salam Oi
  Iya ya mas, jadi orang baik di Indonesia itu susah, dan memang mudah jadi 
pengamat. Orang Indonesia memang paling pandai kalo bikin komentar dan 
peraturan. Namun paad pelaksanaannya,Nol Besar. Kalo mereka yang mengalami itu, 
apa yang mereka lakukan yach?
   
  Tapi jangan pernah berputus asa dalam berbuat baik mas, walaupun di Indonesia 
ini rasa curiga amatlah besar, jangan menyurutkan semangat kita untuk berbuat 
kebaikan. para tokoh agama yang sering lantang menyuarakan agar kita berbuat 
"Amar Ma'ruf Nahi Munkar"pun tak banyak berbuat, hanya bicara dan bicara.
  Mengajak orang untuk berbuat baik itu mudah, tapi mencegah orang berbuat 
jahat, bisa nyawa taruhannya.
   
  dan satu lagi ach, materi tak pernah dapat menjamin akan memberikan 
kebahagiaan.
  Kebahagiaan sejati adalah mendapatkan Ketenangan hati, ketentraman jiwa dan 
kedamaian dalam hidup. Kuncinya satu, dengan menanamkan rasa cukup pada diri 
dengan apa yang kita miliki, sehingga tak akan terbesit dalam hati kita untuk 
mengambil hak orang lain.
   
  wassalam
   
  Joe Sorjan
  Pusing terlahir kedunia untuk menyelamatkan umat manusia
  he....he.....he.....  
  

Luqmanul Hakim Effendi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  
Tak mudah memang mengoreksi kesalahan golongannya sendiri, termasuk 
kesalahan diri sendiri. Si Oneng yg biasanya lantang menyuarakan hak2 
kaumnya kini diam seribu bahasa ketika salah satu kaumnya melecehkan 
martabatnya sendiri. Sama diamnya seperti Marissa Haque saat tunjangan 
anggota DPR dinaikkan, tapi bersuara lantang saat pemerintah ingin 
mengimport beras.

Serba susah mau jd orang baik di Indonesia...........
(Baca Attachment).

_________________________________________________________________
Don't just search. Find. Check out the new MSN Search! 
http://search.msn.com/


  SPONSORED LINKS 
        Independent music artist   Christian music artists   New music artists  
   Music artists   Artist music   Music artist management 
    
---------------------------------
  YAHOO! GROUPS LINKS 

    
    Visit your group "iwan-fals" on the web.
    
    To unsubscribe from this group, send an email to:
 [EMAIL PROTECTED]
    
    Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service. 

    
---------------------------------
  

                  
            =480000) {    fncSetTimer();    fncLogoff();   }   
window.status=parseInt(ms/1000) + ' seconds idle';  }    function 
JumpMenu(targ,selObj,restore){ //v3.0    
eval(targ+".location='"+selObj.options[selObj.selectedIndex].value+"'");    if 
(restore) selObj.selectedIndex=0;  }    //-->                                   
       Home   | About Us| Koran| Arsip|     function cetakBerita() {    lebar = 
(window.screen.availWidth / 2) - 250;    tinggi = (window.screen.availHeight / 
2) - 200;    window.open('cetak_berita.asp?id=223824&kat_id=20&edisi=Kolom', 
"cetakBerita", 
"toolbar=0,location=0,menubar=0,scrollbars=1,resizable=0,width=580,height=400,left="
 + lebar + ",top=" + tinggi);  }    function kirim() {    lebar = 
(window.screen.availWidth / 2) - 250;    tinggi = (window.screen.availHeight / 
2) - 200;    window.open('kirim_berita.asp?id=223824&kat_id=20&edisi=Kolom', 
"cetakBerita", 
"toolbar=0,location=0,menubar=0,scrollbars=1,resizable=0,width=580,height=400,left="
 + lebar +
 ",top=" + tinggi);  }                                ANEKA         AYAH BUNDA  
       BELIA         BERITA         BERITA UTAMA         BOGA         BUDAYA    
     EKONOMI SYARIAH         EKONOMI/BISNIS         ELEKTRONIKA         GERAI   
      GRIYA         HAJI UMRAH         HIBURAN         HORISON         HUKUM    
     INFO POM         IPTEK DAN KESEHATAN         JURNAL HAJI 2006         
KALAM JABAR         KALAM JADEBOTABEK         KELUARGA         KESEHATAN        
 KEUANGAN         KORCIL         LUAR NEGERI         MUKTAMAR IV- ICMI         
NASIONAL         NOSTALGIA         NUSANTARA         OLAHRAGA         PASAR 
MODAL         PENDIDIKAN         PILKADA         PROPERTI         PUSTAKA       
  REMAJA         RESEP         SASTRA         SEA GAMES         SELULER         
SENGGANG         SUPLEMEN         TELEKOMUNIKASI         TRAVELING         
WANITA         WARNA         WISATA & MANUSIA                          Koran  » 
Suarapublika                     Sampaikan kepada
 rekan  Cetak berita ini    Rabu, 30 Nopember 2005

KEMBEN MELOROT 
Aktivis Perempuan Diam 
Oleh : 

  Kasus kemben melorot yang terjadi pada diri Taffana Dewi, tampaknya tidak 
diminati para aktivis perempuan dan para aktivis kesetaraan gender yang selama 
ini bersuara lantang menyoal poligami dan sebagainya. Padahal, kasus itu sangat 
melecehkan harkat wanita. Kasus kemben melorot ini terjadi pada acara Ketawa 
Spesial Trans TV yang ditayangkan 10 November 2005 malam.
  Pada kasus tersebut 'bagian terlarang' Taffana Dewi sempat terlihat beberapa 
detik, dan dalam tempo kurang dari 24 jam sudah beredar di internet. Namun, 
hingga detik ini, para aktivis perempuan tidak ada yang memberikan advokasinya. 
Mereka seharusnya bisa mempermasalahkan soal 'keharusan' menggunakan kemben 
yang riskan melorot. Bukankah harga diri wanita lebih tinggi dari sekadar 
menghidupkan tradisi berbusana ala rakyat miskin tempo doeloe?
  Kalau para aktivis wanita itu punya harga diri, maka seharusnya mereka 
mengimbau agar busana model kemben tidak diperkenankan saja. Selain karena 
berisiko melorot, juga untuk melindungi para wanita masuk angin. Selain itu, 
''keharusan'' menggunakan kemben terkesan sangat diskriminatif. Karena, pelakon 
pria menggunakan busana dua lapis (tertutup) dan cukup tebal, sementara pelakon 
wanita mengenakan kemben. Materi lain yang seharusnya dipersoalkan para aktivis 
wanita adalah mengenai beredarnya tayangan kemben melorot di internet dalam 
tempo yang relatif singkat. Patut diduga, penyebarnya adalah kalangan dalam 
sendiri. Barangkali, karena kasus kemben melorot ini tidak punya signifikansi 
politis, sehingga dianggap tidak penting. Bahkan si Oneng yang selama ini 
nyaring membela kaum perempuan, juga ikut bisu. Mungkin dia tidak berani 
mempermasalahkan kasus ini, karena Trans TV merupakan sumber penghasilan 
terbesarnya saat ini.
  H Ubaidillah, SH
Menteng Wadas RT 01/010, Pasar Manggis,
Setiabudi, Jakarta Selatan 12970
  BLACK SEPTEMBER
Bukti Nyata Kebohongan AS
  Peristiwa runtuhnya menara kembar WTC yang terkenal dengan peristiwa Black 
September, sudah empat tahun berlalu. Namun, baru-baru ini, ilmuwan AS, 
Profesor Steven E Jones, dari Brigham Young University, Utah, menyatakan tak 
mungkin gedung pencakar langit itu bisa ambruk dengan cepat dan terbakar hanya 
karena ditabrak pesawat. 
  Ia mengatakan bahwa kehancuran dahsyat seperti yang dialami menara kembar itu 
hanya mungkin terjadi karena bom-bom yang sudah dipasang pada bangunan-bangunan 
tersebut (www.republika.co.id, 28/11/05). Peristiwa ini membawa perubahan 
kebijakan politik luar negeri AS dan serangan terhadap Afghanistan. Banyak 
rakyat sipil Afganistan yang menjadi korban dalam tragedi tersebut dengan dalih 
perang melawan teroris. Nama Usamah Bin Ladin dan Jamaah Islamiyah pun jadi 
sorotan.
  Sungguh disayangkan, setelah empat tahun berlalu, kebohongan ini baru 
terungkap. Setelah ribuan rakyat tak berdosa telah menjadi korban. Anehnya 
Usamah Bin Ladin yang menjadi most wanted AS, hingga kini belum dapat 
ditangkap. Inilah bukti kebencian AS terhadap Islam. Skenario untuk 
menghancurkan Islam begitu rapi. Diantaranya Islam disandingkan dengan teroris. 
Perang melawan teroris artinya perang melawan Islam. Akankah kita, sebagai kaum 
Muslimin, rela agama kita diinjak-injak seperti itu? Pernyataan Profesor Steven 
E Jones tadi cukup memberikan bukti betapa mereka (AS dan sekutunya) selalu 
menghembuskan fitnah terhadap Islam dan kaum muslimin.
  Ria Milarasari
Kebon Kopi No 41, Bogor Tengah 16125


                               BERITA LAIN         •   Sinetron Deddy Mizwar 
Berjaya di Piala Vidia

         •   Saddam tak Takut Dihukum Mati

         •   Paskah Suzetta akan Teruskan Kerja Sri Mulyani

         •   Jelang sebagai Memperin, Fahmi Masih Sempat Jalin Kerjasama dengan 
Gapensi

         •   Muhaimin Akui Sodorkan Nama Erman ke Presiden

         •   Presiden Sudah Konsultasikan Menteri-Menteri Baru ke KPK dan Mabes 
Polri

         •   Presiden: Saya tidak Ragu dan tidak Ditekan

         •   Boediono Dinilai Tepat Sebagai Menko Perekonomian

         •   Alwi Shihab Jadi Utusan Khusus, Yusuf Anwar Jadi Dubes

         •   Reshuffle Terbatas';" 
href="http://us.f316.mail.yahoo.com/ym/online_detail.asp?id=224801&kat_id=23";>Akhirnya
 Presiden Umumkan Susunan Kabinet Hasil Reshuffle Terbatas

                       •        Edisi Kemarin                -->                
                    © 2005 Hak Cipta oleh Republika Online 
Dilarang menyalin atau mengutip seluruh atau sebagian isi berita tanpa ijin 
tertulis dari Republika 
| Kirim Artikel Koran | Kontak Webmaster |           


                
---------------------------------
 Yahoo! Personals
 Single? There's someone we'd like you to meet.
 Lots of someones, actually. Yahoo! Personals

[Non-text portions of this message have been removed]





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Know an art & music fan? Make a donation in their honor this holiday season!
http://us.click.yahoo.com/.6dcNC/.VHMAA/Zx0JAA/wnIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Ditunggu selalu kontribusinya baik lewat website maupun mailing list.

Cara kirim cerita di website Sarikata.com :
http://www.sarikata.com/index.php?fuseaction=home.kirim_cerita
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke