7 hari Amalan 
  Surat Yasi
   
  Jinakkan Sihir Pemutus Hubungan Kekasih
   
  ( Teluh Siluman Buaya Darat )
   
  True Story By : Heru Trisakti Hanuranto
   
  Lega rasanya mendengar berita menggembirakan dengan pulihnya Cyntia adik 
kandung Rani yang merupakan teman lama penulis serta berdomisili di pinggiran 
kota Jakarta. Haru serta bahagia yang tidak terperikan seperti penulis 
terbangun dari mimpi-mimpi yang sangat indah. Setidak-tidaknya demikianlah 
dalam rangka amar makruf nahi munkar dan tentunya sesuai hadits Rasulullah saw, 
bahwa sebaik-baiknya seseorang adalah yang bermanfaat bagi saudaranya antar 
sesama muslim. 
   
  Penulis kembali beraktifitas seperti semula sebagai seorang Petroleum 
engineer di salah satu perusahaan minyak kecil dibilangan Pancoran, Jakarta 
Selatan. Hari terus berlalu dengan berkutat dengan perhitungan-perhitungan 
cadangan minyak serta mendesign sumur-sumur baru baik untuk kerja ulang ataupun 
sumur-sumur sisipan (infill well).
   
  Disela-sela kesibukan yang banyak menguras pikiran, kadang penulis sempatkan 
untuk mencari peluang-peluang untuk rias pengantin. Eeeee … barangkali ada 
rezeki dari Allah SWT. Yang namanya rezeki itukan harus dijemput nggak bisa 
kita tinggal diam saja. Begitu pula seperti yang diisyaratkan surat Al jumuah : 
10
   
  “Selesai engkau shalat maka betebarlah engkau di muka bumi ini. Carilah 
karunia-Ku dan sebutlah nama-Ku ( berdzikirlah dengan ikhlas ) sebanyak 
mungkin, niscaya engkau beruntung.”
   
  Yang namanya rias pengantin sebenarnya gawenya nyonya di Bogor, namun karena 
ingin mengembangkan sayap ke Jakarta, maka penulis berusaha untuk betebaran 
diluar area Bogor seperti yang di isyaratkan surat Al Jumaah di atas. Ya 
barangkali ada rezeki tambahan buat nabung dan beli rumah plus mobil …he..he.
   
  Sore itu dua minggu setelah kejadian Pelet Dewa Cinta Pemetik Bunga digusur 
dari peredaran, sepulang dari kantor, penulis bersilaturahmi dengan seorang 
fotografer muda terkenal di Bogor Tengah. Dia bernama Iwan (bukan nama 
sebenarnya). Hubungan antara penulis dan Iwan adalah dalam rangka hubungan 
bisnis dimana Iwan merupakan group dari sanggar rias yang kita dirikan. Tentu 
nantinya Iwan beserta krunya akan bertugas sebagai fotografer yang akan 
mengambil momen-momen penting saat pernikahan berlangsung, baik di Bogor 
ataupun di Jakarta.
   
  Dengan usia yang masih cukup muda, Iwan memiliki segudang pengalaman untuk 
masalah jeparat-jepret momen-momem penting tadi. Para pelanggannya tidak 
terbatas untuk kalangan di kota Bogor saja, namun lebih dari itu  para 
pelanggannya telah merambah dari mulai Jakarta hingga Purwokerto di Jawa Tengah 
sana. Ketenaran dan wajahnya yang cukup ganteng serta simpatik, tentu membawa 
berkah tersendiri bagi Iwan. Salah satu pelanggannya yang seorang cover girl 
serta kuliah di salah satu perguruan tinggi swasta di Bogor dengan mudah 
dipacarinya.
   
  “He ..he he.., kejadian rupanya ya mas Iwan, nggak usah susah-susah 
nyarinya.” Kata penulis menggoda Iwan  yang ketika itu tampak mesem-mesem.
   
  “He..he, iya nih mas Heru udah dari sononya kali. Ya kayak buah jatuh dari 
pohonnya, bakalan nggak jauh-jauh tuh jodohnya … ha..ha.” kata Iwan sebari 
tertawa lepas.
   
  “Ya sudah kalo kalian berdua sudah saling cocok, nggak usah lama-lama deh. 
Ntar biar nyonya yang ngeriasnya and pake harga temen plus diskon. Tuh apa 
nggak hebat !?”
   
  Iwan tidak segera memberi respon manakala penulis menawarkan jasa rias 
kepadanya. Sesuatu yang kemudian berubah secara perlahan-lahan dan akhirnya 
turun ke level yang amat rendah. Iwan menunduk serta menghela nafas panjang. 
Penulis melihat perubahan mimik muka Iwan yang kini nampak sedikit murung.
   
  “Eeeh .. sory nih, apa ada kata-kata yang kiranya tak berkenan ?” kata 
penulis kemudian.
   
  “Oooh nggak mas Heru, bukan begitu masalahnya. Cuma kayaknya hubungan kita 
sudah berakhir sampai disini saja. Love connection is over now .”
   
  “Lho .. lha kok bisa, baru aja kita ngomong soal pacarmu yang fotomodel tadi, 
lha sekarang belum apa-apa kok sudah putus dijalan, gimana ceritanya ? 
   
  “Nggak tahulah mas, kejadian tiba-tiba saja. Tiba-tiba terus nggak lama dia 
minta putus dan banyak menghindar dari saya, setiap saya meminta alasan kenapa 
dia minta putusnya.”
   
  “Hmm .. aneh ya. Tapi bisa juga nggak aneh kali dia pingin konsentrasi dengan 
kuliahnya terlebih dahulu?”
   
  “Atau dia punya gebetan yang baru lagi mas Heru ?” katanya meneruskan 
pertanyaan saya.
  “Emang keliatannnya gimana ?”
   
  “Dia pernah saya pergoki sedang jalan dengan cowok lain pake mobil sedan 
Honda City, seminggu yang lalu. Sampe saya ketok-ketok tuh kaca mobil cowoknya. 
Tapi dasar mantan cewekku sudah nggak peduli lagi, mereka terus berlalu tanpa 
memperdulikan saya yang sudah basah kuyup kehujanan.”
   
  “Wah, sudah kayak sinetron saja, ngejar-ngejar cewemu yang diambil cowok 
laen. Mana pake mobil lagi …eee hujan pula, kasian juga lu Wan.” Kata saya 
dengan nada terenyuh.
   
  Sesaat kemudian kami lalu terdiam. Kami terus berdiam seperti sedang 
memikirkan apa yang sebenarnya yang telah terjadi dengan semua ini. Sebuah 
episode cinta kilat yang berumur jagungkah, atau barangkali mereka tak berjodoh 
sehingga berakhir tanpa kesan dan pesan ?. Duh … malang nian dikau temanku, 
Iwan.
   
  Sementara itu sore terus memburu waktu magrib tiba. Awan komulus tampak 
menjadi awan mendung yang sebentar lagi akan berubah menjadi hujan. Hitam dan 
kelam sekelam hati seorang fotografer muda yang tengah dirudung duka karena 
ditinggal minggat kekasih yang seorang foto model cantik jelita, oleh lelaki 
misterius yang bermobil Honda City.
   
  Desiran angin kuat tanda diujung sana telah hujan, demikian pula daun-daun 
kering berguguran ke atas permukaan bumi, seolah ikut merasakan kepedihan hati 
seorang Iwan.  Lamat-lamat terdengar tembang lawas Crisye mengalun dengan 
sendunya. 
  Tembang yang melukiskan ketegaran hati seorang laki-laki yang ditinggal pergi 
kekasihnya entah kemana.
   
  Tak pernah kusangka, ini terjadi ….
  Kisah cinta yang suci ini ….
  Lupa sgala yang tlah engkau ucapkan ……
  Kau tinggalkan aku …..
  Pergilah kasih kejarlah keinginanmu…..
  Selagi masih ada waktu……
  Jangan hiraukan diriku……
  Aku rela berpisah demi untuk dirimu
  Smoga saja tercapai semua keinginanmu ….
   
  Kedua mata Iwan kemudian terpejam Terpejam sangat erat dan pikirannya jauh 
menerawang ke awang-awang menembus gelapnya hati  ditinggal cahaya pelita sang 
kekasih sigadis fotomodel.
   
  Saya merasa sangat bersalah telah membahas masalah ini, 
  sehingga Iwan larut dalam kedukaan yang nampak begitu dalam
   
  “Sory ya Wan aku sih tadinya cuma bermaksud mau bersilaturahmi saja. Nggak 
tahunya kok malah jadi begini.”
  “Oh nggak mas Heru, nggak begitu. Memang mungkin sudah seharusnya demikian. 
Tapi saya mah sudah ikhlaskan semuanya kok ..” katanya dengan hati yang kembali 
tegar.
   
  “Bagus ..bagus. Pemuda semacam kamu Wan harus bermental baja. Patah tumbuh 
hilang berganti, pacar kabur banyak yang ngganti….he..he.” kata saya menghibur 
Iwan.
   
  Iwanpun tertawa mendengar banyolan saya dengan mengandaikan pantun yang 
sebenarnya nggak nyambung banget dengan permasalahannya.
   
  Kala kita masih tertawa-tawa dengan banyolan yang sederhana tadi, tiba-tiba 
saya merasakan kehadiran sesosok mahluk hitam serta berbulu tepat dibelakang 
saya. Sekujur tubuh merinding begitu mahluk yang mungkin bernama gondoruwo 
mendekat ke arah kami berada. Sebenarnya sedari awal saya sudah melihat banyak 
keganjilan-keganjilan yang berhawa negatif disekitar studio tempat Iwan membuka 
konter khusus photografi serta olahan digitalnya itu. 
   
  Tepat disamping studio terdapat satu pohon rambutan yang cukup lebat dan 
berkesan wingit. Dari penglihatan batin nampak 3 sosok mahluk hitam dengan 
bulu-bulu yang menyerupai gorila nampak asyiknya nongrong dengan sorot matanya 
yang berwarna merah menyala. Ternyata satu diantaranya turun mendekati penulis 
yang mungkin karena tubuh penulis mengeluarkan hawa panas akibat dzikir-dzikir 
yang secara kontinyu diwiridkan setiap malamnya.
   
  “Hmm … kayaknya kita kedatangan tamu nggak diundang nih. Tuh tepat dibelakang 
saya.” Kata saya kepada Iwan dan beberapa teman Iwan yang baru saja bergabung 
untuk ikut mengobrol.
   
  “Betul mas disini banyak sekali terlihat penampakan. Bahkan dibelakang rumah 
ini pernah terlihat seorang kakek-kakek tua misterius.” Kata Banu teman Iwan 
yang biasa bertindak sebagai asistennya si Iwan.
   
  “Ho-oh, betul kelihatannya demikian. Tambahan di kamar mandi tampak ada 2 
sosok gaib, trus dipojokkan pager bekas kolam juga ada 2 penampakan bertubuh 
kurus tinggi serta berambut panjang.” Kata penulis sembari menunjukan 
titik-titik dimana mahluk Allah yang satu ini tak nampak dengan mata telanjang 
biasa.
   
  “lagian biasanya kalo bangsa mereka (mahluk halus red.) sudah amat mengganggu 
biasanya mereka merasuk kedalam tubuh, utamanya kalo kita makan lupa membaca 
basmalah. Maka menurut sutu hadits, setan akan turut serta dalam makanan yang 
kita tadi dan mereka turut masuk melalui peredaran jalan darah manusia. Jadinya 
orang yang disusupi tadi tingkah lakunya akan menjadi nggak bener. Males 
shalat, gampang marah yang sebenarnya nggak perlu-perlu amat dll, begitu loh …”
   
  Tentang rasukan jin dalam tubuh, mengikuti Hadist Rasulullah saw : 
  “Sesungguhnya setan berjalan pada diri anak Adam menurut perjalanan 
darahnya.” 
  (HR. Bukhari – Muslim).
   
  “Oooh begitu ya mas ...” kata Iwan dan teman-teman lainnya yang berjumlah 2 
orang.
   
  “Nah, satu jalan lagi bisa juga lewat alam mimpi yang disebut Al Hulmu alias 
mimpi yang berasal dari setan. Jadi kalo kita bermimpi yang serem-serem, itu 
bukan berarti nggak ada artinya, atau bahkan katanya bunga mimpi. Sesuatu yang 
mengerikan atau menakutkan, seperti melihat bentuk mahluk-mahluk yang aneh, 
menunjukan disekitar rumah kita ada mahluk halusnya. Dalilnya mana, coba kita 
perhatikan satu hadis yang berbunyi :
   
  “Ar-ru’ya ‘mimpi kebaikan’ berasal dari Allah, sedang al-hulmu ‘mimpi buruk’ 
berasal dari setan.” 
  (HR. Imam Muslim)
   
  “Kalo begitu mas, kemaren saya mimpi dikejar-kejar sama buaya dan terus buaya 
menggigit kaki saya, berarti ada setan dong yang didekat saya? Kata Iwan dengan 
mimik muka amat serius.
   
  “Insya Allah memang demikian adanya. Itu Buaya jenis kelaminnya cewe kali ya, 
sampe ngejar-ngejar sampean. Ente kan ganteng ya …he..he “
   
  “Ha..ha..ha, biasa aja si masnya. Tapi setelah bangun dari mimpi kaki kerasa 
sakit dan sepertinya memang ada bekas gigitan. Terus hilang tuh sakitnya pas 
selesai shalat Subuh.”
   
  “Alhamdulillah, untungnya nggak sampe meriang-meriang badan sampeyan yah ?”
   
  “Alhamdulillah mas nggak sampe panas dingin nih badan. Tapi yang herannya 
mantan ceweku pada waktu  yang bersamaan bermimpi dikejar-kejar sama buaya juga 
dan kena gigit juga. Nah yang lebih heran lagi setelah itu doi sikapnya berubah 
drastis lalu minta cerai …eeeh putus ding …he..he.” Katanya setengah bingung 
setengah cengengesan.
   
  “Nah looooh ..????” Kata saya terkejut
   
  “Nah loooh sijali-jali mas ..?
   
  “Huss bukan .. emang ondel-ondel. Bukan lageeee …he..he. Hmm tunggu sebentar, 
katanya kaliankan bermimpi dikejar buaya dalam satu malam yang sama, trus 
digigit tuh sama buaya sama-sama juga. Dan setelah itu kalian putus hubungan 
kekasih ya ? Berarti ada sesuatu yang nggak beres dengan hubungan kalian nih.”
   
  “Maksudnya mas Heru gimana ?
   
  “Kayaknya ada sesuatu kekuatan yang nggak keliahatan yang sengaja dibuat agar 
hubungan kalian berakhir di tengah jalan. Pake sejenis sihir gitu lah yaw. Aneh 
ya .. tapi itu nyata ?
   
  Sejenak Iwan terbengong-bengong manakala penulis menerangkan kemungkinan 
mengapa dia dan kekasihnya yang seorang fotomodel, putus hubungan kekasih di 
tengah jalan secara tiba-tiba.
   
  “Nggak usah bingung kang Iwan yah. Coba nanti malem buka Al Qur’an dan lihat 
surat Al Baqarah ayat 102. Disebutkan bahwa ilmu sihir itu ada dan diturunkan 
pada jaman nabi Sulaeman as oleh 2 malaikat yang bernama Harut dan Marut. Nabi 
Sulaeman as tidaklah kafir, tapi setan-setan itulah yang kafir karena telah 
belajar ilmu sesat yang bernama sihir dan dengan ilmu-ilmu itulah para setan 
dan manusia yang berjiwa setan memperdayai hamba-hamba-Nya shaleh agar 
tergelincir kepada jurang kesesatan.”
   
  “Oooo, begitu ya mas. Jadi kalo namanya santet, teluh …terus pelet itu ada ya 
dan bukan sekedar mitos ?”
   
  “Jangankan kita yang Cuma orang awam, Rasulullah saw sendiri melalui satu 
riwayat Imam Bukhari pernah disihir oleh seorang dukun wanita Yahudi, melalui 
perantara rontokan rambut beliau yang tertinggal disisir, serta dengan 
menggunakan sejenis boneka-bonekaan yang mirip dengan Beliau. Beliau kemudian 
jatuh sakit hingga 6 bulan lamanya. Siapakah yang meruqyah beliau, 
  dia tak lain adalah Malaikat Jibril as. Jadi jelas ya dalil-dalilnya baik 
dari surat Al Baqarah ayat 102 dan HR. Iman Bukhari dalam kitabnya yang bernama 
Fathul Baari.”
   
  “Kamu masih sayang tidak dengan Sonia ( mantan pacarnya red.) ?” Kata penulis 
mencoba melihat perasaan hati Iwan sebenarnya.
   
  “Masih mas, sampai detik ini benih-benih cinta itu masih ada, meskipun 
sebagian besar sudah habis diterjang badai. Kadang lagi mas Heru pas lagi inget 
Sonia, pas lagi makan nggak bisa tidur, pas lagi tidur nggak bisa makan …
bingung mas.”
   
  “Lha iya kalo makan sambil tidur itu mah yang dinamakan debusssss atuuuu 
..he.he, wah tambah ngaco aja luh Wan, mentang-mentang kasmaran banget, trus 
jadi lemes begitu. Oke sekarang begini aja ya, saya mau kasih amalan yang mana 
insya Allah kalo memang Sonia jodohnmu, doi akan kembali ke pelukan ente yah. 
Eit … nanti dulu enak aja dipeluk-peluk, nikah dulu yah biar nantinya berkah 
begitu maksud ane. 
  Itu karena Sonia kabur dari sisimu disebabkan oleh faktor sihir tadi, jadi 
aku mau membantu sama temen.
   
  “Boleh-boleh mas Heru, apa sih amalannya insya Allah aku mau ngejalaninnya.”
   
  “Ada syaratnya yang pertama mengamalkannya harus dengan hati yang ikhlas. Doi 
balik atau nggak balik yang jelas ikhlaskan saja bila ternyata kita sudah 
rampung menjalankan amalannya. Allah itu Maha Tahu, apa dan siapa jodoh kita 
kelak dikemudian hari. Manusia wajib berusaha lepas dari itu hasilnya tidak 
menjadi wajib karena haknya manusia dibatasi oleh haknya Allah SWT. Tapi 
yakinkan sekali lagi Allah SWT, pasti memberikan kita yang terbaik menurut 
ukurannya masing-masing, insya Allah.”
   
  “MERDEKA  cihuiiiiiiiiiii….he..he..he !!! Teriak si Iwan dengan tiba-tiba
   
  “Busyeeet …nyemprooot luh, belom lagi ujan cuman mendung doang, eee hujannya 
dari sini. 
  Weeh sialan makan pete luh ya Wan …ha..ha..ha.
   
  “Cuma satu biji doang, tapi jengkolnya 1 piring nih …ha..ha..ha..ha, just 
kiding mas Her”
   
  “Elu mentang-mentang lagi patah hati, pelarian aja ke jengky luh.
   Yang ada mah bukan masalah jadi selesai, malah bikin tambah masalah tuh 
..he..he.” Kata Banu berseloroh.
   
  Kami berempat bersama seorang tamunya Iwan, tertawa terpingkal-pingkal karena 
banyol-banyolan patah hatinya si Iwan foto grafer muda, membuat suasana berubah 
menjadi hingar bingar jauh dari kesah sedih karena Sonia sang pujaan hati, 
sekarang ini dalam “cengkraman” laki-laki misterius bermobil Honda City.
   
  Setelah segalanya disanggupi dan saya melihat wadah aqidah serta ketaatan 
Iwan dalam shalat 5 waktu sudah cukup baik, maka penulis berikan amalan wirid 
berupa bacaan surat Yasin yang harus didawamkan segera setelah shalat tahajud 2 
rakaat tengah malam di 1/3 malam terakhir. 7 hari berturut-turut serta tidak 
terputus adalah kunci rahasia surat Yasin dimana di dalamnya akan ditemui 
banyak hal-hal yang tidak terduga. 
   
  Surat Yasin adalah Hatinya Al Qur’an. Dalam riwayat lain surat Yasin itu 
adalah wewangiannya Al Qur’an. Barangsiapa membacanya pada waktu malam hari, 
maka Allah akan mengutus 1000 malaikat untuk menjaganya dari kejahatan semua 
setan yang terkutuk, dari setiap penyakit, bila mati pada hari itu Allah akan 
memasukannya ke Surga. Membaca surat Yasin pahalanya akan sama dengan pahala 20 
kali haji, sedang bagi yang mendengarkannya pahalanya sama dengan orang 
mengeluarkan uang 1000 dinar untuk membiayai perang di jalan Allah (1). 
  Wallahu A’lam Bish Showab.
  
=====================================================================================XXX
  Note : 
  (1) : Dikutip dari Majmu’ Syafaat, Mengambil Manfaat Al Qur’an hal 407 – 414, 
Muhammad Taufiq Ali Yahya.
  
==============================================================================XXX


                
---------------------------------
Yahoo! Mail
Bring photos to life! New PhotoMail  makes sharing a breeze. 

[Non-text portions of this message have been removed]



Donasi Dana untuk Sarikata.com :

No Rek : 145-118-2990
Atas Nama : Yudhi Aprianto
BCA KCP : Gatot Subroto Jkt

Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas donasi yang telah Anda 
berikan demi kelangsungan Sarikata.com di dunia maya ini.

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke