bisa dihubungi dari kawan2 team yg lain..
siapa aja yg mau ikut,?..(ayo acungken jari manisnya..)
kapan kita meeting buat pertama dan ngeliat team keren yg bakal berlakon nanti.
 
aku minta jangan ngomong doank donk..
kapan donk...


amr ulloh <[EMAIL PROTECTED]> wrote:


kalo seksi pendidikan masih ada yg perlu disi dengan
keikhlasan hati saya berminat mengisinya mas priya


--- "((�`����������))" wrote:

> 
> ayo teman-teman,sudah ada priya yang memberikan
> fasilitas bagus.aku tunggu kabar dari kalian
> 
> thanks
> 
> priya yadi 
wrote:
> 
> Dear, Sobat-2 yg mulia hatinya
> 
> Topik ini memang menarik untuk ditanggapi, tapi
> alangkah baiknya jika opini dan solusi tersebut kita
> ejawantahkan / implemantasilan / wujudkan dalam
> tindakan nyata. karena apa yg ada dibenak kita /
> opini kita adalah hal biasa, dan akan menjadi LUAR
> BIASA bila kita mampu wujudkan ide dan solusi
> tersebut dalam tindakkan nyata. 
> 
> Nah sobat, kebetulan saya punya sekolah TK, 3
> ruangan di Kemayoran Jakarta Pusat.. Kebetulan jam
> 15.00 - 08.00 tidak ada aktivitas di sekolah
> tersebut, so klo rekan-2 seriussss, mau membantu
> mereka (anak jalanan red)
> 
> Hubungi aku di no : 021-30228914 (priya)
> 
> kita buat teamnya : 
> 
> 1. Seksi Pendidikan
> 2. Seksi Donasi
> 3. Seksi dll
> 
> 
> Aku tunggu, buat yang serius mau berbagi kasih,
> menimba amal, ikhlas dan siap berkorban.
> 
> Salam hangat-hangat Kuku
> 
> PRIYA
> 
> 
> "((�`����������))" wrote:
> Dear teman-teman,
> 
> 
> topik ini menarik sekali,aku boleh ikut nimbrung
> yah.kalau vic bilang siapa yang mau join atau to do
> something?aku mau banget.apa aja bisa kita lakukan
> untuk membatu anak-anak jalanan itu
> kan?dana,tenaga,pendidikan atau dg memberikan
> perhatian seperti pendidikan gratis.tapi vic,semua
> itu gak mudah bukan?butuh org2 yang kuat dan iklas
> dalam masalah ini.
> aku mau bagi-bagi cerita:
> 
> aku pernah bergabung dalam satu komunitas cyber.kita
> pernah mengadakan bakti sosial untuk anak-anak
> jalanan di daerah pasar minggu.karna disana ada
> beberapa rumah singgah yang kerap mereka
> singgahi.banyak yang aku dan teman2 dapatkan dari
> acara tersebut.meskipun aku sendiri hanya memantau
> dari jauh,karna pada saat itu aku tidak menetap di
> Indonesia.tapi aku masih bisa menyempatkan diri
> datang ke jakarta,melihat bantuan yang sudah
> terkumpul dan searching ke toko2 musik membeli alat2
> musik buat adik2 jalanan yang mengamen.itu saja yg
> bisa kami lakukan untuk mereka,karna kami belum
> mampu untuk memberikan yang lebih dari itu.
> 
> bagaimana?apa ada teman-teman disini yang punya niat
> baik atau membantu anak-anak jalanan?dengan semangat
> yang tinggi aku akan bergabung,dan memerikan apa
> saja dengan kadar kemampuanku.mungkin saja cuma
> keringat atau lebih dari keringat.
> 
> 
> Salam
> 
> Victor Jaya wrote:
> kalo menurut saya tentang anak jalanan gimana
> sebaiknya kalo dibikin sekolah gratis untuk mereka
> kan kita juga jangan hanya berpangku tangan
> melainkan bertindak dan mereka itu kan tulang
> punggung bangsa....masa bangsa kita akan kehilangan
> satu generasi karena ketimpangan sosial ini????
> 
> dewi Setyarini wrote:Kalau saya bilang sih, anjal
> adalah wajah dari pemerintahan yang buruk di negeri
> ini. 
> 
> Menjadi anak jalanan hanya dialami oleh anak-anak
> yang lahir dari keluarga dengan tingkat
> kesejahteraan rendah. Masakan ada anaknya orang kaya
> yang mau hidup meminta-minta di jalanan? Sudah sejak
> jaman dulu, dan paling parah pada jamannya
> pemerintahan orba, orang2 yang tingkat
> kesejahteraannya rendah tlah terbiasa dilesakki
> dengan hal2 yang berbau charity...berbau
> kedermawanan. 
> 
> Its OK kalo sekadar memberi pada yang kekurangan
> tapi diimbangi dengan pikiran untuk mencerahkan kaum
> papa. Nyatanya, pemerintah hanya berhenti pada
> memberi dan titik. Dan itu berakibat buruk pada si
> papa yang melahirkan anak-anak jalanan. Mereka jadi
> tergantung pada orang lain, bahkan sekadar untuk
> makan dan berpakaian. See... pemerintah telah
> mematikan spirit of struggle dengan ke'baik'an
> hatinya memberi dan memberi, sedikit demi sedikit,
> agar kemiskinan si papa tetap langgeng, dan
> pemerintah tetap akan jadi 'hero' yang melindungi si
> miskin, dengan kedermawanannya, dan bukan dengan
> cara memerangi kepapaan. 
> 
> So that, anjal adalah imbas dari kemiskinan, dan
> kemiskinan ini. buruknya, diciptakan secara
> struktural dan dilestarikan.
> 
> Maka itu, anak jalanan akan 'hilang' dengan
> sendirinya jika tingkat kesejahteraan warga
> Indonesia sudah membaik. But how? Dengan mendidik
> mereka, agar mereka mengetahui wat happen
> sebenarnya... dengan mennyuntikkan spirit of
> struggle. Ini bukan pekerjaan mudah dan instan, coz
> jika pun kita kerja sekarang, hasilnya akan
> dinikmati bertahun2 kemudian. Tapi kalo kita tidak
> segera melakukannya, masa depan Indonesia bakalan
> suram. Tiap traffic light bakal ada an-jal, tiap
> sudut-sudut luar mall yang megah bakal makin marak
> dengan an-jal yang lusuh, bahkan mungkin di
> tiap-tiap muka masjid dan gereja bakal berhiaskan
> an-jal.
> 
> Idealnya pemerintah bikin program pendidikan murah,
> bikin program pembangunan yang adil, yang menjadikan
> akses informasi mudah didapat siapa saja, kesehatan
> murah, dan bla2. Dan karena kita bukan pemerintah,
> kali yang bisa kita lakukan adalah menjadi ortu asuh
> mereka, ato langsung menjadi guru mereka
> (ketrampilan, watever), buka taman bacaan, perpus
> keliling (apapun yang bersifat tidak membunuh
> kemanusiaan mereka). Memberi pada saat mereka minta2
> di jalanan tentu sah2 saja, tapi ini hanya solusi
> yang tentatif dan bukan solusi yang yang
> sebenar-benarnya. 
> 
> OK. Sejauh ini gue sndiri blum mampu melakukan hal2
> spt tsb di atas, tpi kalo ada yang sepakat dg
> pendapatku, en mo join bareng to do something, lets
> do it together. Peace...
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Nur Hasyim wrote:
> Sebenarnya banyak yang bisa kita lakukan untuk
> masalah
> ini misalkan dengan membiayai mereka2 itu untuk
> masuk
> sekolah dan membebaskanya dari jeratan mafia,
> mungkin
> anda juga bertanya biayanya gimana?
> 
> Sebenarnya dalam ajaran agama(islam) ada istilah
> zakat
> yang menurut saya tidak pernah di jalankan dengan
> benar, coba bayangkan misalkan setiap orang yang
> meimiliki penghasilan diatas 1 jt di wajibkan bayar
> zakat 2,5% = Rp25.000 dan misalkan dalam satu kota
> seperti di tempat saya tinggal surabaya misalkan ada
> sekitar Rp100.000 orang dengan penghasilan tersebut
> maka uang yang terkumpul kurang lebih
> Rp2.500.000.000
> (dua setengah milyar)
> 
> Itu kalo penghasilanya rata2 1 juta padahal yang
> penghasilanya di atas itu 2jt atau sampai 5 jt ada
> berapa banyak, yang jadi masalah kadang kita terlalu
> takut menjadi miskin dengan mambayar zakat.
> 
> Untuk yang merasa muslim ingat di dalam harta kalian
> ada sebagian yang merupakan hak-hak anak-anak
> tersebut
> yang belum anda berikan.
> 
> 
> salam
> hasyim
> 
> --- Toni Tegar Sahidi 
> wrote:
> 
> > 
> > 
> > Wah ya jangan dibiarkan mati tho, yang namanya
> anak
> > jalanan itu kan bagaimanapun juga adalah manusia.
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 






Kirim kontribusi cerita Anda ke http://www.sarikata.com/ sekarang juga !!
Untuk Unsubscribe, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links








 Yahoo! Mobile
- Download the latest ringtones, games, and more!

[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/S.QlOD/3MnJAA/Zx0JAA/wnIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Kirim kontribusi cerita Anda ke http://www.sarikata.com/ sekarang juga !!
Untuk Unsubscribe, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke