HIDUP YANG SESUNGGUHNYA
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 
Judul di atas membawa pikiran kita kepada sebuah
persepsi bahwa ada hidup yang sesungguhnya dan ada
yang tidak sesungguhnya. Yang manakah yang
sesungguhnya dan mana yang tidak sesungguhnya? Hanya
Allah lah yang mengetahuinya, karena Dialah pemilik
dan pembuat hidup kita. Karena,itu, marilah kita
lihat firman-firman Allah berikut ini.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
QS. Ali Imran (3) : 186
“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan
sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan
pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari Neraka dan
dimasukkan ke dalam Surga, maka sungguh ia telah
beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah
kesenangan yang memperdayakan.”
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
QS. Al Anaam (6) : 32
"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari
main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh
kampung Akhirat itu lebih baik bagi orang orang yang
bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?"
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
QS. At Taubah (9) : 38
“Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia
sebagai ganti kehidupan di Akhirat? Padahal
kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan
kehidupan) di Akhirat hanyalah sedikit.”
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Allah mengatakan di dalam firman-firmanNya di atas
bahwa kehidupan kita di dunia ini sebenarnya
bukanlah hidup yang sesungguhnya.. Kehidupan kita
yang sesungguhnya baru akan terjadi nanti di
Akhirat. Di dunia ini, kata Allah, hanya main-main
saja. Hanya sendau gurau belaka. Hanya saling
pamer-pamer gengsi saja.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Bukankah hidup kita ini memang hanya saling pamer
saja. Kadang pamer rumahnya yang baru dibangun. Atau
juga pamer mobilnya yang baru dibeli. Atau
seringkali juga pamer keluarga, anak anak dan
berbagai prestasi yang dimilikinya. Padahal,
bukankah semua itu bersifat sementara? 
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
'Yang pasti' dari semua aspek
kehidupan kita ini sebenarnya hanyalah satu yang
pasti, yaitu: bahwa kita akan mengalami kematian dan
meninggalkan semua kebanggaan kita yang bersifat
duniawi tersebut. Ketika kita mati, rumah bagus yang
kita miliki akan kita tinggalkan. Mobil mewah juga
tidak kita bawa. Bahkan istri, suami, anak dan
segala prestasi yang membanggakan itu juga tidak
bisa ikut serta. Kita tinggal sendirian saja
menghadap Allah, Sang Maha Pencipta.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Maka, sungguh benarlah adanya, bahwa kehidupan di
dunia ini hanyalah  sementara. Bahkan kata Allah
hanya main-main dan sendau gurau belaka. Hidup yang
sesungguhnya justru akan terjadi setelah kematian
kita.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Boleh jadi kita akan sangat terkejut
dengan kehidupan kita sesudah mati itu. Kita tidak
pernah menyangka bahwa 'kehidupan sesudah mati' itu
memiliki bentuk dan ukuran nilai yang sangat berbeda
dengan kehidupan kita di dunia. Bagaikan seorang
bayi yang baru lahir. Ketika masih di dalam rahim
dia terendam dalam air ketuban, tidak bernafas, dan
peredaran darah serta denyut jantungnya mengikuti 
denyut jantung ibunya. Demikian pula, seluruh
kebutuhan makananya dipasok oleh ibunya lewat
plasenta (ari-ari).
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Namun, begitu dia terlahir ke dunia ini, dia
menemukan kenyataan yang berbeda, bahwa dia harus
bernafas sendiri. Juga harus mempertahankan hidupnya
dengan cara makan dan minum yang tidak pernah
dialaminya ketika masih berada di dalam kandungan.
Bahkan,dia lantas harus belajar berjalan dan
menggerakkan anggota anggota badannya. Dia juga
harus mengaktifkan seluruh panca inderanya agar bisa
berinteraksi dengan 'dunianya' yang baru. Pendek
kata, meskipun masih menggunakan badan yang sama,
sang bayi temyata harus hidup di dalam dunia yang
berbeda.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Kurang lebih sama. Ketika kita
dibangkitkan olehNya di alam Akhirat nanti, kita
akan mengalami berbagai macam penyesuaian dengan
kehidupan baru itu. Persis seperti mengalami
kelahiran kembali.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Badan kita masih sama dengan saat hidup di dunia
akan tetapi kemampuannya berbeda, dan lingkungan
hidup kita juga sangat berbeda dengan kondisi di
sini. Hal ini dikatakan oleh Allah di dalam QS.
Ibrahim : 48, bahwa Bumi dan langit pada waktu itu
telah diganti dengan yang baru. Kondisinya sangat
jauh berbeda, sehingga menyebabkan kita bisa hidup
lebih kekal dibandingkan dengan kehidupan di dunia.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Pada waktu itu, banyak hal yang akan
mengalami
perubahan. Mulai dari lingkungan hidup, ketajaman
dan kemampuan indera kita, ketahanan fisik, sampai
pada ukuran nilai dan, kebahagiaan yang akan kita
alami. Kehidupan kita di sana nanti akan berlangsung
selama 15 miliar tahun! Itulah kehidupan yang
sesungguhnya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
QS Al Mu’min (40): 39
"Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini
hanyalah kesenangan (sementara), dan sesungguhnya
Akhirat itulah negeri yang kekal"
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
QS. Al Kahfi: 45 - 46
"Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia)
kehidupan dunia adalah bagaikan air hujan yang Kami
turunkan dari langit. Maka menjadi subur karenanya
tumbuh-tumbuhan di muka Bumi, kemudian
tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan
oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala
sesuatu."
"Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan
dunia tetapi amalan amalan yang kekal lagi saleh
adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta
lebih baik untuk menjadi harapan"
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
QS. Thaahaa .(20) : 124-126
"Barangsiapa berpaling dari peringatanKu maka
sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit dan
Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam
keadaan buta"
"Berkatalah ia : ya Tuhanku mengapa Engkau
menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal
dahulunya aku adalah seorang yang melihat ?”
Allah berfirman : demikianlah telah datang
kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan
begitu pula, pada hari kiamat ini kamupun
dilupakan."
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
> > 
> > 
> > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor
> > --------------------~--> 
> > Get fast access to your favorite Yahoo! Groups.
> Make
> > Yahoo! your home page
> 
=== message truncated ===



                
__________________________________________ 
Yahoo! DSL – Something to write home about. 
Just $16.99/mo. or less. 
dsl.yahoo.com 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Life without art & music? Keep the arts alive today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/7zgKlB/dnQLAA/Zx0JAA/wnIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ditunggu selalu kontribusinya baik lewat website maupun mailing list.

Cara kirim cerita di website Sarikata.com :
http://www.sarikata.com/index.php?fuseaction=home.kirim_cerita
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke