DI KOLONG JEMBATAN

 

Hiruk pikuk kendaraan yg berlalu lalang

Kembali mengawali harinya

 

Asap mewarnai dan terbang menuju langit pagi

 

Debu2 yang berkeliaran dibiarkannya 

Singgah di pakaian lusuhnya

 

Tangisan bukan penyelesaian

Namun tersenyum pun bukan hal mudah

Ketika sedini itu harus bergelut dengan deru debu kota

 

Den setiap kali anak2 berseragam putih merah melintas,

Setiap kali pula tergores luka di hatinya

 

Ia ingin bersekolah

 

Tapi kemudian wajahnya tertunduk seolah berkata,

“Aku cuma anak kolong jembatan”

 

 

Bekasi, 21 juli 2005 

Di suatu pagi yg menyentuh hati


                
---------------------------------
Do you Yahoo!?
 Yahoo! Mail - You care about security. So do we.

[Non-text portions of this message have been removed]



* http://www.sarikata.com/ * http://www.sarikata.biz/ * 
http://www.sarikata.net/ * 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke