UJIAN I
Gara-gara aku bertanya masalah sabar, dan masalah ujiannya orang hidup yang
paling berat ke guruku yang ketiga,
Terdamparlah aku dalam kejadian-demi kejadian yang menyebabkanku terpuruk.
Sebelumnya, guru ketiga ini sudah menyampaikan,
agar aku berhati-hati,
"Seandainya engkau bisa menghadapi permasalahan ini,
maka peningkatanmu akan pesat.
Tapi bila tidak....
maka jatuhlah engkau"
Hari demi hari kulalui, sampai satu ketika aku dipertemukan dengan seorang
gadis.
Tidak perlu kuceritakan, bahwa aku juga seorang laki-laki normal,
yang bisa cinta ke lawan jenis, dan tidak ke sesama jenis...he...he..he...
Tekanan-tekanan yang selama ini belum pernah kurasakan, kini kualami,
pusingnya kepala karena bertambahnya persoalan,
dorongan dan tarikan hawa,
emosi terpancing tertahan dan akhirnya meledak,
Selama kurang lebih setahun dalam proses ini,
Jasmani dan ruhaniku remuk redam,
hancur......
Ruhani yang kuproses bertahun-tahun.....
tiba-tiba lenyap seperti tertiup angin,
aku sudah terpuruk sedemikian jauhnya,
Selama satu tahun mampu membakar apa yang sudah kuproses selama
bertahun-tahun,
Sekali waktu itu yang kuingat,
ketika setelah kejadian-demi kejadian itu kualami,
aku bertemu dengan guruku yang pertama dulu,
tidak perlu aku bercerita,
Beliau adalah orang yang paham,.
katanya,"he..he..he...kalau engkau mau bertobat benar-benar,
Insya alloh, 10 tahun akan diampuni oleh Alloh"
Seperti mendengar geledek di siang hari yang panas.
"10 tahun......taubat bener-bener baru bisa kembali seperti dulu......."
"Ya alloh..........ampunilah aku...."
"apa yang sesungguhnya telah kulakukan",
"Seolah sekedar seperti itu. tapi sungguh dampak untuk ruhani sungguh
dahsyat".
Apalah artinya keluhanku sekarang...
sesal pastilah ada di belakang.
Sudah semestinya aku menyalahkan diriku sendiri,
karena memang aku sendirilah yang telah keliru dalam melangkah.
yaa...
tahta, harta, wanita bagi pria, pria bagi wanita,
adalah 3 materi ujian di dunia ini.
Seluruh persoalan di dunia, mengacu pada tiga sebab itu.
Tapi di antara tiga hal itu,
sungguh telah kualami sendiri,
ketiga lah yang paling berat.
Masalah wanita bagi pria, pria bagi wanita.
Berhati-hatilah kawan,
bukan aku menakut-nakuti dirimu,
dampak tidak akan engkau rasakan terlalu berat,
kalau engkau tidak tahu.
Hanya tunggulah nanti,
Bila Azab sang Maha Kuasa sudah berlaku,
Maka kemanakah engkau akan bersembunyi ????
Kalau saja guruku yang kedua tidak turun tangan,
mungkin aku sudah ada di antara mereka-mereka yang terlupakan.
Kalau saja para saudara dan sahabatku tidak memohonkan ampunan,
Mungkin saja aku kini sudah tidak ada di permukaan tanah.
Masih tenggelam dalam lumpur pekat.
Syukurku pada Tuhan yang masih memberiku kesempatan untuk bertobat.
Dengan tertatih-tatih, aku bertobat semampuku.
Kulewati jalan pertama yang dulu telah kulalui.
Kulewati lagi untuk menempuh perjalanan ulang menuju keridhoanNya.
Menaiki tanjakan kini terasa berat.
Tidak seperti waktu awal saat aku mulai,
Kini terasa berat.
Aku menyadari bahwa mendekat pada sang Maha Suci,
tidaklah segampang apa yang bisa dibicarakan mulut manusia.
Duh Gusti....
bagaimanakah nanti setelah perjalanan kehidupan ini kulalui ???
bagaimanakah nanti perjalanan saat kematian atau sesudahnya ??
Bila memproses diri lagi kini terasa sulit.
Aku teringat apa yang difirmankan Alloh,kalau tidak salah "tidak Kulihat
iman seseorang, sampai Aku mengujinya"
bersambung...
[Non-text portions of this message have been removed]
Donasi Dana untuk Sarikata.com :
No Rek : 145-118-2990
Atas Nama : Yudhi Aprianto
BCA KCP : Gatot Subroto Jkt
Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas donasi yang telah Anda
berikan demi kelangsungan Sarikata.com di dunia maya ini.
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/sarikata/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/