saya kutip dari tulisan seorang teman,,
mudah2an bermanfaat,
 
thx
 
 
Analisis atas Tanggapan Surat Terbuka untuk Aa Gym

Hingga hari ini penjelasan langsung dari Aa Gym soal
iklan "layanan pemerintah" yang kontroversial itu
memang belum kita dengar. Penjelasan langsung dari Aa
Gym sangat diperlukan sebagai pihak yang paling
dirugikan dari iklan yang "disensor" itu. Tanpa harus
mengingkari klarifikasi yang diberikan Aa Gym kepada
sahabatnya itu sangat menarik bila kita analisis
klarifikasinya. Analisis ini dilakukan berdasarkan
akal sehat dan tentunya kebiasaan yang berlaku di
dunia pertelevisian. Pertama soal netral. Aa Gym
mengaku bersedia ikut ikut serta iklan layanan
masyarakat soal BBM dengan syarat netral yang artinya
tidak menyetujui tapi juga tidak menentang. Pertanyaan
mendasar yang bisa kita ajukan adalah soal netral.
Bagaimana bisa netral? Sudah jelas bahwa iklan layanan
masyarakat tersebut  dibuat untuk Departemen Kominfo
pimpinan Sofyan Djalil yang nota bene pemerintah.
Tentunya sebagai pihak yang punya produk (yaitu
menaikkan BBM), Kominfo tentunya ingin agar produknya
di terima masyarakat. Layaknya strategi jaman kiwari
yang mengedepankan promo, maka digunakanlah media
massa untuk mendukung penjualan produknya. Maka
lahirlah iklan layanan masyarakat baik versi cetak,
radio dan televisi. 
Masih soal netral.  Di setiap iklan maka ada "bintang"
iklan yang mendukung promo produk tersebut. Pada
umumnya bintang iklan dibayar sebagai pelakon yang
mendukung produk yang diiklankan. Meskipun demikian
ada juga bintang iklan yang ngga dibayar alias gretong
seperti para artis anti aids misalnya. Namun dibayar
atau tidak dibayar kesediaan seseorang dalam sebuah
iklan (komersial atau layanan masyarakat) adalah
DUKUNGAN terhadap produk iklan tesebut. Peterpan
menjadi bintang XL maka Peterpan bisa kita katakan
mendukung XL. Tamara Blezynski menjadi bintang iklan
sabun kecantikan LUX berarti Tamara mendukung sabun
LUX. Adalah suatu kejanggalan bila Peterpan dan Tamara
bersikap NETRAL terhadap produk yang diiklankannya.
Setidaknya hingga kontrak yang mengikat mereka habis.
Kalaupun mengambil sikap NETRAL (tidak mendukung dan
tidak pula menentang) maka Peterpan dan Tamara patut
kita pertanyakan moralitasnya. Bagaimana tidak kita
tanyakan moralitasnya wong mereka sudah menerima
bayaran untuk harga dukungan mereka pada produk yang
diiklankan?    
Saat pertemuan dengan Aa Gym  tersebut memang tidak
disebutkan apakah Aa Gym dibayar atau tidak untuk
iklan layanan masyarakat tentang BBM itu. 
Analisis selanjutnya soal produksi dan pasca produksi
iklan layanan tersebut. Kesepakatan antara bintang
iklan dan pembuat iklan saat membintangi suatu produk
yang diiklankan adalah suatu hal yang biasa.
Kesepakatan itu biasanya terjadi sebelum iklan dibuat.
Pertanyaan yang layak diajukan adalah bagaimana
kesepakatan antara Aa Gym dan Departemen Kominfo
sebagai pemilik produk yang akan diiklankan? Tidakkah
durasi iklan yang akan tayang sudah diketahui oleh
kedua belah pihak? Pengalaman beberapa rekan yang
pernah bekerjasama dengan tim MQ manajemen menyebutkan
bahwa tim MQ manajemen sangat kritis dan (cenderung)
njelimet soal kontrak kerjasama. Apalagi jika
berkenaan dengan masalah FULUS. Jadi bagaimana tim MQ
manajemen bisa "kecolongan" begitu? Kalaupun sudah ada
kesepakatan soal penjelasan  panjang lebar yang tidak
boleh dipotong, Tim MQ bisa melakukan supervisi saat
iklan siap tayang dan memberikan persetujuan atau
tidak atas hasil shooting iklan. Sehingga keresahan
umat dari  awal bisa dihindari. Ini prosedural yang
biasa dan bisa ditempuh di dunia iklan. Kalau toh
ternyata iklan tayang tidak sesuai kesepakatan maka MQ
manajemen bisa menuntut Depkominfo ke pengadilan
dengan alasan pelanggaran kontrak kerja.  
Akhirnya  surat terbuka untuk Aa Gym harus kita nilai
sebagai  suatu bentuk kejujuran dan sekaligus
kecintaan masyarakat kepada Aa Gym, sosok sederhana
yang dikagumi sekaigus ditauladani. Surat terbuka
tersebut bersih (sehingga hati kita tidak akan kotor 
sesudah membacanya) dan menjalankan amanat sahabat
yang bertemu Aa Gym : "bisa sedikit membuka hati
> untuk belajar melihat
> sesuatu dari kacamata orang lain sebelum memutuskan
> untuk menilai " 

doddy salman
 


                
---------------------------------
 Yahoo! Music Unlimited - Access over 1 million songs. Try it free.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/wnIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ditunggu selalu kontribusinya baik lewat website maupun mailing list.

Cara kirim cerita di website Sarikata.com :
http://www.sarikata.com/index.php?fuseaction=home.kirim_cerita
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 




Kirim email ke