Kenapa Harus Dengan Nama Yang Sama
Oleh: Lara Manis

310 xxxx kupencet nomor telp dari sebrang sana kudengar suara parau ibu ibu
, tanpa salam tanpa basa basi kulangsung bertanya , tante dionnya ada dan
dari sebrang terdenganr lagi suara parau yang jutek itu , dari siapa nie?
dari laras tante . tunggu sebentar , dan tiba2 kudengar lagi suara dion
hallo …….. tanpa dia ngomong sepatah katapun lalu aku samber omongannya
dengan kata kata yang selama ini ingin ku utarakan , selamat ya dion aku
ucapkan selamat padamu , selamat untuk apa? jawab dion . aku hanya isakan
tangisku dan sebagai pemecah suasana aku katakana aku sangat sayang sama
dion . tapi dion hanya diam seribu basa . selamatya atas hubungan kamu
dengan laras , kamu ngomong apa laras? Tanya dion kaget , iya kamu udah
temuin dia kan? kenapa harus dengan nama laras juga kamu hianatin aku kenapa
harus dengan nama yang sama kamu selingkuh. dengan nada gemetar aku menahan
tangisku , maksud kamu aap laras? dion ngelak , gak usak kamu ngelak dion
selama ini kamu selallu cemburuin aku hubungan sama rafly padahal kamu yang
selama ini hianatin aku , dengan berang dion bentak aku cukup sekarang kamu
gak usah ganggu aku lagi laras ! tanpa ada alasan yang dapat menguatkan
alasan dirinya dia langsung tutup telp aku langsung redial telp itu dan dion
bentak aku lagi akhirnya kami berantem sampe mama dion yang jutek itu tambah
muncak amarahnya lagi2 telp ditutp aku terus ngeyel tapi mereka gak nangepin
telp dariku dan akhirnya aku putus asa ,

dengan langkah gantai aku keluar dari kbu wartel lalu kubayar billku tampa
terimakasih aku langsung pergi dari wartel . menuju rumah kostku tanpa
kusadari dari taadi ada org yang perhatiin aku , dan akku gak pernah
peduliin di sekelilingku aku hanya mikirin nasib malang ini aku hanya peduli
dengan rasa sakit dihati ini . atas penghianatan dion padaku yang selama ini
aku berusaha setia padanya tapi akhirnya kesetiaan ini dibalas penghianatan
yang menyedihkan dion selingkuh dengan teman di cybernya dan mereka
kupidarat lalu mereka menikam aku dari belakang . dendie pengakuan co dalam
mobil blazer yang sedari aku diterminal sampai aku ke mall dan sampe aku ke
wartel dia terus saja ikutin aku , dendie seorang kalangan excecitive muda
yang tampan dia berdasi dan berwibawa

dendie menghentikan laju mobilnya dan dia parker tepat depan aku , otomatis
aku bentak dia untung saja aku gak terserempet . tapi dendie gak peduliin
bentakan kerasku dia keluar dari mobilnya dan dia menatapku tak kedip2
sedikitpun , heh kenapa anda melihat saya seperti itu apa saya keliatan
seperti orang gila? dengan nada marah aku bertanya pada cowok yang belum aku
kenal itu . hehehehe , kenalin nama saya dendie diulurkan tangannya yang
bersih hakus dan putih itu , aku gak balas uluran tangnya tapi aku hendak
ngeloyor pergi . tiba2 tanganku dipegang dendie dengan erat .

Manies dari terminal aku lihat kamu sednag bingung sampe ke wartel dan
keluar wartelpun kamu menangis , mataku terbelalak dan bibirku cemberut ya
elah saya amu sedih mau bingung kanapa anda peduliin saya ? dengan senyuman
yang manis teramat memikat hati dendie berkata jelas aku peduli sama kamu
manies soalnya kamu manies . wajah kamu yang manies itu akan hilang dengan
kesedihan kamu yang berlarut larut . aku gak ada maksud lain selain ingin
menghibur kamu , manies harus nya kamu tanda Tanya kenapa aku peduli ?
karena aku mengenalmu bukan saat ini saja aku sudah mengenalmu laam sekali
bahkan aku telah mengagumimu semenjak aku melihat kamu dan aku sangat
mengemari karya karya mu . kamu sangat pandai berilusi bahkan wajahmupun
terpampang disebuah website dimana aku pernah membaca seluruh profilmu itu .
aku tertarik dengan semuanya dengan karya kamu kamu bisa bikin aku sellau
penasaran ingin bertemu denganmu sehingga mendorong aku untuk bertanya pada
admin tapi mereka gak buka mulut juga , dan tempo hari aku pernah mengirim
pesan padamu itupun gak kamu balas sampai pada akhirnya aku lihat diforum
nama kamupun ada dan di forum itu ada nama seorang cewek yang selama ini
menjadi temen deket kamu , aku beranikan Tanya padanya tentang dirimu dan
akhirnya dia mau memberikan alamat dimana kamu kerja , laras ………. aku
berasal dari Surabaya tapi keinginan untuk bertemu kamu mendorong aku
kejakarta dan aku punya perusahaan lokomotif di cikarang jawabarat sebulan
sekali aku datang , untuk melihatnya karena disurabayapun aku masih memegang
perusahaan dibidang batik . tapi …………….. demi untuk bertemu denganmu aku
rela tinggalkan semua itu dan aku serahkan semuanya pda wakilku biar dia
yang mengelola untuk sementara waktu .

laras tadi aku datang ketempat kerjamu dan aku tanyakan pada satpam dan dia
tunjuk kamu yang bernama laras saat itu kamu berlalu didepanku dan langsung
naik ankutan umum . lalu aku ikutin kamu , nah sampe sekarang , akhirnya aku
baru bisa ngobrol sama kamu . kenalkan laras namaku dendie . dengan ragu
akupun balas uluran tangan dendie iya namaku laras pringandani aku berasal
dari jawa barat juga tepatnya dikota kembang , dan sekarang aku tinggal di
daerah sini gak jauh dari sini .

dendie kayaknya kita gak bagus ngobrol disini lebih baik kita cari tempat
duduk biar kita bisa berbicara banyak dan akhirnya pun kami masuk ke kafe
kecil yangn gak jauh dari tempat kami ketemu , dendie bertanya tentang
kesedihan ku itu dan akhirnya aku lepaskan semuanya uneg2 ini pada dendie ,
dendie ngasih saran agar aku bersabar dan dendiepun bialng agar aku cari
kebenaran tentang berita itu . walaupun kami baru ketemu tapi rasanya aku
udah kenal dia lama . dendie orangnya per dan dendie boleh dibilang co
karismatik sopan satun nya bagus tapi sayang aku sudah punya tambatan hati
walaupun dia menyakiti aku tapi aku yakin suatu saat nanti dion akan sadar
bahwa kesetiaan ku lebih dari segalanya . tepat pukul 11.30 akhirnya aku
berpamitan pada dendie untuk pulang dan dendiepun akhirnya pualng ke
penginapannya. dan besok harinya dendiepun pulang ke Surabaya .

tinggallah aku disini dijakarta yang penuh dengan kepahitan , yang penuh
dengan penghianatan dan rasa sakit . badanku lemas sekujur tubuhku gak
bertenaga kucoba raih obat panasku yang sudah sebulan gak pernah kusentuh.
tiba2 terererererrererreeerrerrt hpku bunyi , ternyata dendie telp . dia
udah ada dibandara . aku ucapin sampai jumpa lagi , dan hanya itu yang bisa
ku ucapkan sebagai basa basiku . dan dendiepun jawab makasih sayang semoga
mass bisa secepatnya kembali kejakarta . Deg hatiku seperti di tonjok
badanku makin panas dan bibirku gak mmapu lagi berkata apa apa dendie seolah
olah memaksa untuk masuk dan merasuki pikirankuk yang sednag kalut dendie
seolah olah meminta agar aku melupakan dion dan menjalin kasih dengannya .
tiba2 terbayang lagi wajah dendie yang tampan rupawan itu , tapi kusap
wajabku dan beristigfar , tiba2 dendie bicara lagi , laras kok kamu diem
kamu gak mau ya massmu ini dating menemuimu lagi ? ehm bole aja she dendie
klo ada waktu . dengan berat hati aku bicara demikian , yessssssssssss
dendie kegirangan ya ud selamat berpisah untuk bertemu lagi ya sayang , aku
sayang laraas . hmmmmmmmmmm aku narik nafas sebelum aku jawab hp udah bunyi
tutututuutututut dan aku tutup . lalu aku berkemas untuk pergi bekerja
karena itu aktivitas rutinku dan seperti biasa jam 6 sore aku pulang dan aku
kembali pencet no telp diatas dan suara jutek kembali lagi kudengar yang
membuat telinga ini bega ,,,,,, hmmmmmmmmm dion keluar dari sebrang
terdengar suara itu sambil kuk dengar banting telp . yaaaaaaaaa apa boleh
buat saat ini dion gak megang hp . entah gak megang atau sengaja gak ngasih
tau nomornya yang baru aku gak tau , Dan akhirnya aku pulang dengan kecewa .

malam itu aku melamun menatap langit kuanntikan dion telp ke hpku tapi hpku
bunyi lagi yang telp hanya temen2ku yang lain yang gak aku harepin lagi lagi
dendie nanyain kabarku dengan males aku jawab baik baik saja , walaupun
dendie seorang yang tampan tapi hatiku tetep gak bisa lupa dengan dion yang
selama ini menjadi tambatan hatiku .

hem hari hari kulalui tanpa suara marahnya dion dan tanpa suara mesranya
dion aku coba berjalan dengan pikiran tak menentu dan sampe pada suatu saat
aku sudah tak sanggup lagi menahan gejolak hatiku tepat pukul 6 pagi
kuberanikan diri telp kembali dan akhirnya dion pula yang angkat dengan
senang aku panggil dion ini dion kan tak terasa air mata basahi pipiku yang
belum kena air itu dion ngomong pelan sekali sampai aku gak bisa dengar
suaranya sepertinya dion sudah malas ngomog lagi denganku , dan ketika
kutanya apa dia masih mencintaiku dia jawab gak tau ……… dan ketika aku Tanya
apakah dia mau bertemu denganku dia jawab malas akhirnya isak tangis ku
makin laam makin kenceng aku gak bisa lagi nahan penderitaan ini . Dion
terus saja memutar balikan fakta dia gak ada minta maaf padaku . apalagi
menyesali perbuatannya . kejam terlallu kejam semua ini menimpaku dan
akhirnya aku memohon dengan sangat sebelum semuanya berakhir aku minta
kejelasan dari dia kalau memang bener mereka hubungan bagiku relakan saja .
Tapi dia menyangkannya dion hanya bilang apdkau klo dia sangat penasaran
dengan nama nama laras yang lain selain diriku dia hanya ingin tau bagaimana
laras yang lain . padahal aku gak pernah mau tau dion yang lainnya walopun
banyak nama dion selain dion yang menjadi kekasihku tapi tak sedikitpun aku
penasaran .


dengan permohonan yang sangat akhirnya dion mau ketemu malam nanti dan
akhirnya kami ketemu dia sebuar tempat biasa kami bertemu disanapun kami gak
ammpu mengucapkan apa apa kedua duanya hanya bisa diam akhirnya dia mengakui
kesalahannya dan hari itu juga laras ( ce selingkuhan dion datang ) dan
mereka mengaku bahwa mereka gak jadian mereka hanya berteman tapi aku gak
pernah percaya sama tipu daya yang mereka perankan mereka hanya ingin
bermanis manis didepanku tapi kenyataan nya pahit dibelakangku . dan
akhirnya aku berallu tanpa cintanya dion tapi dionseperti gak ada penyesalan
. sampai saat ini aku masih merasakan sakitnya panghianatan dion dan aku gak
ingi kenal dengan dion2 yang lain . Dendie yang kerap menemuiku dan saat ini
hanya dendie pelipur laraku ,

dan 3 bulan setelah kejadian itu au dengar kabar dion babak belur dihajar
adrie pacar larass yang akhirnya hubungan dion dan laras sampai ketelinga
adrie yang saat itu adrie sedang ada di luar daerah dion akhirnya masuk
rumah sakit . akupun jenguk dion ketika itu dan kuliahat dion terluka parah
mukanya ancur dan adrie masuk penjara laraspun pergi entah kemana , aku
hanya turut berduka chita atas kelumpuhan kakinya . saat kutemui dion
dirumah sakit kulihat wanita jutek itu lagi tiba2 bulu kuduku merinding dan
tanpa sadar aku peluk dendie erat 2 dan kulihat air mata mengalir di kedua
pipi wanita setengah baya itu . sejuta kesedihan tergambar dari raut mukanya
. akupun enggan lama2 berada disitu aku tarik tangan dendie sebelum aku
pergi kukecup kening dion tiba2 kulihat air mata keluar dari kedua mata dion
yang terpejam itu akupun gak sanggup meninggalkan dion dengan keadaan
seperti itu . tapi keadaan memaksaku harus pergi karena esok pagi aku pun
harus pulang kampung karena dendie akan meminangku , dengan suara tersendat2
menahan tangis aku ucapin selamat tinggal dion aku doain semoga kamu cepet
sembuh tapi tangan dion memegangku dengan erat aku gak mampu lagi menahan
tangis rasa sakit yang selama ini kurasakan seolah hilang dengan melihat
keadaan dion yang terkulai tanpa daya itu . seolah2 dion yang dulu
menyayangi ku kembali padaku tapi sayang semua terlambat sudah bagiku dan
bagi dion karena sekarang dendie yang telah mengorbankan segalanya demi
kebahagiaanku aku pun tak sampai hati harus meninggalkan dendie yang
menyayangiku kini

denga berat hati akhirnya aku minta izin : pada dion
" dion besok aku akan ulang ke bandung dengan dendie neh aku kenalin dendie
lelaki yang sela ini menolongku besok pagi kami berangkat dan mungkin malam
harinya kami akan adakan pertunangan doakan aku semoga aku bisa memberikan
kesetiaanku pada dendie " dan kulepaskan tangan dion akpun lari dan pergi
aku tak ignin melihat kebelakang walau air mataku gak tertahan . akhirnya
akupun menikah dengan dendie dan dion pun dudk di kursi roda untuk selamanya


[Non-text portions of this message have been removed]



Donasi Dana untuk Sarikata.com :

No Rek : 145-118-2990
Atas Nama : Yudhi Aprianto
BCA KCP : Gatot Subroto Jkt

Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas donasi yang telah Anda 
berikan demi kelangsungan Sarikata.com di dunia maya ini.

 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/sarikata/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke