Kayaknya udah basi seh, tapi lumayan lah buat senyum
senyum...
ngilangin stress...kalau pada stress lho
jangan tersinggung, ini cuma joke...gak ada maksud apa
apa ya...

MAMAT si kondang!

Mamat, pesuruh di kantorkami dikenal suka omong
gede, ngakunya kenal sama semua orang beken di
negeri ini. Tingkahnya itu kadang-kadang ngeselin.
Suatu waktu, boss-nya penasaran dan ingin
membuktikan bualannya.

"Oke boss" kata si Mamat, "sebutin aja deh nama
orangnya yang ane kagak kenal".
"Coba buktiin you kenal nggak sama si Meriem
Bellina".
"Beres boss. 'Yuk kita ke pengadilan. Maklum si
Meriem 'kan lagi ngegugat-cerai lakinya."

Di pengadilan, menunggu sebentar, nggak lama
kemudian muncul Meriem
diiringi pengacaranya. Begitu lewat di depan si
Mamat, langsung si Meriem
negor:"Eh, Mat ke mana aja udah lama nggak
keliatan?", diiringi cium pipi kiri dan kanan ala
selebritis. "'Ntar kalo urusan udah selesai main ya
kerumah".

Sejenak si boss terpana, tapi tak lama kemudian dia
ngomong: "Ah, saya
masih belum yakin. 'ngkali kebetulan aja. Ayo
sekarang tunjukin kalo you
kenal sama si Liem Sioe Liong". "Beres boss".

Esoknya mereka menunggu di lobby gedung BCA yg
diagunin ke BPPN itu.
Tak lama kemudian muncullah si taipan diiringi
bodyguard-nya. Melihat si
Mamat, eh si taipan nyamperin:
"Haiyya, Mat. Tumben elu baru nongol. Owe udah lama
nyariin elu. Ke mana ajah? Yuk keatas dulu, kita
ngopi sebentar".
"Wah, 'koh, ane lagi banyak urusan nih. Kamsia deh.
Kapan-kapan ane pasti mampir lagi".
Si taipan nyautin: "Iya dah. Jangan lupa ya",
sambil tangannya menyisipkan
sesuatu ke kantong si Mamat. Beberapa saat si boss
melongo menyaksikan semua adegan pembicaraan. Tapi
si boss masih penasaran, katanya: "Oke deh, saya
udah hampir percaya semua yang saya saksikan. Tapi
ini test yang terakhir. Coba buktiin kalo you kenal
sama Gus Dur".
"Yakh boss, terang ane kenal, 'kansaben hari
nongol di TV".
"Bukan itu maksudku, tapi kenalnya kenal beneran",
sergah si boss.
"Beres deh boss, 'kanhari Minggu ada Gus Dur
di Senayan. 'Ntar kita ke sana."

Hari Minggu sungguh luar biasa, ribuan massa
sudah luber di Senayan.
"Wah, boss kalo gini caranya susah juga ya. Gimana
caranya dia tau ane ada
di sini. Tapi... gini aja deh, boss. Boss tunggu aja
di sini. Boss liat aja nanti ane keluar di podium
barengan ame Gus Dur. Ane kenal kok sama
Banser-Banser yang tugas di podium."

Ditunggu-tunggu, setengah jam kemudian tepuk tangan
bergemuruh nyambut
Gus Dur keluar dari podium, dan...keluar dengan
digandeng si Mamat disebelahnya. Di sebelah satunya
jelas si Yenny, putrinya. Tak lama kemudian si
Mamat balik mau nemuin boss-nya. Kaget dia nemuin
bossnya
pingsan dikelilingi Petugas P3K, jangan-jangan
serangan jantung. Setelah ditunggu beberapa lama
kemudian, pelan-pelan dia ngomong ke si bossnya:
"Boss, boss kenapa ente".
Nggak lama si boss buka matanya,
setengah berbisik "Nggak apa-apa. Aku nggak
apa-apa". "Abis kenapa bisa kejadian begini?",
tanya si Mamat.
"Tadi waktu you keluar bareng Gus Dur di podium,
orang di sebelah saya
ngomong: "EH, SIAPA TUH YANG DIGANDENG SI MAMAT???

Best Regards, ^_^


__________________________________________________
想即時收到新信通知?
馬上下載Yahoo!奇摩即時通訊 
http://messenger.yahoo.com.tw/

[Non-text portions of this message have been removed]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/wnIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

* http://www.sarikata.com/ * http://www.sarikata.biz/ * 
http://www.sarikata.net/ * 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke